• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, January 15, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Teknologi

Huawei TechDay Dorong Penguatan Kompetensi SDM Digital Melalui Program Pelatihan TIK bagi 33 Perguruan Tinggi di Indonesia

Jawarul Kunnas by Jawarul Kunnas
October 1, 2020
in Teknologi
0
Huawei TechDay Dorong Penguatan Kompetensi SDM Digital Melalui Program Pelatihan TIK bagi 33 Perguruan Tinggi di Indonesia

Cobisnis.com – Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) sedang berusaha mengembangkan standar keamanan Internet of Things (IoT).

“Pertama tentunya kita membangun standar, harus mengembangkan standar, sampai saat ini kita belum punya, kita berusaha mengembangkan standarnya, standar keamanan dari IoT supaya membatasi,” kata Anton Setiawan, Direktur Proteksi Ekonomi Digital BSSN, dalam acara talkshow daring BSSN – Huawei Cyber Scout Hunt bertajuk “Cybersecurity for IoT”, Kamis (1 Oktober 2020).

Disisi lain, Anton mengatakan pihaknya juga bekerja sama dengan berbagai pihak untuk mengembangkan kapabilitas Sumber Daya Manusia (SDM).

“Termasuk hari ini kita acara bekerja sama dengan huawei, bagian dari bagaimana teman-teman di huawei memiliki teknologi, bagaimana kita bisa belajar dari mereka karena mereka sudah maju, untuk kita belajar teknologi kemudian memanfaatkan teknologi tersebut,” kata dia.

Terkait SDM, Anton mengatakan itu prioritas karena teknologi akan bisa dikuasai akan bisa dikembangkan ataupun kita melakukan inovasi kalau SDMnya memang unggul. BSSN sendiri, kata dia, mendorong dalam pengembangan SDM dengan membangun standar kompetensi kerja nasional indonesia bidang keamanan siber agar SDM memiliki kemampuan mengembangkan teknologi atau menjadi pelaku utama.

“Kita harus kerja sama dengan siapapun pihak yang punya teknologi untuk menyerap termasuk hari ini dengan Huawei, [melakukan training bersamaa] teman-teman akademisi dan mahasiswa, setelah ini ada training berkelanjutan, silahkan dimanfaatkan training itu untuk meningkatkan kapasitas kita, sehingga ketika kita mau adopsi IoT secara penuh […] masuk ke dalamnya hati-hati, kita bisa dan memang bisa memitigasi risiko dan bisa mengambil peluang,” ujar dia.

Sementara itu, kata Anton, BSSN juga melakukan edukasi baik sendiri dan juga bekerja sama dengan komunitas untuk menjelaskan kepada masyarakat terkait risiko dari pemanfaatan teknologi IoT ini yang tidak bisa dihindari.

“ketika kemudian kita menggunakan IoT, enggak bisa dihindari [risiko], tetapi kita harus tahu risiko dan ketika tahu risiko itu kita bisa memitigasi,” kata dia.

Ia pun memberi contoh dari risiko pemanfaatan IoT dalam CCTV IT. Anton menjelaskan bahwa kini CCTV tidak lagi dipasang kemudian ditarik kabel, sekarang CCTVnya sudah mobile, bisa ditaruh di mana saja lalu dihubungkan dengan ponsel. Itu, kata dia, ketika penggunanya tidak melindungi ITnya maka akan memberikan celah kepada orang lain untuk melihat kondisi rumah dan itu sangat berbahaya.

“Itu kemudian kita juga coba berikan panduan ke masyarakat, supaya bisa menjaga penggunaan teknologi IoT ini dengan baik.” ungkapnya.

Apa saja sih kelemahan dari pemanfaatan IoT?
Menurut Anton, mengutip sebuah laporan dari Open Web Application Security Project (OWASP), tahun 2018, kelemahan yang paling tinggi dalam pemanfaatan teknologi IoT ini terletak pada sisi penggunanya atau user.

“Kelemahan yang paling tinggi di user itu adalah penggunaan password, password yang lemah,” ujar Anton.

Selain dari sisi kata sandi, ada 9 kelemahan teratas lainnya dari IoT antara lain:

1. layanan jaringan yang tidak aman
2. antarmuka ekosistem yang tidak aman
3. kurangnya mekanisme pembaruan yang aman
4. penggunaan komponen yang tidak aman atau usang
5. perlindungan privasi tidak memadai
6. transfer dan penyimpanan data tidak aman
7. kurangnya manajemen perangkat
8. pengaturan default yang tidak aman
9. kurangnya pengerasan fisik

Untuk melindunginya, kata Anton, itu bisa dengan memelihara kata sandi, koneksinya harus dijaga, kemudian identifikasi terkait serangan. Untuk mengidentifikasi adanya serangan secara sederhananya, Anton menjelaskan bisa dengan melihat apakah ketika perangkat tidak digunakan tetapi baterainya cepat habis.[]

Download Premium WordPress Themes Free
Download WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
Download WordPress Themes
online free course
download mobile firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
lynda course free download
Tags: Bisnis indonesiabssnCobisnisekonomi digitalHuawei

Related Posts

Kabar Gas Beracun di Tambang Antam Geger Bogor, Ini Penjelasan Polisi

Kabar Gas Beracun di Tambang Antam Geger Bogor, Ini Penjelasan Polisi

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kabar dugaan ratusan orang terjebak gas beracun di kawasan tambang emas PT Antam, Kabupaten Bogor, Jawa Barat,...

BNI Bersihkan Masjid Darul Aman Pascabanjir di Agam

BNI Bersihkan Masjid Darul Aman Pascabanjir di Agam

by Rizki Meirino
January 14, 2026
0

JAKARTA,Cobisnis.com- PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI turut mempercepat pemulihan sosial masyarakat terdampak banjir bandang di Sumatra Barat...

Trump Klaim Jadi Presiden Sementara Venezuela, Geger Dunia Politik

Trump Klaim Jadi Presiden Sementara Venezuela, Geger Dunia Politik

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali memicu kontroversi global setelah mengunggah pernyataan yang menyebut dirinya sebagai Presiden...

Centralia Jadi Kota Kosong Gara-gara Api Abadi Tambang Batu Bara

Centralia Jadi Kota Kosong Gara-gara Api Abadi Tambang Batu Bara

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Di tengah deretan kota besar Amerika Serikat yang terus tumbuh, terdapat sebuah kota kecil bernama Centralia yang...

Purbaya Tolak Legalkan Thrifting Meski Pedagang Mau Bayar Pajak

Pegawai Pajak Terseret Korupsi, Purbaya Siapkan Rotasi Besar-besaran

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membuka opsi merombak penempatan pegawai Direktorat Jenderal Pajak menyusul kasus dugaan korupsi...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Fabio Di Giannantonio Pilih Jalur Sendiri, Tak Mau Ikuti Setup Marc Marquez di MotoGP 2025

Malam Nisfu Syaban 2026 Jatuh Awal Februari, Ini Waktu dan Amalan yang Dianjurkan

January 12, 2026
Ari Askhara

Pernah Berkasus di Garuda Indonesia, Ari Askhara Kini Jadi Dirut HUMI

January 15, 2026
Purbaya Sebut Coretax Masih Banyak Masalah, Perbaikan 1 Bulan Belum Cukup

Purbaya Tegas: Rokok Ilegal Harus Masuk Sistem atau Ditindak

January 14, 2026
Mengundurkan diri

Jajaran Komisaris MKNT Kompak Mengundurkan Diri, Ini Kata Manajemen

January 14, 2026
Inflasi Stabil, Ekonom Bank Mandiri Optimistis Konsumsi Domestik Dorong Ekonomi Awal 2026

Inflasi Stabil, Ekonom Bank Mandiri Optimistis Konsumsi Domestik Dorong Ekonomi Awal 2026

January 15, 2026
Ari Askhara

Pernah Berkasus di Garuda Indonesia, Ari Askhara Kini Jadi Dirut HUMI

January 15, 2026
Pendaki Asal Magelang Ditemukan Tewas di Gunung Slamet Setelah 17 Hari Pencarian

Pendaki Asal Magelang Ditemukan Tewas di Gunung Slamet Setelah 17 Hari Pencarian

January 15, 2026
Teh atau Kopi, Mana yang Lebih Ramah untuk Kesehatan Tulang?

Teh atau Kopi, Mana yang Lebih Ramah untuk Kesehatan Tulang?

January 15, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved