• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, September 28, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

Mudik Lebaran: Tradisi Pulang Kampung yang Sarat Makna

Hidayat Taufik by Hidayat Taufik
March 19, 2026
in Nasional
0
Mudik Lebaran: Tradisi Pulang Kampung yang Sarat Makna

JAKARTA, Cobisnis.com – Menjelang Hari Raya Idulfitri, tradisi mudik kembali menjadi fenomena tahunan yang dilakukan jutaan masyarakat Indonesia.

Para perantau berbondong-bondong meninggalkan kota tempat bekerja untuk pulang ke kampung halaman dan berkumpul bersama keluarga.

Pada arus mudik Lebaran 2026, puncak pergerakan kendaraan diperkirakan terjadi pada 18 Maret 2026 atau sekitar tiga hari sebelum Idulfitri. Sekitar 3,5 juta kendaraan diprediksi akan keluar dari kawasan Jabodetabek menuju berbagai daerah di Tanah Air.

Meski sudah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat, tidak banyak yang mengetahui asal-usul istilah mudik.

Berdasarkan penelusuran Kementerian Komunikasi dan Informatika melalui portal Indonesia Baik, kata mudik berasal dari ungkapan bahasa Jawa “mulih dilik” yang berarti pulang sebentar.

Dalam perkembangannya, istilah tersebut digunakan untuk menggambarkan kebiasaan kembali ke kampung halaman.

Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) mendefinisikan mudik sebagai perjalanan menuju daerah udik atau pedalaman, serta aktivitas pulang ke kampung halaman.

Antropolog Universitas Gadjah Mada, Heddy Shri Ahimsa-Putra, menjelaskan bahwa istilah mudik juga berkaitan dengan kata “udik” dalam bahasa Melayu yang merujuk pada wilayah hulu sungai.

Pada masa lalu, istilah ini digunakan untuk menggambarkan perjalanan dari hilir ke hulu.

Seiring perubahan zaman, makna mudik mengalami pergeseran. Istilah yang semula berkaitan dengan arah geografis kini lebih identik dengan tradisi pulang kampung saat hari raya.

Fenomena mudik semakin berkembang seiring meningkatnya urbanisasi sejak dekade 1970-an. Saat itu, banyak masyarakat desa merantau ke kota besar untuk mencari pekerjaan.

Guru Besar Fakultas Ilmu Budaya Universitas Airlangga, Purnawan Basundoro, menyebut bahwa arus urbanisasi pada periode 1960-an hingga 1970-an membuat kota-kota besar, seperti Jakarta, dipadati pendatang dari berbagai daerah.

Ketika hari raya tiba, para perantau kembali ke kampung halaman untuk berkumpul bersama keluarga. Tradisi ini kemudian mengakar dan terus berlangsung hingga kini.

Kini, mudik tidak hanya dimaknai sebagai perjalanan pulang, tetapi juga menjadi simbol kuat nilai kekeluargaan, kebersamaan, dan ikatan emosional masyarakat Indonesia dengan kampung halamannya.

Tags: bersama keluargacobisnis.comFenomenaIdulfitri 1447 Hkampung halamanmasyarakat Indonesiamenjelangmulih diliktahunantradisi mudik

Related Posts

Trump Tawarkan Senjata ke Xi Jinping, China Merespons?

Trump Tawarkan Senjata ke Xi Jinping, China Merespons?

by Hidayat Taufik
September 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com -  Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump disebut sempat menanyakan kepada Presiden China Xi Jinping mengenai kemungkinan membeli...

Hasil Nations League: Yunani Tumbangkan Jerman

Blue Fire Papandayan Muncul, Kunjungan Wisatawan Menurun

by Desti Dwi Natasya
September 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kunjungan wisatawan ke Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Papandayan di Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, menurun...

CitraRaya Jambi Hadirkan Wonderland, Fasilitas Wisata Baru

CitraRaya Jambi Hadirkan Wonderland, Fasilitas Wisata Baru

by Rizki Meirino
September 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Ciputra Group melalui CitraRaya Jambi mengembangkan kawasan terpadu seluas 1.000 hektare dengan konsep Eco Culture yang memadukan...

Sidang Sengketa Pendidikan Gibran di MK Masuk Pembuktian

Sidang Sengketa Pendidikan Gibran di MK Masuk Pembuktian

by Hidayat Taufik
September 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com  - Mahkamah Konstitusi (MK) akan melanjutkan pemeriksaan perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Presiden dan Wakil Presiden 2024...

Nasaruddin Umar Terpilih Jadi Presiden Majelis Imam Masjid Dunia

Nasaruddin Umar Terpilih Jadi Presiden Majelis Imam Masjid Dunia

by Hidayat Taufik
September 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menteri Agama Nasaruddin Umar dipercaya menjadi presiden pertama The International Assembly of Mosque Imams (IAMI) atau Majelis...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Garuda Indonesia Masuk 10 Besar Kru Kabin Terbaik Dunia 2026

Garuda Indonesia Masuk 10 Besar Kru Kabin Terbaik Dunia 2026

September 27, 2026
Gajah Afrika Gunakan Tanaman untuk Obati Diri

Gajah Afrika Gunakan Tanaman untuk Obati Diri

September 27, 2026
Inhealth Gelar Health & Wellness Festival 2026

Inhealth Gelar Health & Wellness Festival 2026

September 27, 2026
IFG dan Jamkrindo Berkolaborasi Hidupkan Budaya dan Dorong UMKM Naik Kelas

IFG dan Jamkrindo Berkolaborasi Hidupkan Budaya dan Dorong UMKM Naik Kelas

September 27, 2026
Hasil Nations League: Yunani Tumbangkan Jerman

Presiden Serbia Vucic Mundur, Incar Kursi Perdana Menteri

September 28, 2026
Trump Tawarkan Senjata ke Xi Jinping, China Merespons?

Trump Tawarkan Senjata ke Xi Jinping, China Merespons?

September 28, 2026
Hasil Nations League: Yunani Tumbangkan Jerman

Meta Dinyatakan Langgar Hukum, Terancam Denda Rp3.500 Triliun

September 28, 2026
Hasil Nations League: Yunani Tumbangkan Jerman

Blue Fire Papandayan Muncul, Kunjungan Wisatawan Menurun

September 28, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved