• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, October 25, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Fakta-Fakta Penyitaan Kapal Tanker Minyak Berbendera Rusia Oleh AS

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
January 9, 2026
in News
0
Fakta-Fakta Penyitaan Kapal Tanker Minyak Berbendera Rusia Oleh AS

JAKARTA, Cobisnis.com – Pasukan Amerika Serikat menyita sebuah kapal tanker minyak berbendera Rusia di Samudra Atlantik pada Rabu setelah pengejaran selama berminggu-minggu di laut lepas. Aksi ini memicu peningkatan ketegangan dengan Moskow sekaligus menambah tekanan terhadap Venezuela, sekutu Rusia.

Kapal tanker tua dan berkarat yang sebelumnya bernama Bella 1 itu telah dijatuhi sanksi oleh AS pada 2024 karena diduga beroperasi dalam “armada bayangan” yang mengangkut minyak Iran secara ilegal. Dalam upaya penyitaan bulan lalu, Penjaga Pantai AS sempat mencoba menghentikan kapal tersebut saat masih berbendera Guyana dan berlayar menuju Venezuela. Namun, awak kapal menolak untuk diperiksa dan justru berbelok tajam ke Samudra Atlantik.

Belakangan, awak kapal mengecat bendera Rusia di lambung kapal dan mendaftarkannya dalam registrasi pelayaran Rusia dengan nama baru, Marinera. Pejabat AS kemudian menyebut Rusia bahkan mengerahkan sebuah kapal selam untuk mengawal tanker tersebut saat berlayar menuju Eropa, meningkatkan risiko konfrontasi langsung antara Washington dan Kremlin.

Menurut laporan pelacakan kapal, Bella 1 disita sekitar 190 mil dari pesisir selatan Islandia. Kementerian Transportasi Rusia mengonfirmasi kehilangan kontak dengan kapal tersebut setelah pasukan AS naik ke atas kapal sekitar pukul 07.00 waktu setempat. Operasi ini melibatkan pasukan elite AL AS, Navy SEALs, yang diterbangkan menggunakan unit penerbangan operasi khusus Angkatan Darat AS. Inggris juga mengakui memberikan bantuan atas permintaan Amerika Serikat.

Rusia mengecam keras penyitaan ini. Moskow menilai tindakan AS melanggar Konvensi PBB tentang Hukum Laut 1982 dan menyebutnya sebagai “pembajakan abad ke-21”. Kementerian Luar Negeri Rusia menuntut agar warga negaranya yang berada di kapal segera dipulangkan. China turut mengecam langkah AS, menyebutnya sebagai pelanggaran serius terhadap hukum internasional.

Dari sisi muatan, perusahaan analitik Kpler memastikan Bella 1 tidak membawa minyak saat disita. Namun, data menunjukkan kapal ini beberapa kali mematikan sistem pelacakan otomatis (AIS), praktik yang umum dilakukan kapal-kapal yang mengangkut minyak dari negara yang terkena sanksi.

Pada hari yang sama, AS juga mengumumkan penyitaan kapal tanker lain bernama Sophia di perairan internasional dekat Karibia. Kapal tersebut membawa sekitar dua juta barel minyak mentah yang dimuat dari Venezuela. Gedung Putih menegaskan akan terus menyita kapal-kapal tanker yang melanggar sanksi, meski berpotensi meningkatkan ketegangan geopolitik dengan Rusia dan China.

Download Best WordPress Themes Free Download
Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
free download udemy course
download huawei firmware
Premium WordPress Themes Download
udemy paid course free download
Tags: amerikaserikatcobisnis.comminyakRusia

Related Posts

Bukan Cuma Pikiran, Ini 6 Gejala Fisik Saat Kamu Cemas

Bukan Cuma Pikiran, Ini 6 Gejala Fisik Saat Kamu Cemas

by Hidayat Taufik
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kecemasan dapat muncul dalam berbagai situasi, mulai dari menghadapi ujian hingga menunggu kabar yang penting. Meski wajar...

Monako Ungguli Puluhan Destinasi, Jadi Negara Terbaik untuk Ditinggali pada 2026

Monako Ungguli Puluhan Destinasi, Jadi Negara Terbaik untuk Ditinggali pada 2026

by Hidayat Taufik
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Monako dinobatkan sebagai tempat tinggal terbaik di dunia pada 2026 berdasarkan Nomad Lifestyle Index yang dirilis Nomad...

Diakui Dunia, Indonesia Jadi Negara Paling Ramah Keempat pada 2026

Diakui Dunia, Indonesia Jadi Negara Paling Ramah Keempat pada 2026

by Hidayat Taufik
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Indonesia berhasil menempati peringkat keempat sebagai negara paling ramah di dunia pada 2026 berdasarkan Readers' Choice Awards...

Daftar 10 Negara Penghasil Emas Terbanyak pada 2026, RI Masuk?

Daftar 10 Negara Penghasil Emas Terbanyak pada 2026, RI Masuk?

by Hidayat Taufik
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Produksi emas dunia masih didominasi sejumlah negara dengan industri pertambangan berskala besar. Berdasarkan data Mineral Commodity Summaries...

Mendagri Dorong Pemda Sisihkan Dana untuk Renovasi Rumah Warga

Mendagri Dorong Pemda Sisihkan Dana untuk Renovasi Rumah Warga

by Hidayat Taufik
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian meminta pemerintah daerah mengalokasikan anggaran untuk memperbaiki rumah warga yang kondisinya tidak...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
PPN Tiket Pesawat Ditanggung Pemerintah Saat Natal 2026 dan Tahun Baru 2027

PPN Tiket Pesawat Ditanggung Pemerintah Saat Natal 2026 dan Tahun Baru 2027

October 24, 2026
Gaet wisman Australia, Kemenpar Buka Penerbangan TransNusa Rute Melbourne-Bali

Gaet wisman Australia, Kemenpar Buka Penerbangan TransNusa Rute Melbourne-Bali

October 24, 2026
Kemenpar Rancang Paket Wisata Jakarta dan Bogor Melalui Kegiatan Famtrip

Kemenpar Rancang Paket Wisata Jakarta dan Bogor Melalui Kegiatan Famtrip

October 24, 2026
AS Peringatkan Ancaman Iran terhadap Warganya di Timur Tengah

AS Peringatkan Ancaman Iran terhadap Warganya di Timur Tengah

October 24, 2026
Bukan Cuma Pikiran, Ini 6 Gejala Fisik Saat Kamu Cemas

Bukan Cuma Pikiran, Ini 6 Gejala Fisik Saat Kamu Cemas

October 25, 2026
Monako Ungguli Puluhan Destinasi, Jadi Negara Terbaik untuk Ditinggali pada 2026

Monako Ungguli Puluhan Destinasi, Jadi Negara Terbaik untuk Ditinggali pada 2026

October 25, 2026
Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

Bakom Dorong Komunikasi Pemerintah yang Lebih Banyak Mendengar

October 25, 2026
Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

Bakom Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah Jaga Kepercayaan Publik

October 25, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved