• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, July 13, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Ini Jurus Erick Thohir Bantu Selesaikan Permasalahan Kelangkaan Minyak Goreng

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
March 23, 2022
in Ekonomi Bisnis
0
Erick Thohir Tunjuk Frans Marganda Jadi Dirut RNI

JAKARTA,Cobisnis.com– Minyak goreng mengalami kelangkaan dan hanya melonjak tinggi. Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pun tak tinggal diam terhadap permasalahan yang terjadi di Tanah Air tersebut. Salah satu caranya dengan mengalihkan produksi CPO untuk minyak goreng.

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan strategi BUMN untuk membantu permasalahan minyak goreng adalah dengan mengalihkan produksi CPO yang bukan untuk minyak goreng ke minyak goreng. Kemudian juga diikuti dengan operasi pasar.

“Men-switch seperempat dari produksi kita yang tadinya tidak minyak goreng, dipindahkan. Kita operasi pasar. Cukup? Tidak. Karena itu sejak awal kita mengetuk teman-teman swasta yang perkebunannya 56 persen,” katanya dalam acara CNBC Indonesia Economic Outlook, Selasa, 22 Maret.

Erick menilai masalah kelangkaan minyak goreng bisa diatasi dengan meningkatkan kerja sama antara BUMN dengan swasta. Sebab, BUMN hanya memiliki luas lahan perkebunan 4 persen dan kontribusinya baru 7 persen.

Lebih lanjut, Erick mengatakan ekonomi bisa melaju kencang apabila ada kerukunan. Dalam hal ini percepatan laju ekonomi membutuhkan kerjasama antara pemerintah BUMN dan juga swasta.

“Ayo lah kan kembali begini loh kalau yang namanya ekonomi kita tumbuh kan perlu ada kerukunan. Itu yang kita ketuk. Kalau susah perlu dibantu juga, harus,” ucapnya.

Sekedar informasi, harga minyak goreng terus meningkat sejak akhir 2021. Pada awal tahun ini, pemerintah sempat menerapkan minyak goreng satu harga Rp14.000. Namun, kebijakan tersebut membuat minyak goreng sulit didapatkan.

Pada Februari 2022, pemerintah kembali mengeluarkan kebijakan Harga Eceran Tertinggi atau HET minyak goreng curah sebesar Rp11.500 per liter dan minyak goreng kemasan Rp14.000 per liter.

Sejak diberlakukan kebijakan tersebut, kelangkaan minyak goreng masih terjadi. Bahkan, harga di pasaran ditemukan masih jauh lebih tinggi dari HET yang ditetapkan Kementerian Perdagangan.

Akhirnya, per Rabu 13 Maret lalu, pemerintah menaikkan HET minyak goreng curah menjadi Rp14.000 per liter dan pemerintah juga mencabut HET minyak goreng kemasan. Artinya, minyak goreng kemasan dilepas sesuai dengan mekanisme pasar.

Dalam perkembangannya, Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi mengatakan bahwa pasokan minyak goreng harusnya cukup untuk masyarakat di setiap provinsi. Namun, dia mencium adanya spekulan yang bermain dalam kelangkaan pasokan dan tingginya harga minyak goreng di Tanah Air. Hal ini yang membuat harga minyak goreng di tingkat konsumen bergejolak.

Berdasarkan data BPS per Februari 2022, harga minyak kemasan dari yang semula Rp20.279 per liter menjadi Rp16.965 per liter atau turun 18,9 persen. Sementara itu, untuk minyak curah turun dari 17.726 per liter menjadi Rp15.583 per liter atau 10,1 persen. Namun, nyatanya harga tersebut tidak berlaku di pasaran.

Padahal, lanjut Lutfi, pemerintah telah mendistribusikan 551 juta liter dari 720 juta liter ke seluruh penjuru Indonesia. Menurut dia, seharusnya sudah mencukupi kebutuhan masyarakat di tiap provinsi.

“Yang terjadi adalah, spekulasi dari kami, ada orang-orang yang tidak sepatutnya menerima hasil dari minyak ini. Misalnya masuk ke tempat industri yang harusnya ke masyarakat 1,8 juta ton per bulan atau diselundupkan keluar negeri. Ini adalah mafia yang musti kita berantas bersama-sama,” tuturnya dalam Rapat Kerja dengan Komisi VI DPR RI, Kamis, 17 Maret.

Lutfi mengungkapkan bahwa ada tiga daerah yang diduga menimbun minyak goreng, antara lain adalah Medan, Sumatera Utara (Sumut); Surabaya, Jawa Timur (Jatim); DKI Jakarta. Untuk Sumatera sendiri per 14 Februari hingga 16 Maret mendapatkan pasokan minyak goreng sebesar 60.423.417 liter.

“Saya pergi tidak ada migor, ada tiga daerah yang mirip seperti ini, yaitu Surabaya, Jawa Timur yang distribusi 91 juta, Jakarta 85 juta dengan 11 juta rakyat dan Sumut,” ucapnya.

Download WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
Download Best WordPress Themes Free Download
Download Best WordPress Themes Free Download
udemy paid course free download
download coolpad firmware
Download WordPress Themes
udemy course download free
Tags: cobisnis.comerick thohirmenteri bumnminyak goreng

Related Posts

Teror Bom di SDN Srengseng Sawah 15, Tim Gegana Pastikan Belum Ada Bahan Peledak

Teror Bom di SDN Srengseng Sawah 15, Tim Gegana Pastikan Belum Ada Bahan Peledak

by Hidayat Taufik
July 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan, diwarnai...

Ribuan Perusahaan Jepang Bangkrut, Utang Jadi Penyebab Utama

Embun Upas Selimuti Dieng, Suhu Turun hingga Minus 6 Derajat Celsius

by Desti Dwi Natasya
July 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Fenomena embun upas kembali menyelimuti kawasan Dataran Tinggi Dieng, Jawa Tengah, saat suhu udara turun hingga mencapai...

Usai Jadi Tersangka, Keberadaan Febrie Adriansyah Masih Jadi Tanda Tanya

Usai Jadi Tersangka, Keberadaan Febrie Adriansyah Masih Jadi Tanda Tanya

by Hidayat Taufik
July 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com  - Penanganan kasus dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menjerat mantan Jaksa Agung Muda Tindak...

Es Teler 77 Rayakan HUT ke-44, Bagi Motor Listrik hingga Hadiah Umrah

Es Teler 77 Rayakan HUT ke-44, Bagi Motor Listrik hingga Hadiah Umrah

by Rizki Meirino
July 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Es Teler 77 merayakan hari ulang tahunnya yang ke-44 melalui Festival Juara 44 di Escala Park Alam...

Ribuan Perusahaan Jepang Bangkrut, Utang Jadi Penyebab Utama

Ribuan Perusahaan Jepang Bangkrut, Utang Jadi Penyebab Utama

by Desti Dwi Natasya
July 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Gelombang kebangkrutan perusahaan di Jepang terus meningkat sepanjang semester pertama 2026. Lembaga riset Teikoku Databank mencatat sebanyak...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Takeda Investasi Rp539 Miliar, Perkuat Ekosistem Plasma di Indonesia

Takeda Investasi Rp539 Miliar, Perkuat Ekosistem Plasma di Indonesia

July 13, 2026
BNI Rayakan HUT ke-80 Lewat Vision Run 2026, Ajak Masyarakat Hidup Sehat

BNI Rayakan HUT ke-80 Lewat Vision Run 2026, Ajak Masyarakat Hidup Sehat

July 13, 2026
Gelombang Kebangkrutan Hantam Jepang, Lebih dari 5.300 Perusahaan Tutup Usaha

Gelombang Kebangkrutan Hantam Jepang, Lebih dari 5.300 Perusahaan Tutup Usaha

July 12, 2026
Auto Draft

Prediksi Ronaldo Menangis Saat Piala Dunia 2026 Jadi Taruhan Bernilai Jutaan Dolar

July 12, 2026
Teror Bom di SDN Srengseng Sawah 15, Tim Gegana Pastikan Belum Ada Bahan Peledak

Teror Bom di SDN Srengseng Sawah 15, Tim Gegana Pastikan Belum Ada Bahan Peledak

July 13, 2026
Ribuan Perusahaan Jepang Bangkrut, Utang Jadi Penyebab Utama

Embun Upas Selimuti Dieng, Suhu Turun hingga Minus 6 Derajat Celsius

July 13, 2026
Usai Jadi Tersangka, Keberadaan Febrie Adriansyah Masih Jadi Tanda Tanya

Usai Jadi Tersangka, Keberadaan Febrie Adriansyah Masih Jadi Tanda Tanya

July 13, 2026
Es Teler 77 Rayakan HUT ke-44, Bagi Motor Listrik hingga Hadiah Umrah

Es Teler 77 Rayakan HUT ke-44, Bagi Motor Listrik hingga Hadiah Umrah

July 13, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved