• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Saturday, April 4, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Harga Emas di Bawah Tekanan Data Ekonomi AS, Tren Bearish Menguat

Saeful Imam by Saeful Imam
September 3, 2024
in Ekonomi Bisnis
0
Naik Rp2000, Ini Daftar Harga Terbaru Emas PT Antam Hari ini

Emas menurun tajam, tapi masih diburu investor

JAKARTA, COBISNIS.COM – Harga emas spot diperkirakan akan kembali tertekan akibat pengaruh data ekonomi terbaru dari Amerika Serikat (AS). Analis Dupoin Indonesia, Andy Nugraha, memperkirakan harga emas bisa turun hingga ke level US$ 2.480 per ons troy.

Nugraha menyatakan bahwa indikator teknikal menunjukkan tren bearish yang semakin kuat di pasar emas. Berdasarkan analisisnya, harga emas kemungkinan besar akan bergerak turun menuju level US$ 2.480 per ons troy.

Menurutnya, indikator Moving Average menunjukkan bahwa tren bearish masih mendominasi pasar emas. Jika tekanan jual terus berlanjut, maka harga emas kemungkinan besar akan menyentuh level tersebut.

Sentimen pasar terhadap emas juga dipengaruhi oleh data Personal Consumption Expenditures (PCE) AS yang dirilis pada 30 Agustus. Data ini menunjukkan inflasi tahunan naik sebesar 2,6%, sedikit lebih rendah dari perkiraan pasar sebesar 2,7%, namun tidak cukup kuat untuk mendorong harga emas ke level tertinggi baru.

Meski data PCE menunjukkan inflasi yang terkendali, harga emas tidak mampu mempertahankan kenaikannya. Hal ini menandakan bahwa data tersebut tidak memberikan dampak signifikan terhadap harga emas.

Kenaikan tipis pada indeks dolar AS terhadap mata uang utama lainnya juga menjadi salah satu faktor yang menekan pergerakan emas. Pada 30 Agustus, indeks dolar naik ke level 101,79, menunjukkan bahwa permintaan terhadap dolar AS masih cukup kuat.

Nugraha juga mencatat bahwa ekspektasi pasar terhadap kebijakan suku bunga The Fed menjadi faktor penting dalam pergerakan harga emas. Peluang pemangkasan suku bunga sebesar 25bps lebih mungkin terjadi dengan peluang 67%, sementara pemangkasan sebesar 50bps diperkirakan hanya sebesar 33%.

Libur umum di AS pada 2 September juga diperkirakan akan memperlambat aktivitas pasar, termasuk pergerakan dolar dan emas. Namun, data ekonomi penting seperti non-farm payroll (NFP) yang akan dirilis pada 6 September diperkirakan akan mempengaruhi ekspektasi pasar terhadap kebijakan The Fed dan, pada akhirnya, harga emas.

Nugraha juga memperingatkan bahwa jika harga emas gagal menembus support di level US$ 2.480 per ons troy, ada kemungkinan terjadi rebound. Harga emas bisa kembali naik ke level resistance kunci di US$ 2.512 per ons troy.

Download WordPress Themes
Download WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
download karbonn firmware
Premium WordPress Themes Download
free download udemy paid course
Tags: harga emas di bawah tekanantren bearish

Related Posts

No Content Available
Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Lonjakan Harga BBM Bikin Warga Pakistan Panik, SPBU Dipadati Kendaraan

Lonjakan Harga BBM Bikin Warga Pakistan Panik, SPBU Dipadati Kendaraan

April 3, 2026
Harga Emas Terjun bebas, Biang Keroknya Perlahan Terkuak

Harga Emas Terjun bebas, Biang Keroknya Perlahan Terkuak

April 3, 2026
Trump Ancam Iran dengan Serangan Infrastruktur, Pembangkit Listrik Jadi Sasaran

Trump Ancam Iran dengan Serangan Infrastruktur, Pembangkit Listrik Jadi Sasaran

April 3, 2026
Konflik Iran Tekan Pasar Energi dan Uji Kredibilitas Trump

Konflik Iran Tekan Pasar Energi dan Uji Kredibilitas Trump

April 3, 2026
Bandung Jadi Destinasi Favorit Asia, Saingi Jepang dan Vietnam

Bandung Jadi Destinasi Favorit Asia, Saingi Jepang dan Vietnam

April 4, 2026
Tesla Hentikan Model S dan Model X, Fokus ke Robot dan Kendaraan Otonom

Tesla Hentikan Model S dan Model X, Fokus ke Robot dan Kendaraan Otonom

April 4, 2026
BSI Call Bebas Pulsa Hadirkan Layanan VoIP untuk Nasabah

BSI Call Bebas Pulsa Hadirkan Layanan VoIP untuk Nasabah

April 4, 2026
Gen Z dan Gen Alpha 2026 Lebih Sadar Emosi, Ini Penyebabnya

Gen Z dan Gen Alpha 2026 Lebih Sadar Emosi, Ini Penyebabnya

April 4, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved