JAKARTA, Cobisnis.com – Apakah kamu sering makan siang atau ngemil di atas meja kantor? Mulai sekarang, sebaiknya berhentilah. Selain jorok dan alat kerja jadi tidak higienis, kebiasaan tersebut dapat menimbulkan kuman dan bakteri di sekitaran meja kantormu.
“Jika kamu menggunakan garpu dan sendok, kamu sebenarnya tidak perlu terlalu khawatir,” kata ahli mikrobiologi, Jason Tetro dilansir dari huffpost, Selasa (01/09/2026),
Masalahnya muncul ketika kamu menggunakan tangan untuk makan keripik atau bekal makan siang, lalu menggunakan tangan yang sama untuk mengetik.
“Baik kamu sedang makan sesuatu lalu menyentuh keyboard, atau kamu mengetik keyboard secara langsung, pada dasarnya sama saja. Air liur akan menempel di jari, dan kemudian akan berpindah ke keyboard,” ungkap Tetro.
Lebih lanjut Tetro, dan ketika air liur bercampur dengan sisa makanan, itu bisa menjadi kombinasi yang sempurna untuk perkembangbiakan kuman.
“Jadi sekarang kamu telah memasukkan makanan bagi bakteri untuk dapat mengembangkan biofilm pada keyboard, yang juga menjijikkan,” kata Tetro.
Faktanya, kebiasaan umum ini mungkin menjadi alasan mengapa kamu tiba-tiba mulai bersin dan batuk akibat sakit beberapa hari kemudian.
“Kamu mungkin mengubah keyboard menjadi sarang bakteri, karena kamu meletakkan makanan di sana,” tambahnya.
Tetro menambahkan, bahwa bakteri seperti bakteri Staphylococcus dan E. coli dapat hidup selama berhari-hari di permukaan keyboard.
“Dan virus tersebut akhirnya menempel pada sebagian besar keyboard,” bebernya.
Tetro mengatakan bahwa dia telah mencoba meyakinkan orang untuk tidak makan di depan keyboard.
“Karena saya tidak bisa membuat orang mengubah perilaku mereka, cukup sediakan tisu basah di sekitar kamu itu akan membantu. Saran saya adalah selalu sediakan tisu basah untuk tangan atau untuk komputer,” saran Tetra.
Jadi, menurut Tetra, saat istirahat makan camilan ingatlah untuk berhenti sejenak sebelum kembali bekerja, dan bersihkan tangan kamu. Ini adalah tindakan kecil yang baik untuk kesehatan.
“Kamu harus melihat keyboard kamu bukan hanya sebagai alat, tetapi juga sebagai jalur potensial bagi kamu untuk terinfeksi,” jelas Tetro.









