• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, September 15, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Hingga Kini Sudah Ada 32 Titik SPKLU, PLN Terus Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik

Ahmad Kurniawan by Ahmad Kurniawan
February 4, 2021
in Ekonomi Bisnis
0
Perkuat Ekosistem Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai, PLN Luncurkan Aplikasi Charge.IN

Cobisnis.com – PLN terus melakukan inovasi guna mendukung terwujudnya era Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) di Indonesia.

“Sesuai arahan Bapak Presiden, Menteri ESDM, dan Menteri BUMN, PLN terus berpartisipasi aktif dalam mendukung ekosistem dan percepatan program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB),” ujar Direktur Mega Project PLN, M. Ikhsan Asaad dalam siaran pers, Rabu (3 Februari 2021).

PLN, kata dia, memastikan ketersediaan pasokan listrik di seluruh Indonesia saat ini cukup. Hal ini tidak lepas dari pengembangan pembangkit melalui program 35 Gigawatt (GW).

Untuk mendorong tumbuhnya ekosistem kendaraan listrik, PLN secara mandiri maupun melalui kerja sama dengan pihak lain telah membangun infrastruktur Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).

Hingga saat ini terdapat 32 titik SPKLU yang tersebar di 12 kota dan 22 lokasi, antara lain di kantor-kantor PLN dan beberapa lokasi pusat keramaian seperti pusat perbelanjaan. Selain itu terdapat 33 titik Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU) yag tersebar di 33 lokasi di 3 kota, yaitu Banten, Bandung dan Bali.

PLN juga telah meluncurkan aplikasi PLN Charge.IN untuk memudahkan pengguna kendaraan listrik. Aplikasi Charge.IN adalah aplikasi charging yang pertama pada SPKLU bagi konsumen pemilik KBLBB.

Dengan aplikasi Charge.IN, pemilik KBLBB bisa mengontrol dan memonitor pengisian baterai mobil atau motor listrik di stasiun-stasiun pengisian atau SPKLU.

Aplikasi PLN Charge.IN sudah tersedia di Google Playstore, sehingga saat ini masyarakat sudah dapat menikmati kemudahan dalam mengisi daya kendaraan listrik.

Selain mendorong SPKLU dan SPBKLU, Ikhsan menilai komposisi pengecasan kendaraan listrik akan lebih banyak dilakukan di rumah. Oleh karena itu, PLN juga akan menyiapkan infrastruktur charging untuk di rumah pelanggan beserta stimulus penggunaan listriknya.

“PLN juga akan segera melaunching produk layanan ‘Home Charging’ dan SPKLU sebagai stimulus percepatan penggunaan KBLBB di Indonesia,” jelas Ikhsan.

Untuk pelanggan “home charging” , PLN memberikan beberapa insentif stimulus Biaya Penyambungan untuk Tambah Daya. Selain itu, PLN juga akan memberikan insentif Diskon Tarif Tenaga Listrik pada pukul 22.00 – 05.00 (7 jam) bagi pelanggan dengan _home charging_ yang terkoneksi dengan PLN.

Sementara bagi pemilik instalasi listrik privat dan Badan Usaha SPKLU/SPBKLU berdasarkan Peraturan Menteri ESDM No. 13 Tahun 2020, akan ada penetapan parameter atau insentif khusus, antara lain:

• Penetapan Tarif Curah bagi Pemilik Instalasi Listrik Privat untuk Angkutan Umum, Badan Usaha SPKLU, dan Badan Usaha SPBKLU;

• Penetapan faktor pengali sebesar 1,5 bagi pemilik KBL yang mengisi daya di SPKLU PLN;

• Pembebasan rekening minimum selama 2 (dua) tahun pertama sejak pendaftaran ID Pelanggan SPKLU atau SPBKLU pemegang IUPTL Penjualan, dan pemilik instalasi listrik privat;

• Keringanan biaya penyambungan tambah daya atau pasang baru bagi SPKLU atau SPBKLU pemegang IUPTL Penjualan dan pemilik instalasi listrik privat.

• Keringanan jaminan langganan tenaga listrik bagi SPKLU atau SPBKLU pemegang IUPTL Penjualan dan pemilik instalasi listrik privat.

PLN telah melakukan penyusunan roadmap pengembangan SPKLU, di mana diproyeksikan jumlah kumulatif SPKLU beserta jumlah estimasi jumlah KLBB (Kendaraan listrik berbasis baterai) pada tahun 2031 adalah sebanyak 31.866 SPKLU yang melayani 327.681 Kendaraan bermotor listrik.

PLN juga telah melakukan penyusunan roadmap pengembangan SPBKLU. Diproyeksikan pada tahun 2030 terdapat 4,6 juta kendaraan listrik R2 di Indonesia pada tahun 2030.

Dengan asumsi 50 persen KBLBB R2 adalah “battery swap user” , diproyeksikan terdapat kebutuhan 2,1 juta “battery pack” dan 67.000 “battery cabinet” pada tahun 2030 di dalam ekosistem SPBKLU.

Premium WordPress Themes Download
Download Premium WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
online free course
download huawei firmware
Download WordPress Themes
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
Tags: EkosistemKendaraan listrikpln

Related Posts

BYD

BYD Pesan 10 Kapal Pengangkut Mobil

by Desti Dwi Natasya
September 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Produsen otomotif asal China, BYD, dilaporkan memesan 10 kapal pengangkut mobil tambahan untuk memperkuat kapasitas distribusi kendaraan...

BYD

Penjualan BYD di China Turun, Ekspor Naik 67,8 Persen

by Desti Dwi Natasya
September 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - BYD mencatat penurunan pendapatan dan laba bersih pada paruh pertama 2026 di tengah tekanan pasar domestik China....

Prabowo Tinjau Motor Listrik Nasional, Pemerintah Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik

Prabowo Tinjau Motor Listrik Nasional, Pemerintah Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik

by Hidayat Taufik
August 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung pengembangan motor listrik nasional di fasilitas produksi PT Ilectra Motor Group (ALVA),...

Prabowo Bakal Resmikan Ekosistem Motor Listrik Nasional

Prabowo Bakal Resmikan Ekosistem Motor Listrik Nasional

by Hidayat Taufik
August 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan meresmikan ekosistem Motor Listrik Nasional (Molinas) di fasilitas produksi PT Ilectra Motor Group...

motor listrik AISMOLI

AISMOLI Ungkap Potensi Hemat BBM hingga 3,56 Miliar Liter Jika 10 Juta Motor Beralih ke Listrik

by Rizki Meirino
August 12, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Wacana pemerintah menata penyaluran Pertalite agar lebih tepat sasaran dinilai dapat menjadi momentum untuk mendorong pilihan mobilitas...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Adythia Pratam Bongkar Alasan Banyak Orang Sulit Dapat Kerja

Adythia Pratam Bongkar Alasan Banyak Orang Sulit Dapat Kerja

September 9, 2026
Generasi Muda Makin Terkoneksi, Tapi Justru Makin Terputus

Generasi Muda Makin Terkoneksi, Tapi Justru Makin Terputus

September 10, 2026
Feri Irwandi Ungkap Alasan Buka Patungan untuk Hutan di Kalimantan

Feri Irwandi Ungkap Alasan Buka Patungan untuk Hutan di Kalimantan

September 13, 2026
Menurut Ferry Irwandi, Ekonomi Berawal dari Pilihan Manusia

Menurut Ferry Irwandi, Ekonomi Berawal dari Pilihan Manusia

September 8, 2026
TikTok Food Fest 2026 Perkuat Industri F&B Indonesia

ASABRI Perkuat Layanan Peserta di Bulan Dana Pensiun 2026

September 15, 2026
TikTok Food Fest 2026 Perkuat Industri F&B Indonesia

Pokémon Siapkan Kolaborasi Wayang hingga Pokémon RUN

September 15, 2026
TikTok Food Fest 2026 Perkuat Industri F&B Indonesia

TikTok Food Fest 2026 Perkuat Industri F&B Indonesia

September 15, 2026
Purbaya: Gue Mau Mancing Sambil Melamun, Kenapa Saya Dipecat?

Purbaya: Gue Mau Mancing Sambil Melamun, Kenapa Saya Dipecat?

September 15, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved