• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, June 28, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Importir Kecil Anggur Gugat Tarif Trump Saat Korporasi Besar Bungkam

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
February 23, 2026
in News
0
Importir Kecil Anggur Gugat Tarif Trump Saat Korporasi Besar Bungkam

JAKARTA, Cobisnis.com – Saat sebagian besar korporasi besar Amerika memilih diam atas kebijakan tarif Presiden Donald Trump, seorang importir anggur kecil dari New York justru mengambil risiko besar dengan menggugat kebijakan tersebut dan akhirnya menang di Mahkamah Agung Amerika Serikat.

Victor Schwartz, pemilik VOS Selections, menjadi wajah utama dalam gugatan untuk membatalkan tarif darurat skala luas yang diberlakukan Trump. Gugatan bertajuk VOS Selections, Inc. v. Trump diajukan pada 14 April 2025 oleh Liberty Justice Center, firma hukum kepentingan publik yang berhaluan libertarian. Perkara ini kemudian digabungkan dengan gugatan serupa dari 12 negara bagian dan perusahaan perlengkapan pendidikan Learning Resources.

Schwartz awalnya ragu mengambil peran sebagai penggugat utama. Namun setelah berdiskusi dengan Liberty Justice Center yang menilai penggunaan International Emergency Economic Powers Act untuk memberlakukan tarif secara sepihak sebagai langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya ia memutuskan maju. Ia mengaku merasa seperti “garis pertahanan terakhir” untuk menghentikan kebijakan yang menurutnya melampaui kewenangan eksekutif dan mengancam bisnis keluarga yang ia jalankan.

Putusan Mahkamah Agung pada Jumat menyatakan tarif darurat luas tersebut ilegal. Kemenangan ini berpotensi membuka jalan bagi pengembalian dana besar kepada para importir, dengan estimasi total mencapai sedikitnya US$134 miliar berdasarkan data pendapatan tarif Bea Cukai AS hingga pertengahan Desember. Namun mekanisme pengembaliannya masih belum jelas.

Meski menang, Schwartz mengaku menghadapi tekanan pribadi. Ia mengatakan menerima serangan melalui pesan teks dan email secara terus-menerus. “Kami bahkan harus mengunci pintu kantor,” ujarnya.

Bisnisnya mengimpor anggur dan minuman beralkohol dari 16 negara. Ia terbiasa menghadapi perubahan tarif, terutama selama masa jabatan Trump. Tahun lalu, Trump bahkan sempat mengancam tarif 50% untuk produk dari Uni Eropa. Sejak “Liberation Day” istilah yang digunakan Trump untuk 2 April 2025 saat ia mengumumkan tarif global Schwartz mengaku harus meninjau ulang harga seluruh produknya setidaknya empat kali dan telah membayar tarif hingga ratusan ribu dolar.

“Kami tidak bisa begitu saja menaikkan harga atau menulis cek seperti perusahaan besar,” katanya.

Putusan tersebut memang membatalkan tarif darurat besar, namun tidak menghentikan Trump untuk memberlakukan kebijakan lain. Pada hari yang sama, Trump menandatangani tarif global 10% di bawah dasar hukum berbeda dan mengisyaratkan opsi tambahan untuk membatasi impor.

Schwartz menyadari risiko melawan “orang paling berkuasa di dunia.” Bahkan perusahaan besar seperti Amazon sempat mendapat tekanan setelah muncul laporan bahwa mereka mempertimbangkan menampilkan dampak tarif pada harga produk. Namun bagi Schwartz, dukungan dari pelaku usaha kecil lain di seluruh negeri memberinya semangat.

CEO Learning Resources, Rick Woldenberg, yang juga menggugat tarif, mengatakan secara matematis ia tak mampu menanggung pajak tambahan tersebut. Berbeda dengan Schwartz, ia harus menanggung sendiri biaya hukum yang mencapai jutaan dolar.

Pengacara Alan Morrison, yang sebelumnya memimpin gugatan terhadap tarif baja Trump pada masa jabatan pertamanya, memahami mengapa banyak perusahaan besar memilih tidak tampil di garis depan. Ancaman pembalasan dan pemberian pengecualian selektif membuat banyak pihak merasa rentan.

Meski begitu, ribuan perusahaan termasuk Costco kini turut menggugat pemerintah untuk mengamankan hak pengembalian dana tanpa harus menjadi sorotan utama seperti Schwartz.

Schwartz tidak keberatan jika korporasi besar ikut menikmati hasil perjuangannya. “Kadang butuh satu korek api kecil untuk menyalakan api besar. Saya bangga dengan itu,” ujarnya. Untuk merayakan kemenangan, ia berencana membuka sebotol anggur tua Châteauneuf-du-Pape dari koleksinya.

Download Premium WordPress Themes Free
Download WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
Download Nulled WordPress Themes
free download udemy course
download samsung firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
free online course
Tags: cobisnis.comDonaldTrumpMahkamahAgungASTarifGlobal

Related Posts

Veda Ega Ungguli Hakim Danish pada FP2 Moto3 Belanda 2026

Veda Ega Ungguli Hakim Danish pada FP2 Moto3 Belanda 2026

by Hidayat Taufik
June 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama menunjukkan peningkatan performa pada sesi Free Practice 2 (FP2) Moto3 Belanda 2026...

Nasib IKN Masih Tak Jelas, Otorita Ajukan Dana Perawatan Rp585 Miliar

Nasib IKN Masih Tak Jelas, Otorita Ajukan Dana Perawatan Rp585 Miliar

by Hidayat Taufik
June 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah mengusulkan anggaran operasional dan pemeliharaan (Operation and Maintenance/O&M) Ibu Kota Nusantara (IKN) sebesar Rp585 miliar dalam...

Auto Draft

Saham AI Kembali Anjlok, Investor Mulai Khawatir Soal Keuntungan

by Zahra Zahwa
June 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Saham perusahaan kecerdasan buatan (AI) kembali tertekan setelah investor mempertanyakan besarnya investasi yang belum menghasilkan keuntungan sesuai...

Auto Draft

Astronom Temukan Asal Partikel Hantu dari Galaksi Shadow Blaster

by Zahra Zahwa
June 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Astronom berhasil melacak asal sebuah neutrino berenergi tinggi hingga galaksi pembentuk bintang yang dijuluki Shadow Blaster. Temuan...

Auto Draft

Teknologi AI Ungkap Isi Papirus Kuno Korban Letusan Gunung Vesuvius

by Zahra Zahwa
June 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kecerdasan buatan (AI) membantu ilmuwan membuka dan membaca sebagian isi gulungan papirus kuno yang hangus akibat letusan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Auto Draft

Teknologi AI Ungkap Isi Papirus Kuno Korban Letusan Gunung Vesuvius

June 27, 2026
Menkeu Purbaya Batal Berangkat Haji 21 Mei, Ikhlas dan Pasrah Tunggu Tahun Depan

Patriot Bond Tak Beri Kekebalan Penuh, Purbaya Sebut Perusahaan Tetap Diawasi

June 28, 2026
Penempatan Dana SAL Kementerian Keuangan Dorong Penguatan Likuiditas dan Intermediasi Bank Mandiri untuk Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Penempatan Dana SAL Kementerian Keuangan Dorong Penguatan Likuiditas dan Intermediasi Bank Mandiri untuk Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Nasional

June 27, 2026
Gelombang Panas Ekstrem di Eropa Tewaskan Ratusan Orang

Korban Gempa Venezuela Bertambah Jadi 589 Orang, Ribuan Terluka

June 27, 2026
Ayam Hidup Dijual Rp13 Ribu per Kg, Kementan Akui Harga Sudah di Bawah Modal

Ayam Hidup Dijual Rp13 Ribu per Kg, Kementan Akui Harga Sudah di Bawah Modal

June 28, 2026
VW Dikabarkan Pangkas 100 Ribu Karyawan dan Tutup Empat Pabrik di Jerman

VW Dikabarkan Pangkas 100 Ribu Karyawan dan Tutup Empat Pabrik di Jerman

June 28, 2026
Musim Durian Bangka Bikin Harga Murah, Rp100 Ribu Bisa Dapat Lima Buah

Musim Durian Bangka Bikin Harga Murah, Rp100 Ribu Bisa Dapat Lima Buah

June 28, 2026
Data PPATK, Lebih dari 100 Ribu Pemain Judol Tercatat di Kabupaten Bogor

Data PPATK, Lebih dari 100 Ribu Pemain Judol Tercatat di Kabupaten Bogor

June 28, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved