• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, August 4, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Industri Musik Indonesia Perlu Siapkan Strategi Baru Memasuki Era Hibrida 2022

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
December 27, 2021
in Lifestyle
0
Industri Musik Indonesia Perlu Siapkan Strategi Baru Memasuki Era Hibrida 2022

JAKARTA, Cobisnis.com – Resso, aplikasi streaming musik sosial pertama di Indonesia, baru-baru ini menyelenggarakan ‘Breakfast with Resso (BwR)’ seri ke-empat di tahun 2021. Forum diskusi yang mengangkat topik “Industri Musik Indonesia 2022: Ayo Hadapi Tantangan dan Raih Peluang-peluang di Era Hibrida” ini dihadiri oleh perwakilan dari Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif serta para pemangku kepentingan industri musik. Para peserta sepakat bahwa tahun ini, dengan masih berlangsungnya pandemi, mereka semua belajar banyak cara baru dalam melanjutkan bisnis masing-masing dan dituntut untuk jeli mengatur strategi menghadapi situasi yang masih belum menentu.

Selama dua tahun masa pandemi, terdapat beberapa indikator positif di dunia musik, antara lain meningkatnya jumlah pemakai aplikasi streaming musik, semakin banyak musisi yang menyadari pentingnya platform musik digital dan distribusi, dan produktivitas para musisi yang justru makin meningkat selama masa pandemi karena keterbatasan melakukan konser musik luring. Peserta diskusi sepakat bahwa semua harus bekerja sama dan berkolaborasi dalam menghadapi era hibrida di 2022.

Diselenggarakan untuk pertama kalinya dalam format hibrida, peserta BwR terakhir pada tahun ini terdiri dari Dr. Mohammad Amin M.Sn., M.A., Direktur Musik, Film dan Animasi, Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI; Dahlia Wijaya, Country Director Believe Indonesia; Adryanto Pratono, CEO Juni Records; Artis Oslo Ibrahim; Dino Hamid, Ketua Asosiasi Promotor Musik Indonesia dan CEO Berlian Ent.; Christian Bong, CEO dan Founder Indomusik Group; Dwi A Setianingsih, Jurnalis Senior; Matthew Tanaya, Artists Promotion Lead Resso Indonesia; and Gembira Agam, Artist and Label Promotion Resso Indonesia. Pemerhati musik sekaligus penulis Wendi Putranto, memimpin dan memoderasi diskusi.

Mengawali diskusi, Dr. Mohammad Amin M.Sn, M.A., menunjukkan data dari Anugrah Musik Indonesia (AMI) yang berlangsung bulan lalu, dimana AMI Awards 2021 menerima 4.645 karya dibandingkan dengan 2.971 karya di 2020, dan 1.973 karya pada 2019. Ia juga menyebutkan bahwa pada bulan Juni 2020, Indonesia menjadi salah satu negara yang memiliki nilai pasar streaming musik terbesar di dunia, menduduki posisi ke-18. “Hal ini menunjukkan bahwa, terlepas dari dampak negatif pada industri musik, pandemi tidak menyetop proses kreatif dalam berkarya, mendistribusikan maupun mengkonsumsi musik. Tantangannya terletak pada bagaimana mengedukasi masyarakat untuk mengadopsi teknologi yang terus berkembang. Pemerintah akan mengupayakan produk hukum untuk melindungi pelaku industri musik yang disesuaikan dengan perkembangan teknologi,” ujar Amin, yang juga menggaris bawahi peran streaming dalam penyelenggaraan event hibrida yang mampu menjangkau audiens di luar area luring.

Penyanyi Oslo Ibrahim membenarkan pendapat Amin dengan mengatakan bahwa penerapan pembatasan sosial justru mendorong dirinya untuk lebih produktif dalam menciptakan lagu. “Ketika pandemi terus berlanjut, gue pikir, salah kalau tidak melakukan apa-apa. Jadi, gue mulai membuat lagu, dan sekarang gue punya satu album dan dua EP (extended play atau mini album). Next untuk 2022 akan ada EP lagi dan beberapa single terbaru.”

Semua partisipan juga mengakui bahwa ke depannya, Covid-19 akan menjadi endemi di mana masyarakat harus hidup berdampingan dengannya, lengkap dengan penerapan protokol kesehatan. Namun demikian, para partisipan juga berharap akan lebih banyak event musik luring yang diselenggarakan tahun depan. Dahlia Wijaya menjelaskan, “Konser musik tentunya memberikan pengalaman berbeda, pasti ada euforia pra dan paska-konser yang membuat orang ingin mendengarkan lagi lagu-lagunya, sehingga akan meningkatkan streaming. Menyimpan kenangan dari kehadiran di konser dan membaginya melalui media sosial juga memberikan dampak yang akhirnya, akan memberikan pendapatan lebih bagi para artis.”

Seiring dengan penurunan level Pembatasan Pemberlakuan Kegiatan Masyarakat, Dino Hamid belum lama ini menyelenggarakan Drive-in Concert yang memungkinkan penonton menyaksikan konser dari dalam mobil mereka sebagai penerapan protokol kesehatan. “Adaptasi, inovasi, dan kolaborasi merupakan kunci untuk menerapkan cara baru dalam melakukan usaha. Sayangnya, model bisnisnya masih belum ideal mengingat perlu investasi besar untuk menyertakan anggaran protokol kesehatan. Selain itu, pihak sponsor juga belum bisa memberikan kepastian.”

Bagi Adryanto Pratono, yang lebih dikenal dengan Boim, “Kami memahami bagaimana pandemi telah mengubah siklus bisnis. Sekarang, kami fokus pada merilis lagu demi lagu, dan mempromosikannya pada platform digital karena konsumen kan browsing musik di platform streaming. Adanya pertunjukkan offline di masa depan akan memberikan manfaat bukan saja bagi para artis, tapi juga memberikan pendapatan bagi seluruh elemen dalam ekosistem industri musik.”

Resso, yang hadir di awal pandemi pada bulan Maret 2020, mendapatkan dukungan dari pengguna di saat banyak orang diharuskan untuk mengadopsi digitalisasi teknologi, termasuk cara mereka menikmati musik. “Sejalan dengan peningkatan jumlah pengguna Resso, kami juga melihat peningkatan di beberapa sektor, di antaranya jumlah lagu yang di-pitch dan variasi genre musik di platform kami. Berbagai inisiatif yang telah kami luncurkan pada tahun ini, termasuk acara Breakfast with Resso, akan menjadi landasan kerja kami untuk tahun depan. Misi kami masih tetap sama yaitu untuk mendukung industri musik tanah air. Jadi, mari tetap optimis dan melangkah maju bersama untuk industri musik Indonesia yang lebih baik,” kata Matthew Tanaya, Artist Promotion Lead, Resso Indonesia.

Download Best WordPress Themes Free Download
Download Premium WordPress Themes Free
Download WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
download karbonn firmware
Free Download WordPress Themes
lynda course free download
Tags: Cobisnisresso indonesia

Related Posts

Indonesia Segera Miliki Dua Pabrik Baterai EV, Fasilitas Karawang Siap Diresmikan

Indonesia Segera Miliki Dua Pabrik Baterai EV, Fasilitas Karawang Siap Diresmikan

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pabrik ekosistem baterai kendaraan listrik atau electric vehicle di Karawang, Jawa Barat, telah selesai dibangun. Pemerintah kini...

Indonesia dan Thailand Sepakat Genjot Perdagangan hingga Rp360 Triliun

Indonesia dan Thailand Sepakat Genjot Perdagangan hingga Rp360 Triliun

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Indonesia dan Thailand sepakat memperkuat kerja sama ekonomi dengan menargetkan nilai perdagangan bilateral mencapai US$20 miliar atau...

XL Raih Predikat Jaringan Mobile Terbaik di Indonesia Versi Ookla 2026

XL Raih Predikat Jaringan Mobile Terbaik di Indonesia Versi Ookla 2026

by Rizki Meirino
August 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – XL resmi meraih predikat Best Mobile Network in Indonesia 2026 dalam ajang Ookla Speedtest Awards H1 2026....

Amran Tak Beri Ruang Mafia Beras, Izin Usaha Terancam Dicabut Jika Terbukti Curang

Amran Tak Beri Ruang Mafia Beras, Izin Usaha Terancam Dicabut Jika Terbukti Curang

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan tidak akan memberi toleransi terhadap pelaku mafia beras fortifikasi. Pelaku yang...

707 Siswa dan Guru Diduga Keracunan MBG di Semarang, Sekolah Sebut Korban Masih Trauma

707 Siswa dan Guru Diduga Keracunan MBG di Semarang, Sekolah Sebut Korban Masih Trauma

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Insiden dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis di SMKN 6 Semarang menyebabkan ratusan siswa dan guru mengalami gangguan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Selebrasi XL Raih Predikat Jaringan Terbaik

Selebrasi XL Raih Predikat Jaringan Terbaik

August 3, 2026
Usai Dikritik Pramono, Pagar Mal Kota Kasablanka Resmi Dibongkar

Usai Dikritik Pramono, Pagar Mal Kota Kasablanka Resmi Dibongkar

August 3, 2026
makanan tradisional dan nutrisi atlet

Herbalife Ungkap Makanan Tradisional Sejalan dengan Pola Makan Atlet Elite

August 3, 2026
laba bersih Tugu Insurance semester I 2026

Laba Bersih Tugu Insurance Melonjak 76,87% Jadi Rp480,29 Miliar di Semester I 2026

August 3, 2026
Indonesia Segera Miliki Dua Pabrik Baterai EV, Fasilitas Karawang Siap Diresmikan

Indonesia Segera Miliki Dua Pabrik Baterai EV, Fasilitas Karawang Siap Diresmikan

August 4, 2026
Indonesia dan Thailand Sepakat Genjot Perdagangan hingga Rp360 Triliun

Indonesia dan Thailand Sepakat Genjot Perdagangan hingga Rp360 Triliun

August 4, 2026
Minum Ini di Pagi Hari Bisa Membatu Pelancar Penceraan

Minum Ini di Pagi Hari Bisa Membatu Pelancar Penceraan

August 4, 2026
Timnas Indonesia Kalah 0-3 dari Vietnam, Laga Lawan Singapura Jadi Penentu

Biaya Visa Jepang Resmi Naik 5 Kali Lipat, Single Entry Kini Rp1,65 Juta

August 4, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved