• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, July 17, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Harga Minyak Dunia Melonjak, Produksi OPEC+ Hanya Capai 75 Persen dari Target

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 27, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Harga Minyak Dunia Naik, Pasokan OPEC+ Terbatas dan Sanksi Rusia Jadi Pemicu

JAKARTA, Cobisnis.com – Pasar minyak dunia kembali dalam sorotan setelah aliansi produsen OPEC+ gagal memenuhi target produksi sejak April 2025. Organisasi yang mencakup negara-negara OPEC ditambah Rusia dan sekutunya itu hanya mencapai sekitar 75 persen dari kuota produksi yang telah ditetapkan.

Kegagalan OPEC+ ini menimbulkan dampak signifikan bagi pasar global. Dengan pasokan lebih rendah dari kebutuhan, kondisi suplai minyak menjadi semakin ketat. Situasi ini memperkuat sentimen kenaikan harga yang telah terjadi dalam beberapa pekan terakhir.

Tekanan pasar semakin diperbesar oleh langkah Rusia yang memangkas ekspor bahan bakar. Pemotongan ekspor tersebut dilakukan dengan alasan untuk menjaga pasokan dalam negeri, namun berimbas langsung pada pengurangan suplai ke pasar internasional.

Kombinasi produksi yang seret dan ekspor yang dipangkas membuat harga minyak melonjak tajam minggu ini. Kenaikan tersebut bahkan menjadi yang terbesar dalam tiga bulan terakhir, menandakan pasar energi global tengah berada dalam fase pengetatan serius.

Bagi negara importir, kenaikan harga minyak berpotensi menambah beban fiskal. Biaya subsidi energi akan meningkat, sementara harga BBM nonsubsidi diperkirakan naik. Kondisi ini dapat menekan daya beli masyarakat dan memicu inflasi baru.

Sebaliknya, bagi negara produsen minyak yang masih mampu menjaga level produksi, situasi ini justru memberi keuntungan tambahan. Arab Saudi, Irak, dan beberapa anggota OPEC lain dapat menikmati kenaikan pendapatan dari harga jual yang lebih tinggi.

Indonesia sebagai importir minyak bersih diperkirakan akan menghadapi konsekuensi ganda. Di satu sisi, kebutuhan subsidi energi meningkat. Namun di sisi lain, harga komoditas energi alternatif seperti batubara dan CPO cenderung ikut terdongkrak, memberikan peluang lebih besar di pasar ekspor.

Bagi pasar global, tren harga minyak yang menguat bisa kembali memicu kekhawatiran inflasi energi. Lonjakan biaya logistik dan transportasi akan terasa di berbagai sektor, mulai dari penerbangan, pelayaran, hingga rantai pasok manufaktur.

Pengamat menilai, selama produksi OPEC+ belum kembali ke level target dan Rusia tetap menahan ekspor bahan bakar, harga minyak cenderung bertahan tinggi. Ketidakpastian ini juga berpotensi memengaruhi keputusan kebijakan moneter di berbagai negara.

Kondisi energi yang ketat menambah kompleksitas dinamika ekonomi global pada 2025. Ketika pertumbuhan dunia menghadapi tekanan dari sisi geopolitik dan perdagangan, pasar minyak kini muncul sebagai salah satu faktor risiko terbesar bagi stabilitas inflasi.

Free Download WordPress Themes
Download WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
Download Premium WordPress Themes Free
udemy free download
download redmi firmware
Download WordPress Themes Free
online free course
Tags: CobisnisEkonomi globalHarga minyakMinyak duniaOPECPebisnismuda

Related Posts

Kenapa Mulut Pahit Saat Bangun Tidur? Ini Jawaban Ahli

Kenapa Mulut Pahit Saat Bangun Tidur? Ini Jawaban Ahli

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Mulut yang terasa pahit saat bangun tidur menjadi keluhan yang cukup sering dialami banyak orang. Kondisi ini...

Aliran Dana Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Siap Ditelusuri PPATK

Aliran Dana Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Siap Ditelusuri PPATK

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan atau PPATK menyatakan siap membantu aparat penegak hukum menelusuri aliran dana...

Kasus Penjual Buku Kembali Muncul Polisi Hong Kong Tangkap 5 Orang

Kasus Penjual Buku Kembali Muncul Polisi Hong Kong Tangkap 5 Orang

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Lima penjual buku ditangkap polisi keamanan nasional Hong Kong karena diduga menjual publikasi bermuatan hasutan. Penangkapan dilakukan...

Di Balik Kelangkaan BBM di Medan ESDM Ungkap Penyebab Sebenarnya

Di Balik Kelangkaan BBM di Medan ESDM Ungkap Penyebab Sebenarnya

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral atau ESDM membuka suara terkait kelangkaan bahan bakar minyak yang sempat...

Jangan Panik Saat Laptop Lemot, Cek Penyebab dan Solusinya Sebelum Servis

Jangan Panik Saat Laptop Lemot, Cek Penyebab dan Solusinya Sebelum Servis

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Laptop yang mulai terasa lemot tidak selalu menandakan perangkat mengalami kerusakan. Dalam banyak kasus, penurunan performa justru...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transformasi Pelabuhan Pupuk Kaltim Raih Bintang 5 Green and Smart Port ASRI 2026

Transformasi Pelabuhan Pupuk Kaltim Raih Bintang 5 Green and Smart Port ASRI 2026

July 16, 2026
Di Balik Kelangkaan BBM di Medan ESDM Ungkap Penyebab Sebenarnya

Di Balik Kelangkaan BBM di Medan ESDM Ungkap Penyebab Sebenarnya

July 16, 2026
200 Ekonom Dunia Peringatkan AI Bisa Picu Gelombang PHK Besar-besaran

200 Ekonom Dunia Peringatkan AI Bisa Picu Gelombang PHK Besar-besaran

July 16, 2026
Perayaan 30 Tahun Perjalanan AIA di Indonesia

Perayaan 30 Tahun Perjalanan AIA di Indonesia

July 16, 2026
Kenapa Mulut Pahit Saat Bangun Tidur? Ini Jawaban Ahli

Kenapa Mulut Pahit Saat Bangun Tidur? Ini Jawaban Ahli

July 16, 2026
Aliran Dana Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Siap Ditelusuri PPATK

Aliran Dana Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Siap Ditelusuri PPATK

July 16, 2026
BTN Cetak Laba Bersih Semester I/2026 Melesat 40,8% YOY dan NPL Turun Jadi 2,99% YOY

BTN Cetak Laba Bersih Semester I/2026 Melesat 40,8% YOY dan NPL Turun Jadi 2,99% YOY

July 16, 2026
Kasus Penjual Buku Kembali Muncul Polisi Hong Kong Tangkap 5 Orang

Kasus Penjual Buku Kembali Muncul Polisi Hong Kong Tangkap 5 Orang

July 16, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved