• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, February 20, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Fakta-Fakta Penyitaan Kapal Tanker Minyak Berbendera Rusia Oleh AS

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
January 9, 2026
in News
0
Fakta-Fakta Penyitaan Kapal Tanker Minyak Berbendera Rusia Oleh AS

JAKARTA, Cobisnis.com – Pasukan Amerika Serikat menyita sebuah kapal tanker minyak berbendera Rusia di Samudra Atlantik pada Rabu setelah pengejaran selama berminggu-minggu di laut lepas. Aksi ini memicu peningkatan ketegangan dengan Moskow sekaligus menambah tekanan terhadap Venezuela, sekutu Rusia.

Kapal tanker tua dan berkarat yang sebelumnya bernama Bella 1 itu telah dijatuhi sanksi oleh AS pada 2024 karena diduga beroperasi dalam “armada bayangan” yang mengangkut minyak Iran secara ilegal. Dalam upaya penyitaan bulan lalu, Penjaga Pantai AS sempat mencoba menghentikan kapal tersebut saat masih berbendera Guyana dan berlayar menuju Venezuela. Namun, awak kapal menolak untuk diperiksa dan justru berbelok tajam ke Samudra Atlantik.

Belakangan, awak kapal mengecat bendera Rusia di lambung kapal dan mendaftarkannya dalam registrasi pelayaran Rusia dengan nama baru, Marinera. Pejabat AS kemudian menyebut Rusia bahkan mengerahkan sebuah kapal selam untuk mengawal tanker tersebut saat berlayar menuju Eropa, meningkatkan risiko konfrontasi langsung antara Washington dan Kremlin.

Menurut laporan pelacakan kapal, Bella 1 disita sekitar 190 mil dari pesisir selatan Islandia. Kementerian Transportasi Rusia mengonfirmasi kehilangan kontak dengan kapal tersebut setelah pasukan AS naik ke atas kapal sekitar pukul 07.00 waktu setempat. Operasi ini melibatkan pasukan elite AL AS, Navy SEALs, yang diterbangkan menggunakan unit penerbangan operasi khusus Angkatan Darat AS. Inggris juga mengakui memberikan bantuan atas permintaan Amerika Serikat.

Rusia mengecam keras penyitaan ini. Moskow menilai tindakan AS melanggar Konvensi PBB tentang Hukum Laut 1982 dan menyebutnya sebagai “pembajakan abad ke-21”. Kementerian Luar Negeri Rusia menuntut agar warga negaranya yang berada di kapal segera dipulangkan. China turut mengecam langkah AS, menyebutnya sebagai pelanggaran serius terhadap hukum internasional.

Dari sisi muatan, perusahaan analitik Kpler memastikan Bella 1 tidak membawa minyak saat disita. Namun, data menunjukkan kapal ini beberapa kali mematikan sistem pelacakan otomatis (AIS), praktik yang umum dilakukan kapal-kapal yang mengangkut minyak dari negara yang terkena sanksi.

Pada hari yang sama, AS juga mengumumkan penyitaan kapal tanker lain bernama Sophia di perairan internasional dekat Karibia. Kapal tersebut membawa sekitar dua juta barel minyak mentah yang dimuat dari Venezuela. Gedung Putih menegaskan akan terus menyita kapal-kapal tanker yang melanggar sanksi, meski berpotensi meningkatkan ketegangan geopolitik dengan Rusia dan China.

Download Nulled WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
Download Best WordPress Themes Free Download
Premium WordPress Themes Download
lynda course free download
download mobile firmware
Download WordPress Themes
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
Tags: amerikaserikatcobisnis.comminyakRusia

Related Posts

Eks Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol Dihukum Penjara Seumur Hidup

Arus Modal ke SBN Dorong ULN Indonesia Naik di Triwulan IV-2025

by Desti Dwi Natasya
February 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia tercatat meningkat pada triwulan IV-2025 menjadi USD431,7 miliar. Kenaikan ini terutama...

Eks Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol Dihukum Penjara Seumur Hidup

Viral di Media Sosial, Ketegangan Knetz vs SEAblings Soroti Identitas dan Diskriminasi Digital

by Desti Dwi Natasya
February 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Jagat media sosial dalam beberapa pekan terakhir diwarnai ketegangan antara Knetz dan SEAblings. Perseteruan digital ini melibatkan...

Eks Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol Dihukum Penjara Seumur Hidup

Eks Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol Dihukum Penjara Seumur Hidup

by Desti Dwi Natasya
February 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Mantan Presiden Korea Selatan, Yoon Suk-yeol, resmi dijatuhi hukuman penjara seumur hidup oleh Pengadilan Distrik Pusat Seoul...

Prakiraan Cuaca Ibu Kota Provinsi se-Indonesia, Jumat 20 Februari 2026

Prakiraan Cuaca Ibu Kota Provinsi se-Indonesia, Jumat 20 Februari 2026

by Hidayat Taufik
February 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk seluruh ibu kota provinsi di Indonesia pada...

Puasa Perdana Usai Mualaf, Ruben Onsu Targetkan Lancar Ngaji

Puasa Perdana Usai Mualaf, Ruben Onsu Targetkan Lancar Ngaji

by Hidayat Taufik
February 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Tahun 2026 menjadi Ramadan pertama yang dijalani Ruben Onsu setelah dirinya resmi memeluk Islam pada 2025, tepat...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

September 18, 2025
Mulai 2027, Biaya Parkir Akan Digabung STNK dan Dibayar Sekali Setahun

Mulai 2027, Biaya Parkir Akan Digabung STNK dan Dibayar Sekali Setahun

February 16, 2026
Ari Askhara

Mantan Dirut Garuda Indonesia Ari Askhara Mundur dari GTSI, Kenapa?

February 19, 2026
Kesaksian Perdana Mark Zuckerberg Soal Dampak Media Sosial Terhadap Kesehatan Mental Anak

Kesaksian Perdana Mark Zuckerberg Soal Dampak Media Sosial Terhadap Kesehatan Mental Anak

February 20, 2026
Eks Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol Dihukum Penjara Seumur Hidup

Arus Modal ke SBN Dorong ULN Indonesia Naik di Triwulan IV-2025

February 20, 2026
Eks Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol Dihukum Penjara Seumur Hidup

Viral di Media Sosial, Ketegangan Knetz vs SEAblings Soroti Identitas dan Diskriminasi Digital

February 20, 2026
Eks Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol Dihukum Penjara Seumur Hidup

Eks Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol Dihukum Penjara Seumur Hidup

February 20, 2026
Mulai 21 Feb, 4 Rute TransJakarta Dirombak demi Layanan Lebih Efektif

Mulai 21 Feb, 4 Rute TransJakarta Dirombak demi Layanan Lebih Efektif

February 20, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved