• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, August 31, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Hadapi Tantangan Era Digital, Komut BSI: Industri Keuangan Syariah Perlu Konsolidasi

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
October 26, 2023
in Ekonomi Bisnis
0
Hadapi Tantangan Era Digital, Komut BSI: Industri Keuangan Syariah Perlu Konsolidasi

Jakarta,Cobisnis.com — Digitalisasi merupakan salah satu isu terpenting yang perlu diperhatikan karena merupakan isu sentral bagi industri keuangan, tidak terkecuali keuangan syariah. Untuk itu, PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BSI) terus berinovasi dan melakukan transformasi dari sisi digital dan kultur agar terus relevan dalam mengiringi berbagai tantangan baru di era digital.

Komisaris Utama BSI Muliaman D. Hadad mengatakan bahwa dalam hal digitalisasi, tantangan yang dihadapi oleh institusi keuangan syariah relatif lebih berat dibandingkan sektor keuangan konvensional.

Digitalisasi atau transformasi digital memerlukan banyak hal. Pertama, digitalisasi tidaklah murah dan dalam pengembangannya memerlukan anggaran yang cukup banyak. Hal ini tentu bukan hal mudah yang dapat dilakukan oleh semua organisasi, terutama oleh lembaga-lembaga keuangan dengan size serta kapitalisasi terbatas. Oleh karena itu, Muliaman berpendapat, kunci bagi pelaku industri keuangan syariah untuk menjawab tantangan di era digital adalah dengan konsolidasi.

“Lembaga keuangan kecil artinya modal yang kecil dan sangat terbatas, infrastruktur yang tidak memadai, tidak adanya budaya yang mendukung, dan terbatasnya staf atau orang untuk mendukung proses. Itu sebabnya kita perlu melakukan konsolidasi, kita memerlukan sesuatu yang lebih besar guna mengoptimalkan seluruh sumber daya yang ada untuk berkembang bersama menuju digitalisasi yang lebih modern,” papar Muliaman.

Muliaman kemudian menjabarkan empat faktor sukses dalam menghadapi tantangan dunia digital. Keempat faktor tersebut yakni mengembangkan strategi digital, membangun infrastruktur yang memadai, menciptakan pengalaman yang menyenangkan, serta meningkatkan langkah-langkah keamanan siber.

Muliaman menjelaskan bahwa merumuskan strategi digital merupakan langkah penting pertama yang perlu dilakukan oleh institusi keuangan untuk melakukan digitalisasi. Muliaman juga menekankan meskipun pembuatan strategi merupakan proses yang penting, cara mengeksekusi strategi tersebut menjadi lebih penting.

Dia juga menekankan bahwa seluruh entitas yang tergabung dalam ekosistem keuangan syariah perlu melakukan digitalisasi secara bersamaan.

“Memasuki dunia baru bukanlah hal yang hanya dilakukan oleh regulator, namun juga bagi para pelaku ekosistem keuangan lainnya, termasuk institusi, termasuk kelembagaan, dan kelompok mitra. Strategi digital diperlukan baik untuk regulator, pelaku bisnis, atau lembaga keuangan, dalam konteks saya bank syariah pada khususnya,” jelasnya.

Muliaman melanjutkan, dalam melakukan digitalisasi juga diperlukan dukungan oleh infrastruktur yang memadai. Salah satu implementasi yang sangat penting dan mendasar yang perlu dilakukan oleh bank syariah yakni meningkatkan platform online dan mobile banking.

Menurutnya, untuk memberikan layanan terbaik kepada nasabah dibutuhkan personalisasi pengalaman pelanggan yang sangat terkait dengan teknologi. Merujuk pada poin kedua, kunci sukses ketiga adalah dengan menciptakan pengalaman yang lebih positif. Dan terakhir, meningkatkan keamanan siber untuk dapat mengatasi permasalahan-permasalahan seputar serangan siber.

“BSI akan terus mengemban amanah dan mencoba memenuhi ekspektasi dari para pemangku kepentingan dan pemegang saham untuk terus berinovasi dan menjadi bank yang mengoptimalkan teknologi dan menarik bagi generasi muda, serta berdaya saing dalam memenuhi kebutuhan seluruh sektor. Tentunya dengan tetap dilandasi prinsip syariah, sehingga menjadi bank yang rahmatan lil alamiin,” tuturnya.

Muliaman juga berharap regulator dapat merespon isu ini dengan merumuskan regulasi yang seimbang sekaligus mendukung iklim pengembangan inovasi.

“Tujuan regulasi pada dasarnya adalah untuk memberikan keseimbangan antara perlindungan dan pengawasan, tetapi di satu sisi mendorong dan mendukung inovasi,” katanya.

Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
Download Nulled WordPress Themes
lynda course free download
download intex firmware
Download Nulled WordPress Themes
free online course
Tags: BSIcobisnis.comTantangan era digital

Related Posts

KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin resmi terpilih sebagai Ketua Umum PBNU 2026-2031. Simak profil, pendidikan, karier, dan kiprahnya di NU.

Profil Gus Kikin, Nakhoda Baru PBNU 2026-2031

by Desti Dwi Natasya
August 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin resmi terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU)...

KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin resmi ditetapkan sebagai Ketua Umum PBNU masa khidmah 2026-2031 melalui musyawarah AHWA.

Gus Kikin Resmi Jadi Ketua Umum PBNU 2026-2031

by Desti Dwi Natasya
August 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin resmi ditetapkan sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU)...

Donald Trump

Trump Ancam Ubah Sikap AS soal Malvinas, Inggris Tertekan

by Desti Dwi Natasya
August 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengancam akan meninjau ulang sikap Washington terhadap kendali Inggris atas Kepulauan...

9 Ulama Terpilih Jadi Anggota AHWA Muktamar ke-35 NU

9 Ulama Terpilih Jadi Anggota AHWA Muktamar ke-35 NU

by Hidayat Taufik
August 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) menetapkan sembilan ulama sebagai anggota Ahlul Halli wal 'Aqdi (AHWA). Kesembilan ulama...

BNPB Catat 188.161 Warga Masih Mengungsi akibat Gempa NTT

BNPB Catat 188.161 Warga Masih Mengungsi akibat Gempa NTT

by Hidayat Taufik
August 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyampaikan bahwa sebanyak 188.161 jiwa masih berada di tempat pengungsian setelah gempa...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Safe Deposit Box MNC Bank Disorot, Kok Bisa Aset Nasabah Hilang?

Safe Deposit Box MNC Bank Disorot, Kok Bisa Aset Nasabah Hilang?

August 30, 2026
Dokter Tirta Ungkap Cara Pilih Influencer yang Tepat untuk Bisnis

Dokter Tirta Ungkap Cara Pilih Influencer yang Tepat untuk Bisnis

August 22, 2026
Seberapa Bugar Tubuhmu? Tes Ini Bisa Dicoba Tanpa Alat

Seberapa Bugar Tubuhmu? Tes Ini Bisa Dicoba Tanpa Alat

August 29, 2026
Dokter Tirta Bagikan Tips Hadapi Quarter Life Crisis untuk Anak Muda

Dokter Tirta Bagikan Tips Hadapi Quarter Life Crisis untuk Anak Muda

August 20, 2026
KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin resmi terpilih sebagai Ketua Umum PBNU 2026-2031. Simak profil, pendidikan, karier, dan kiprahnya di NU.

Profil Gus Kikin, Nakhoda Baru PBNU 2026-2031

August 31, 2026
KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin resmi ditetapkan sebagai Ketua Umum PBNU masa khidmah 2026-2031 melalui musyawarah AHWA.

Gus Kikin Resmi Jadi Ketua Umum PBNU 2026-2031

August 31, 2026
Donald Trump

Trump Ancam Ubah Sikap AS soal Malvinas, Inggris Tertekan

August 31, 2026
9 Ulama Terpilih Jadi Anggota AHWA Muktamar ke-35 NU

9 Ulama Terpilih Jadi Anggota AHWA Muktamar ke-35 NU

August 31, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved