• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, September 28, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Entertaiment

Hollywood Terguncang Hadapi Ancaman Mega-Netflix

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
December 7, 2025
in Entertaiment
0
Hollywood Terguncang Hadapi Ancaman Mega-Netflix

JAKARTA, Cobisnis.com – Industri Hollywood sebenarnya sudah berada dalam kondisi rapuh jauh sebelum kabar mengejutkan muncul bahwa Netflix mengakuisisi Warner Bros. senilai USD 72 miliar. Meski banyak pihak menilai langkah ini sebagai kemenangan besar bagi Netflix yang dulunya hanyalah startup kecil kesepakatan tersebut juga memicu kekhawatiran akan semakin menyusutnya industri hiburan serta meningkatnya biaya bagi konsumen.

Produser, aktor, penulis, dan pemilik bioskop sama sekali tidak antusias dengan kemungkinan hadirnya “mega-Netflix” yang mendominasi dunia hiburan. Serikat pekerja dan asosiasi industri menyampaikan keprihatinan mendalam atas dampak besar terhadap pekerjaan dan komunitas.

“Perusahaan streaming terbesar di dunia menelan salah satu pesaing terbesarnya ini adalah hal yang seharusnya dicegah hukum antimonopoli,” kata Writers Guild of America, serikat penulis Hollywood. Mereka memperingatkan bahwa kondisi ini dapat menghilangkan pekerjaan, menekan upah, memperburuk kondisi kerja, menaikkan harga bagi konsumen, sekaligus mengurangi jumlah dan keberagaman konten.

Netflix berhasil mengalahkan Paramount dan Comcast dalam perebutan Warner Bros., membuat banyak pihak terkejut. CEO Warner Bros. Discovery, David Zaslav, mengatakan keputusan tersebut didorong oleh “realitas industri yang sedang mengalami perubahan generasional.”

Hollywood telah mengalami serangkaian guncangan dalam beberapa tahun terakhir. Konsolidasi studio mempersempit jumlah proyek, pandemi Covid-19 menghentikan produksi selama berbulan-bulan, dan banyak proyek film serta TV dipindahkan ke luar AS demi biaya yang lebih murah. Selain itu, bioskop belum kembali ke tingkat penonton pra-pandemi semuanya memperkecil ukuran ekonomi hiburan. Kini, banyak pihak khawatir akuisisi Netflix akan semakin mengancam keamanan pekerjaan mereka.

Producers Guild of America menyatakan keprihatinannya, menegaskan bahwa studio besar bukan sekadar “perpustakaan konten,” tetapi penyimpan karakter dan budaya bangsa.

Serikat aktor SAG-AFTRA juga mempertanyakan masa depan industri jika kesepakatan itu terwujud, terutama bagi para pekerja kreatif yang menggantungkan hidup pada sektor tersebut.

Pemilik bioskop pun cemas menghadapi masa depan. Mereka takut harus bernegosiasi dengan perusahaan yang membangun reputasinya dari melewati jalur rilis bioskop. Cinema United menyebut hal ini sebagai ancaman belum pernah terjadi sebelumnya bagi layar lebar.

Netflix menampik anggapan tersebut. Co-CEO Ted Sarandos mengatakan bahwa mereka tetap merilis sekitar 30 film di bioskop tahun ini, namun tidak mendukung “window” rilis eksklusif yang panjang karena dianggap tidak ramah bagi konsumen. Ia menegaskan bahwa film-film Warner Bros. yang direncanakan tayang di bioskop akan tetap tayang di bioskop.

Namun, akuisisi Warner Bros. berarti Netflix akan memiliki akses ke waralaba paling berharga di Hollywood: “Batman,” “Harry Potter,” hingga film klasik seperti “Casablanca” dan “The Wizard of Oz.” Mereka juga akan menguasai tayangan TV populer seperti “Friends” serta seluruh jajaran program HBO, termasuk “Game of Thrones.” Dengan itu, Netflix pada dasarnya akan menyingkirkan pesaing terbesarnya setelah Disney: HBO Max.

Analis memperingatkan bahwa konsumen akan dirugikan. Netflix yang sudah menaikkan harga, menambah iklan, dan membatasi berbagi sandi kemungkinan akan semakin mahal setelah menyerap kompetitor. Jumlah pemain besar yang bersedia membiayai film dan TV pun akan makin berkurang, yang dapat berujung pada PHK besar-besaran.

Pada Kamis malam, sekelompok produser film mengirimkan surat terbuka ke Kongres AS, memperingatkan potensi “keruntuhan ekonomi dan institusional Hollywood” jika Netflix menang. Mereka menilai Netflix akan “menggenggam pasar bioskop dengan jeratan.”

Paramount, di sisi lain, menawarkan strategi yang berfokus pada rilis bioskop dan sukses menarik talenta besar, termasuk Tom Cruise, Will Smith, John M. Chu, dan James Mangold. Bahkan, kreator top Netflix seperti Duffer Brothers (“Stranger Things”) memilih pindah ke Paramount karena visi yang lebih ramah bioskop.

Sektor kreatif, baik di depan maupun belakang layar, masih menginginkan karya mereka dinikmati di layar lebar bukan hanya dari sofa.

Download WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
Free Download WordPress Themes
free download udemy paid course
download intex firmware
Premium WordPress Themes Download
online free course
Tags: cobisnis.comindustri Hollywoodnetflix

Related Posts

Blue Fire Muncul di Papandayan, Warga Diminta Waspada

Blue Fire Muncul di Papandayan, Warga Diminta Waspada

by Hidayat Taufik
September 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com  - Fenomena blue fire atau api biru yang sempat terlihat di Gunung Papandayan, Garut, Jawa Barat, mendapat perhatian...

Usai Penembakan Sopir dan ASN, TNI Sita 8 Senjata

Usai Penembakan Sopir dan ASN, TNI Sita 8 Senjata

by Hidayat Taufik
September 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com  - TNI menyita delapan pucuk senjata api jenis SS1 P1 yang disebut berkaitan dengan kelompok bersenjata di Papua....

Heboh Fasilitas Mewah Lapas Cibinong, Rieke Minta Audit

Heboh Fasilitas Mewah Lapas Cibinong, Rieke Minta Audit

by Hidayat Taufik
September 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Anggota Komisi XIII DPR RI Rieke Diah Pitaloka mendorong audit terhadap sejumlah fasilitas mewah yang menjadi sorotan...

Dishub DKI Buka Evaluasi Ganjil Genap, Ini Masukannya

Dishub DKI Buka Evaluasi Ganjil Genap, Ini Masukannya

by Hidayat Taufik
September 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta membuka kembali evaluasi terhadap pelaksanaan kebijakan ganjil genap di sejumlah ruas jalan...

Semeru Erupsi Empat Kali, Letusan Capai 1.300 Meter

Semeru Erupsi Empat Kali, Letusan Capai 1.300 Meter

by Hidayat Taufik
September 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Gunung Semeru kembali menunjukkan aktivitas erupsi pada Minggu (27/9) pagi. Letusan tersebut menghasilkan kolom abu setinggi sekitar...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Garuda Indonesia Masuk 10 Besar Kru Kabin Terbaik Dunia 2026

Garuda Indonesia Masuk 10 Besar Kru Kabin Terbaik Dunia 2026

September 27, 2026
Gajah Afrika Gunakan Tanaman untuk Obati Diri

Gajah Afrika Gunakan Tanaman untuk Obati Diri

September 27, 2026
IFG dan Jamkrindo Berkolaborasi Hidupkan Budaya dan Dorong UMKM Naik Kelas

IFG dan Jamkrindo Berkolaborasi Hidupkan Budaya dan Dorong UMKM Naik Kelas

September 27, 2026
Heboh Fasilitas Mewah Lapas Cibinong, Rieke Minta Audit

Heboh Fasilitas Mewah Lapas Cibinong, Rieke Minta Audit

September 27, 2026
Auto Draft

Mercedes-Benz Kaji Penutupan Dua Pabrik di Jerman

September 28, 2026
Mau Dapat Tiket Pesawat Lebih Murah? Coba Cek pada Jam Ini

Mau Dapat Tiket Pesawat Lebih Murah? Coba Cek pada Jam Ini

September 28, 2026
Pagi Ini Emas Antam Naik Lagi, Harga Capai Rp2,598 Juta per Gram

Harga Emas Antam Turun, Berikut Daftar Harga Lengkap 28 September 2026

September 28, 2026
Blue Fire Muncul di Papandayan, Warga Diminta Waspada

Blue Fire Muncul di Papandayan, Warga Diminta Waspada

September 28, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved