JAKARTA, Cobisnis.com – Maskapai Vietjet terus memperkuat ekspansi bisnisnya di kawasan Asia dengan mengandalkan sumber daya manusia dari berbagai negara. Saat ini, maskapai asal Vietnam tersebut mempekerjakan hampir 10.000 karyawan dan tenaga ahli yang berasal dari 68 negara dan wilayah.
Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam mendukung pertumbuhan jaringan penerbangan internasional. Indonesia juga menjadi salah satu pasar yang ikut diperkuat melalui perluasan layanan penerbangan.
Vietjet menyebut pengembangan sumber daya manusia menjadi salah satu prioritas utama perusahaan. Untuk mendukung hal tersebut, maskapai berinvestasi pada pelatihan dan pengembangan profesional melalui Victoria Aviation Academy atau VIAA.
Akademi tersebut menyediakan berbagai program pelatihan berstandar internasional. Mulai dari pelatihan penerbangan, program kepemimpinan, hingga pelatihan khusus bagi tenaga profesional di industri aviasi.
Berdasarkan data perusahaan, hampir 30 persen tenaga kerja Vietjet berasal dari berbagai negara di Asia. Keberagaman ini dinilai menjadi salah satu kekuatan perusahaan dalam menghadapi persaingan industri penerbangan regional.
Selain itu, sekitar 30 persen karyawan Vietjet merupakan profesional muda berusia 20 hingga 30 tahun. Perusahaan menilai generasi muda memiliki peran penting dalam mendorong inovasi dan pertumbuhan bisnis.
Tak hanya fokus pada pelatihan, Vietjet juga menyediakan berbagai fasilitas pendukung bagi karyawan. Mulai dari pusat kebugaran, ruang yoga, area komunitas, hingga kegiatan budaya dan olahraga untuk menjaga keseimbangan kehidupan kerja.
Di Indonesia, Vietjet saat ini mengoperasikan penerbangan harian yang menghubungkan Jakarta dan Bali dengan Hanoi maupun Ho Chi Minh City. Kehadiran rute tersebut menjadi bagian dari penguatan konektivitas antara Indonesia dan Vietnam.
Secara keseluruhan, Vietjet melayani lebih dari 135 rute domestik dan internasional di kawasan Asia. Jaringan yang terus berkembang tersebut menjadi salah satu pendorong meningkatnya kebutuhan perusahaan terhadap talenta global.
Ekspansi yang dilakukan Vietjet menunjukkan bahwa investasi pada sumber daya manusia menjadi faktor penting dalam mendukung pertumbuhan maskapai. Strategi ini diharapkan mampu memperkuat daya saing perusahaan di tengah industri penerbangan yang semakin kompetitif.













