• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, September 23, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Industri Sawit RI Terancam Kolaps? GIMNI Soroti Ketergantungan Pupuk Kimia

Desti Dwi Natasya by Desti Dwi Natasya
February 27, 2026
in Ekonomi Bisnis
0
KPK Segera Panggil Kakak Bos MNC Hary Tanoesoedibjo

JAKARTA, Cobisnis.com – Kekhawatiran terhadap masa depan industri kelapa sawit nasional mencuat. Direktur Eksekutif Gabungan Industri Minyak Nabati Indonesia (GIMNI) yang juga menjabat Ketua Umum Dewan Minyak Sawit Indonesia (DMSI), Sahat Sinaga, mengingatkan bahwa perkebunan sawit Indonesia berpotensi menghadapi kondisi kritis pada 2030 apabila praktik pengelolaan lahannya tidak segera diperbaiki.

Dalam sebuah acara di Jakarta, Sahat menuturkan bahwa ketergantungan berlebihan pada pupuk kimia tanpa diimbangi upaya pemulihan kesuburan tanah bisa mempercepat degradasi lahan. Jika kondisi ini terus berlangsung, produktivitas sawit dikhawatirkan menurun drastis hingga mengancam keberlanjutan industri.

Menurutnya, pendekatan pertanian regeneratif menjadi kunci untuk menjaga kesehatan tanah. Konsep ini menitikberatkan pada perbaikan struktur dan kandungan organik tanah agar tetap subur dalam jangka panjang. Tanah yang terus dieksploitasi tanpa proses pemulihan, kata dia, ibarat tubuh yang dipaksa bekerja tanpa istirahat.

Salah satu solusi yang didorong adalah pemanfaatan pupuk organik berbasis biomassa atau limbah perkebunan yang diolah kembali menjadi kompos (bio-organic fertilizer). Dengan metode composting tersebut, penggunaan pupuk kimia dapat ditekan secara signifikan. Ia mencontohkan praktik di Sabah, Malaysia, yang telah mengurangi konsumsi pupuk kimia melalui strategi serupa.

Sahat menegaskan, tantangan utama industri sawit bukan pada perluasan lahan, melainkan optimalisasi lahan yang sudah ada. Intensifikasi produksi melalui perbaikan kualitas tanah dinilai lebih berkelanjutan dibandingkan membuka kebun baru.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa Indonesia tengah menyiapkan kolaborasi dengan China untuk mengimplementasikan sistem pertanian regeneratif. Dalam rencana tersebut, sekitar 42% biomassa dari perkebunan akan diolah kembali menjadi kompos guna mendukung siklus nutrisi alami tanah.

Dengan luas perkebunan sawit nasional sekitar 16 juta hektare, Sahat memproyeksikan penerapan strategi ini secara konsisten dapat meningkatkan nilai ekonomi industri secara signifikan. Ia memperkirakan potensi pendapatan bisa mencapai sekitar US$120 miliar pada 2029, naik dari posisi saat ini yang berada di kisaran US$60 miliar, tanpa perlu ekspansi lahan tambahan.

Peringatan tersebut menjadi sinyal penting bahwa transformasi menuju praktik pertanian yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan perlu segera diwujudkan demi menjaga daya saing sekaligus masa depan industri sawit Indonesia.

Download WordPress Themes Free
Download WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
udemy paid course free download
download coolpad firmware
Free Download WordPress Themes
download udemy paid course for free
Tags: cobisnis.comDewan minyak sawit IndonesiaGIMNIkrisis sawit 2030pertanian regeneratifpupuk organik sawitSahat Sinaga

Related Posts

209,78 Hektare Lahan Masih Terbakar, BNPB Lapor Prabowo

209,78 Hektare Lahan Masih Terbakar, BNPB Lapor Prabowo

by Hidayat Taufik
September 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto melaporkan masih terdapat 209,78 hektare hutan dan lahan yang terbakar...

Kabar Baru 5 Jurnalis Hilang, Jasad Awak Kapal Ditemukan?

Kabar Baru 5 Jurnalis Hilang, Jasad Awak Kapal Ditemukan?

by Hidayat Taufik
September 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Informasi mengenai penemuan jasad awak kapal yang ditumpangi lima jurnalis yang hilang di Selat Sunda beredar pada...

ASABRI Gencarkan Sosialisasi Program Manfaat di Maluku

ASABRI Gencarkan Sosialisasi Program Manfaat di Maluku

by Rizki Meirino
September 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT ASABRI (Persero) melalui ASABRI Kantor Cabang Ambon menggencarkan sosialisasi program manfaat asuransi sosial bagi peserta aktif...

Liverpool Incar Talenta Muda Benfica

Ji Chang Wook Jadi Playboy di The Scandal

by Desti Dwi Natasya
September 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Aktor Korea Selatan Ji Chang Wook membahas perannya sebagai Cho Won, playboy terbesar di era Joseon, dalam...

Judi Online Diusulkan Jadi Sasaran Perampasan Aset

Judi Online Diusulkan Jadi Sasaran Perampasan Aset

by Hidayat Taufik
September 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Judi online diusulkan masuk dalam kategori tindak pidana yang dapat menjadi sasaran perampasan aset melalui Rancangan Undang-Undang...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Jantung Sehat hingga Tingkat Seluler, Mengapa Mitokondria Penting?

Jantung Sehat hingga Tingkat Seluler, Mengapa Mitokondria Penting?

September 22, 2026
BNI menghadirkan layanan digital, aktivitas booth, promo transaksi, dan layanan perbankan bagi pengunjung Jatinangor Music Fest IKA Unpad 2026.

Keseruan Jatinangor Music Fest Bareng BNI

September 22, 2026
Taman Nasional Bantimurung-Bulusaraung di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan - Kementerian Pariwisata

Kunjungan ke Kawasan Bantimurung, Wamenpar Pastikan Standar Keselamatan dan Layanan Wisata

September 22, 2026
BNI dan Unpad memperkuat kemitraan strategis melalui layanan perbankan, transformasi digital, serta pengembangan ekosistem pendidikan bagi mahasiswa dan alumni.

BNI dan Unpad Perkuat Kemitraan Strategis

September 22, 2026
Jamkrindo Perkuat Dukungan Pembiayaan bagi UMKM di Jawa Barat

Jamkrindo Perkuat Dukungan Pembiayaan bagi UMKM di Jawa Barat

September 23, 2026
Usung Tema Buy Local Go Global, BSI International Expo 2026 Digelar 22–25 Oktober

Usung Tema Buy Local Go Global, BSI International Expo 2026 Digelar 22–25 Oktober

September 23, 2026
BSI International Expo 2026 digelar 22–25 Oktober dengan tema Buy Local Go Global untuk memperluas akses pasar produk lokal ke pasar global.

BSI International Expo 2026 Usung Buy Local Go Global

September 23, 2026
Sudaryono Bakal Siapkan Aplikasi Rating untuk Menilai Layanan MBG

Sudaryono Bakal Siapkan Aplikasi Rating untuk Menilai Layanan MBG

September 23, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved