• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, January 30, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Harga Pangan Tak Stabil, BPKN Minta Pemerintah Fokus Lindungi Konsumen Hingga Evaluasi Regulasi Impor

Ahmad Kurniawan by Ahmad Kurniawan
January 22, 2021
in Ekonomi Bisnis
0
Harga Pangan Tak Stabil, BPKN Minta Pemerintah Fokus Lindungi Konsumen Hingga Evaluasi Regulasi Impor

Cobisnis.com – Ketua Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) Rizal E. Halim menyatakan kenaikan harga pangan seperti kedelai yang sempat terjadi kelangkaan turut dipengaruhi pandemi Covid-19 yang akhirnya juga mempengaruhi supply & demand di pasaran.

Terlebih, Food and Agriculture Organization of the United Nations (FAO) telah memberi peringatan bahwa pandemi Covid-19 bisa berdampak pada kelangkaan pangan dunia atau krisis pangan dunia.

Sebagai contoh, Rizal menyebut pasokan kedelai dari importir tidak dapat segera ditambah sementara Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) – sebelumnya PSBB – berdampak kepada distribusi pasokan bahan baku, sehingga terjadi kenaikan harga kedelai di Indonesia.

Rizal menyebut pengendalian keamanan pangan diatur oleh Pemerintah melalui UU No. 18 Tahun 2012 tentang pangan. Pasal 71 ayat 1 menyatakan setiap orang yang terlibat dalam rantai pangan wajib mengendalikan risiko bahaya pada pangan, baik yang berasal dari bahan, peralatan, sarana produksi, maupun dari perseorangan sehingga keamanan pangan terjamin.

Selain itu, peraturan Menteri Perdagangan No. 07 Tahun 2020 juga mengatur tentang Harga Acuan Pembelian di Tingkat Petani dan Harga Acuan Penjualan di Tingkat Konsumen.

“Untuk komoditi kedelai lokal Harga Acuan Pembelian di tingkat petani
Rp8.500/kg dan kedelai lokal Harga Acuan Penjualan ke pengguna pengrajin tahu/tempe Rp9.200/kg. Sedangkan kondisi negara penghasil kedelai di luar negeri/impor harga acuan pembelian di tingkat petani Rp6.550/kg, dan harga acuan kedelai ex impor penjualan di dalam negeri ke pengguna pengrajin tahu/tempe Rp6.800/kg,” kata Rizal dalam keterangannya, Jumat (22 Januari 2021).

Rizal menanggapi kelangkaan tahu tempe di pasaran bukan terjadi di tahun ini saja. Paling tidak hal serupa pernah terjadi sebelumnya pada bulan Januari 2008, Juli 2012, dan September 2013.

Wakil Ketua Komisi Komunikasi dan Edukasi BPKN, Firman T. Endipraja, mengatakan masa pandemi adalah masa penuh tantangan di mana banyak masyarakat yang pendapatannya berkurang bahkan tidak ada sama sekali akibat PHK, dirumahkan/cuti tanpa gaji, kerja di rumah (work from home).

“Keberadaan tahu tempe untuk makan keluarga sangat dibutuhkan. Untuk itu
sudah saatnya mengembalikan swasembada kedelai seperti 1992 dengan cara mengevaluasi kembali regulasi impor yang dikeluarkan pada 1998,” kata Firman.

BPKN berharap pemerintah mengambil kebijakan perbaikan perlindungan konsumen di masa pandemi ini, sementara berbagai pihak bisa saling berkoordinasi menggunakan data yang valid demi kelancaran proses produksi, distribusi, dan kepastian ketersediaan pasokan serta harga kedelai yang terjangkau konsumen.

“Ini sebenarnya tidak hanya fokus pada kedelai saja, namun produk bahan pangan lainnya. Tujuannya adalah agar Indonesia terhindar dari bayang-bayang krisis pangan atau penurunan kualitas dan keamanan pangan,” ujarnya.

Ketua Komisi Komunikasi dan Edukasi BPKN, Johan Efendi, meminta pengawasan dari Pemerintah juga harus diperketat.

“Jangan sampai para importir memberlakukan harga yang jauh di atas rata- rata. Hal ini akan memicu para perajin tahu dan tempe berhenti produksi. Harus ada juga rencana
strategis yang mendukung produksi kedelai lokal seperti dengan perluasan area lahan tanam kedelai lewat Food Estate untuk menciptakan ketahan pangan,” kata Johan Efendi.

“Dan untuk itu diperlukan perhatian dan keterlibatan banyak sektor di kementerian/lembaga pemerintah serta masyarakat pemangku kepentingan di bidang pertanian,” ujarnya.

Free Download WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
Download WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
online free course
download mobile firmware
Download Nulled WordPress Themes
udemy course download free
Tags: bpknDaging sapiharga panganKedelaiKonsumen

Related Posts

Beras Mau Disamaratakan, Pemerintah Terapkan Satu Harga Nasional

Beras Mau Disamaratakan, Pemerintah Terapkan Satu Harga Nasional

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 12, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah berencana menerapkan satu Harga Eceran Tertinggi (HET) beras di seluruh wilayah Indonesia. Kebijakan ini akan menyamakan...

Dulu Mahal, Sekarang Murah: Musang King Turun Lebih 60 Persen

Dulu Mahal, Sekarang Murah: Musang King Turun Lebih 60 Persen

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Harga durian Musang King mengalami penurunan drastis hingga menyentuh level terendah dalam satu dekade terakhir. Fenomena ini...

Telur Naik Sedikit, Tapi Efeknya Bisa Panjang ke Ekonomi

Telur Naik Sedikit, Tapi Efeknya Bisa Panjang ke Ekonomi

by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 24, 2025
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Buat sebagian orang, naiknya harga telur mungkin kelihatan sepele. Tapi di banyak negara, hal ini bisa bikin...

Kenapa Harga di Minimarket Lebih Mahal dari Pasar Tradisional? Ini Penjelasannya

Kenapa Harga di Minimarket Lebih Mahal dari Pasar Tradisional? Ini Penjelasannya

by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 17, 2025
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Harga barang di minimarket kerap lebih tinggi dibanding pasar tradisional meski produknya sama. Perbedaan ini bukan semata...

Harga Pangan Naik, Pemilik Warteg Nilai Menu Rp10 Ribu Tak Masuk Akal

Harga Pangan Naik, Pemilik Warteg Nilai Menu Rp10 Ribu Tak Masuk Akal

by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 15, 2025
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Harga bahan makanan yang terus naik membuat pemilik warung tegal (warteg) kesulitan menjual menu lengkap seharga Rp...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Juragan Kucek

Juragan Kucek Tutup Gerai Mendadak, Mitra dan Konsumen Merugi

January 20, 2026
Shin Eun Soo dan Yoo Seon Ho Resmi Berpacaran, Hubungan Terjalin Sejak Akhir 2025

Perkiraan Awal Puasa Ramadhan 2026 Menurut Pemerintah, Muhammadiyah, dan NU

January 30, 2026
RLCO Masuk Suspend di Tengah Gejolak Pasar Saham

RLCO Masuk Suspend di Tengah Gejolak Pasar Saham

January 28, 2026
AXA Mandiri Luncurkan Asuransi Dwiguna Berbasis Dolar AS dan Campaign Melangkah Pasti

AXA Mandiri Luncurkan Asuransi Dwiguna Berbasis Dolar AS dan Campaign Melangkah Pasti

January 29, 2026
Mobil Kompak Bertenaga Surya Dorong Revolusi Kendaraan Listrik Di Tunisia

Mobil Kompak Bertenaga Surya Dorong Revolusi Kendaraan Listrik Di Tunisia

January 30, 2026
Patrick Kane Pecahkan Rekor Poin NHL Terbanyak Oleh Pemain Kelahiran Amerika Serikat

Patrick Kane Pecahkan Rekor Poin NHL Terbanyak Oleh Pemain Kelahiran Amerika Serikat

January 30, 2026
IPhone 17 Redakan Kekhawatiran Wall Street Soal Masalah AI Apple

IPhone 17 Redakan Kekhawatiran Wall Street Soal Masalah AI Apple

January 30, 2026
Trump Diperkirakan Nominasi Kevin Warsh Sebagai Ketua Federal Reserve

Trump Diperkirakan Nominasi Kevin Warsh Sebagai Ketua Federal Reserve

January 30, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved