• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, June 2, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Harga Bahan Pokok Stabil Mampu Bikin Inflasi Oktober Terkendali

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
November 3, 2022
in Ekonomi Bisnis
0
Mendag Zulhas Bahas Potensi Perdagangan 4 Miliar Dolar AS dengan Nigeria

JAKARTA,Cobisnis.com – Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan mengungkapkan harga barang pokok yang stabil menjadi faktor penting dalam memgendalikan laju inflasi.

Kata Zulkifli, hal ini terbukti laju inflasi Oktober 2022 terkendali lantaran harga bahan pokok di dalam negeri stabil, meskipun terjadi pelemahan ekonomi dunia yang diikuti kenaikan harga pangan.

Zulhas sapaan akrab Zulkifli Hasan menekankan Kementerian Perdagangan terus berkomitmen menjaga stabilitas harga pangan secara nasional sehingga memberi kontribusi positif terhadap perekonomian nasional.

“Di tengah pelemahan ekonomi dunia yang diikuti kenaikan harga pangan dan energi, tekanan inflasi global, serta penyesuaian harga di dalam negeri akibat kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), harga bapok di dalam negeri selama Oktober 2022 justru relatif terkendali. Hal ini memberikan dampak signifikan pada penurunan inflasi nasional. Bahkan, kelompok volatile food mengalami deflasi,” ujar Zulhas, dalam keterangan resmi, Kamis, 3 November.

Secara nasional terjadi deflasi sebesar 0,11 persen (mtm) pada Oktober 2022. Dengan demikian, secara kumulatif terjadi inflasi sebesar 4,73 persen (ytd) dan inflasi tahunan sebesar 5,71 persen (yoy).

Dikatakan Zulhas, angka ini turun dibandingkan bulan sebelumnya dengan kontribusi utama disumbang penurunan harga barang kebutuhan pokok.

“Kelompok pangan bergejolak (volatile food) pada Oktober 2022 mengalami deflasi 1,62 persen dengan andil deflasi 0,27 persen. Hal ini disebabkan penurunan harga beberapa komoditas barang kebutuhan pokok seperti minyak goreng, cabai, dan telur ayam,” ucapnya.

Dari pantauan Kemendag, lanjut Zulhas, harga cabai turun lebih dari 20 persen, telur ayam turun 8,9 persen, dan minyak goreng kemasan turun 5,2 persen jika dibandingkan dengan saat diumumkan kenaikan BBM.

Bahan makanan yang dominan memberikan andil deflasi pada Oktober 2022 adalah cabai merah sebesar minus 0,13 persen, telur ayam ras sebesar minus 0,06 persen, daging ayam ras minus 0,03, cabai rawit masing-masing sebesar minus 0,03 persen, minyak goreng sebesar minus 0,02 persen, serta tomat, bawang merah, dan cabai hijau masing-masing sebesar minus 0,01 persen.

Sementara bahan makanan yang memberikan andil inflasi adalah beras 0,03 persen dan tempe 0,01 persen.

“Dua komoditas yang sedang dalam pengendalian pemerintah saat ini adalah beras dan kedelai. Selama bulan Oktober 2022 harga beras mengalami peningkatan lebih dari 1 persen dengan andil inflasi 0,03 persen. Sedangkan kedelai mengalami peningkatan harga lebih dari 3 persen sehingga mendorong kenaikan harga tempe dan tahu,” tuturnya.

Untuk menjaga stabilitas harga barang kebutuhan pokok, Kemendag melakukan sejumlah langkah antisipatif dan responsif.

Salah satunya menggandeng Bulog dalam melakukan pengamanan pangan melalui program Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi Harga (KPSH) serta bantuan produsen pangan untuk kedelai dan jagung pakan.

Selain itu, Kemendag juga terus meningkatkan efisiensi logistik dan distribusi dengan program Gerai Maritim, Tol Laut, dan Jembatan Udara. Kebijakan ini terbukti membantu masyarakat di daerah tertinggal, terpencil, terluar, dan perbatasan (3TP) untuk mendapatkan bapok dengan harga terjangkau.

Sebagai sistem peringatan dini, Kemendag secara rutin terus memantau perkembangan harga pada 537 titik pasar di 411 kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

“Situasi global yang penuh turbulensi diperkirakan masih akan berdampak pada perkembangan sejumlah harga komoditas dan inflasi pangan. Untuk itu, Kemendag terus melakukan antisipasi guna memitigasi dampak, khususnya pasokan dan harga komoditas pangan dalam negeri,” jelasnya.

Zulhas juga menekankan Kemendag juga aktif melakukan koordinasi dengan kementerian lembaga terkait, baik pemerintah pusat dan daerah, pelaku usaha, asosiasi, serta pemangku kepentingan lainnya dalam menjaga kelancaran distribusi dan stabilitas harga agar inflasi tetap terkendali.

Tags: cobisnis.comInflasiMendag zulhas

Related Posts

Inhealth Perkenalkan Logo Baru, Fokus Tingkatkan Sinergi dan Digitalisasi

Inhealth Perkenalkan Logo Baru, Fokus Tingkatkan Sinergi dan Digitalisasi

by Rizki Meirino
June 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia atau Inhealth resmi memperkenalkan identitas visual baru melalui perubahan logo perusahaan. Langkah...

IFG Life Wujudkan Kepedulian Sosial Lewat Program Kurban Tahunan

IFG Life Wujudkan Kepedulian Sosial Lewat Program Kurban Tahunan

by Rizki Meirino
June 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Dalam rangka memperingati Iduladha 1447 H, IFG Life kembali menyalurkan kepedulian sosial melalui program donasi hewan kurban....

Pakar Desak RUU Polri 2026 Perketat Diskresi dan Pengawasan Kewenangan Polisi

Pakar Desak RUU Polri 2026 Perketat Diskresi dan Pengawasan Kewenangan Polisi

by Hidayat Taufik
June 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Pakar hukum pidana Universitas Airlangga, Maradona, meminta DPR tidak hanya fokus memperkuat kewenangan kepolisian dalam revisi UU...

AS Pertimbangkan Uang Kertas 250 Dolar Bergambar Donald Trump

Trump Disebut-sebut Netanyahu ‘Gila’, Percakapan Telepon Bocor ke Publik

by Desti Dwi Natasya
June 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dilaporkan melontarkan kritik keras kepada Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, dalam sebuah...

Kebakaran Hebat Hanguskan Permukiman Padat di Kemayoran Jakarta Pusat

Tiga Warga Terluka dalam Kebakaran Hebat di Kemayoran

by Desti Dwi Natasya
June 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kebakaran hebat yang melanda kawasan Kemayoran Gempol belakang Pasar Jiung, Kebon Kosong, Jakarta Pusat, mengakibatkan tiga warga...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gaya Hidup Nongkrong Modern Mulai Jadi Tantangan Finansial Generasi Muda

Gaya Hidup Nongkrong Modern Mulai Jadi Tantangan Finansial Generasi Muda

October 20, 2025
Kemnaker Buka Pelatihan Vokasi Nasional Tahap 2, Simak Cara Daftarnya

Pertamina Turunkan Harga Avtur hingga 10 Persen Mulai 1 Juni 2026

June 1, 2026
Arsenal Raih Pendapatan Rekor Meski Takluk di Final Liga Champions 2026

Arsenal Raih Pendapatan Rekor Meski Takluk di Final Liga Champions 2026

May 31, 2026
Paxel Hadirkan Jastiper Lounge Pertama di Jakarta Fair 2026

Paxel Hadirkan Jastiper Lounge Pertama di Jakarta Fair 2026

June 1, 2026
Inhealth Perkenalkan Logo Baru, Fokus Tingkatkan Sinergi dan Digitalisasi

Inhealth Perkenalkan Logo Baru, Fokus Tingkatkan Sinergi dan Digitalisasi

June 2, 2026
IFG Life Wujudkan Kepedulian Sosial Lewat Program Kurban Tahunan

IFG Life Wujudkan Kepedulian Sosial Lewat Program Kurban Tahunan

June 2, 2026
Pakar Desak RUU Polri 2026 Perketat Diskresi dan Pengawasan Kewenangan Polisi

Pakar Desak RUU Polri 2026 Perketat Diskresi dan Pengawasan Kewenangan Polisi

June 2, 2026
AS Pertimbangkan Uang Kertas 250 Dolar Bergambar Donald Trump

Trump Disebut-sebut Netanyahu ‘Gila’, Percakapan Telepon Bocor ke Publik

June 2, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved