• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, January 15, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Fast Fashion, Raksasa Industri Bernilai Ratusan Miliar Dolar yang Ubah Wajah Ekonomi Global

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 4, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Fast Fashion, Raksasa Industri Bernilai Ratusan Miliar Dolar yang Ubah Wajah Ekonomi Global

JAKARTA, Cobisnis.com – Industri fast fashion global diperkirakan bernilai ratusan miliar USD setiap tahun, menjadi salah satu sektor konsumsi terbesar di dunia. Tren cepat dan harga murah membuat pakaian terbaru mudah diakses konsumen di berbagai negara.

Fast fashion mengandalkan rantai pasok global yang kompleks, mulai dari bahan baku tekstil hingga produksi dan distribusi. Katun dari India, poliester dari China, hingga pabrik di Bangladesh dan Vietnam menjadi bagian penting dalam ekosistem ini.

Permintaan tinggi mendorong pertumbuhan industri tekstil di negara-negara penghasil pakaian murah. Pekerja lokal mendapat lapangan kerja besar, meski kerap menghadapi upah rendah dan kondisi kerja ketat.

Perusahaan fast fashion harus terus memperbarui desain dan stok setiap minggu agar sesuai tren konsumen. Strategi ini meningkatkan volume penjualan, namun juga mempercepat rotasi barang dan tekanan logistik global.

Pertumbuhan sektor ini berdampak signifikan pada PDB beberapa negara produsen, sekaligus meningkatkan pendapatan dari ekspor tekstil dan pakaian jadi. Industri ini menjadi kontributor utama bagi ekonomi lokal di Asia Tenggara.

Namun, produksi massal fast fashion menimbulkan dampak lingkungan. Limbah tekstil dan emisi karbon yang tinggi memunculkan biaya tidak langsung bagi masyarakat dan pemerintah dalam jangka panjang.

Fluktuasi harga bahan baku seperti katun dan poliester memengaruhi harga jual produk global. Perubahan ekonomi di negara penghasil dapat langsung berdampak pada ketersediaan dan biaya fast fashion di pasar internasional.

Perusahaan raksasa fast fashion seperti Inditex (Zara), H&M, dan Uniqlo berperan besar dalam membentuk pola konsumsi global. Pendapatan mereka mencapai puluhan miliar USD per tahun, mencerminkan daya beli konsumen yang tinggi.

Tren fast fashion juga mendorong inovasi di logistik dan teknologi manufaktur. Perusahaan menggunakan AI dan analisis data untuk memprediksi permintaan dan meminimalkan risiko stok berlebih.

Fenomena ini menegaskan bahwa fast fashion bukan sekadar industri pakaian, tetapi sektor ekonomi global yang memengaruhi rantai pasok, perdagangan internasional, dan lingkungan, sekaligus menjadi indikator tren konsumsi dunia.

Premium WordPress Themes Download
Download Nulled WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes
udemy paid course free download
download lenevo firmware
Premium WordPress Themes Download
udemy paid course free download
Tags: CobisnisEkonomi globalFast fashionPebisnismudaTekstil

Related Posts

AS Tarik 25 Persen dari Penjualan Chip Nvidia H200 ke China

AS Tarik 25 Persen dari Penjualan Chip Nvidia H200 ke China

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan pemerintahannya menyetujui penjualan chip AI Nvidia H200 ke China dengan ketentuan...

Sejarah Turkish Delight, dari Istana Ottoman hingga Cemilan Dunia

Sejarah Turkish Delight, dari Istana Ottoman hingga Cemilan Dunia

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Turkish Delight, atau dikenal sebagai lokum, adalah permen tradisional Turki yang sudah ada sejak abad ke-15. Permen...

Mengulik Sejarah Sultan Ahmed Mosque, Masjid Ikonik Turki

Mengulik Sejarah Sultan Ahmed Mosque, Masjid Ikonik Turki

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Sultan Ahmed Mosque, yang dikenal dengan julukan Blue Mosque, adalah salah satu ikon paling terkenal di Istanbul,...

Iran Tak Gentar Ancaman AS–Israel, Konflik Kawasan Kian Memanas

Iran Tak Gentar Ancaman AS–Israel, Konflik Kawasan Kian Memanas

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Ketegangan geopolitik global kembali menguat setelah Iran menyatakan kesiapan menghadapi potensi konflik bersenjata dengan Amerika Serikat dan...

Cuma Makan Putih Telur Saat Sarapan, Ini yang Terjadi

Cuma Makan Putih Telur Saat Sarapan, Ini yang Terjadi

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Ahli diet asal Amerika Serikat, Karen Ansel, RDN, mencoba pola sarapan ekstrem dengan hanya mengonsumsi putih telur...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Fabio Di Giannantonio Pilih Jalur Sendiri, Tak Mau Ikuti Setup Marc Marquez di MotoGP 2025

Malam Nisfu Syaban 2026 Jatuh Awal Februari, Ini Waktu dan Amalan yang Dianjurkan

January 12, 2026
Ari Askhara

Pernah Berkasus di Garuda Indonesia, Ari Askhara Kini Jadi Dirut HUMI

January 15, 2026
China Catat Surplus Perdagangan Rekor US$1,2 Triliun Meski Dihantam Tarif Trump

China Catat Surplus Perdagangan Rekor US$1,2 Triliun Meski Dihantam Tarif Trump

January 14, 2026
Purbaya Sebut Coretax Masih Banyak Masalah, Perbaikan 1 Bulan Belum Cukup

Purbaya Tegas: Rokok Ilegal Harus Masuk Sistem atau Ditindak

January 14, 2026
Iran Tutup Wilayah Udara, Penerbangan Komersial Dibatasi Akibat Ketegangan Politik

Iran Tutup Wilayah Udara, Penerbangan Komersial Dibatasi Akibat Ketegangan Politik

January 15, 2026
Negara Terima Rp 5,2 Triliun dari Denda Sawit dan Tambang

Negara Terima Rp 5,2 Triliun dari Denda Sawit dan Tambang

January 15, 2026
Ketegangan Iran–AS Meningkat, Washington Kurangi Personel di Pangkalan Qatar

Ini Daftar 75 Negara yang Visa Imigrannya Ditangguhkan Amerika Serikat

January 15, 2026
Ketegangan Iran–AS Meningkat, Washington Kurangi Personel di Pangkalan Qatar

AS Hentikan Sementara Visa Imigran dari Puluhan Negara, Berlaku Mulai 21 Januari

January 15, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved