• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, September 25, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Enam dari 10 Karyawan di Indonesia Lebih Menyukai Fleksibilitas Dari Pada Empat Hari Kerja Dalam Seminggu

Indra Purnama by Indra Purnama
June 21, 2022
in Ekonomi Bisnis
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Qualtrics, perusahaan pemimpin dan pencipta kategori manajemen pengalaman (XM) mengungkapkan melalui penelitian terbarunya bahwa 58% karyawan full-time di Indonesia lebih suka fleksibilitas sehingga bisa bekerja sesuai waktu pilihan mereka daripada satu hari lebih sedikit di tempat kerja (42%). Sentimen serupa juga disuarakan oleh responden di seluruh Asia Tenggara, dengan 60% memilih fleksibilitas daripada minggu yang lebih pendek (40%). Fleksibilitas juga menjadi pendorong retensi yang lebih besar (62%) dibandingkan empat hari kerja dalam seminggu (49%) di Indonesia.

Temuan Qualtrics akan membantu pemberi kerja agar berhasil menyelaraskan program baru yang disesuaikan dengan kebutuhan dan harapan karyawan, melihat adanya tren di beberapa organisasi di Indonesia yang ingin menerapkan model kerja hybrid secara permanen karena telah bekerja dari jarak jauh selama dua tahun terakhir.

Bagi sepertiga karyawan di Asia Tenggara (30%), fleksibilitas berarti memiliki kendali atas jam kerja yang mereka inginkan. Karyawan lainnya mendefinisikan fleksibilitas sebagai bekerja dari mana saja (25%), diukur dengan kinerja dan bukan jam (23%), atau dapat memilih hari kerja (15%).

Karyawan terbuka dengan gagasan empat hari kerja dalam seminggu, tetapi juga memiliki kekhawatiran

Sementara mayoritas karyawan lebih memilih fleksibilitas jika diberi pilihan, 83% responden di wilayah tersebut terbuka dalam mendukung pemberi kerja untuk menerapkan empat hari kerja dalam seminggu – sebagian besar melihat peningkatan kesehatan dan kesejahteraan sebagai alasan utama. Mayoritas responden percaya bahwa empat hari kerja dalam seminggu dapat meningkatkan keseimbangan kehidupan bekerja (84%), kesejahteraan mental (79%), dan produktivitas (80%), serta membuat mereka merasa lebih setia kepada pemberi kerja (79%). Sentimen serupa juga muncul di seluruh Asia Tenggara. Sebanyak 68% responden di Indonesia juga berkeinginan untuk mengambil pemotongan gaji agar bisa bekerja satu hari lebih sedikit dalam seminggu, sedikit di atas rata-rata untuk wilayah tersebut (60%).

Meskipun berbagai uji coba empat hari kerja dalam seminggu telah terbukti memberikan manfaat – seperti peningkatan kesejahteraan di Islandia dan peningkatan produktivitas di Jepang – banyak yang percaya akan adanya akibat dari sistem tersebut. Dua pertiga (68%) responden di Indonesia mengatakan mereka akan memiliki jam kerja yang lebih lama, sementara 63% mengatakan kinerja perusahaan akan menurun, dan 55% percaya pelanggan akan frustasi. Responden dari seluruh Asia Tenggara mengungkapkan kekhawatiran yang sama.

Mengukur kinerja dan kesejahteraan dalam model kerja baru

Saat pemberi kerja memperhatikan pergeseran tersebut, dua pendorong utama keberhasilan penerapan cara kerja baru adalah memprioritaskan kesehatan dan kesejahteraan, dan memastikan karyawan tetap dapat bekerja maksimal baik di kantor maupun secara jarak jauh.

Sebanyak 78% responden mengungkapkan bahwa pekerjaan mereka sebagai sumber utama tantangan kesehatan mental. Sementara responden dari Asia Tenggara dalam jumlah serupa mengatakan bahwa bekerja dari jarak jauh memiliki dampak positif (25%) dan negatif (25%) pada kesehatan mental mereka, berbeda dengan responden dari Indonesia – dengan lebih banyak responden lokal menunjukkan dampak positif (29% positif, dibandingkan dengan 24% negatif).

Dua pertiga (63%) responden di Indonesia merasa bahwa bekerja dengan jam kerja yang fleksibel akan berdampak negatif terhadap perkembangan karir mereka. Kombinasi dari temuan ini menyoroti pentingnya memahami kebutuhan individu dalam angkatan kerja agar pemberi kerja dapat mengambil tindakan yang ditargetkan guna memastikan kebutuhan semua karyawan terpenuhi.

Salah satu potensi solusi terhadap tantangan yang ditimbulkan oleh model kerja baru adalah mengukur kinerja karyawan berdasarkan hasil dan bukan jam serta hari kerja, dengan 86% responden mendukung pendekatan ini. Secara khusus, responden melihat secara positif peningkatan efisiensi, fokus, dan pembuatan lingkungan kerja yang merata sebagai alasan utama untuk melakukannya, sementara 41% berharap untuk bekerja lebih sedikit. Mayoritas responden juga menyambut baik pemberi kerja yang menawarkan hari kesehatan mental berbayar, dengan 93% mengatakan bahwa hari tersebut akan menjadi solusi jangka panjang yang positif untuk memastikan kesehatan mental yang baik.

Untuk organisasi yang memikirkan kembali cara kerja tradisional, temuan Qualtrics mengungkapkan dampak dari perubahan yang dipertimbangkan dan diterapkan. Bersikap proaktif untuk memahami cara karyawan ingin bekerja – mempertimbangkan manfaat serta kerugian yang muncul dalam melakukannya – akan memungkinkan pemberi kerja membuat keputusan yang tepat untuk memastikan adopsi cara kerja baru selaras dengan beragam kebutuhan tenaga kerja. Hal tersebut akan membantu memecahkan masalah, seperti tantangan kesehatan dan kesejahteraan saat ini, sampai ke akarnya.

“Di antara desas-desus seputar model kerja baru, pemberi kerja tidak boleh melupakan fakta bahwa apa yang benar-benar diinginkan dan dibiasakan oleh karyawan adalah fleksibilitas dalam menyesuaikan jadwal kerja mereka berdasarkan tuntutan hidup mereka,” kata Lauren Huntington, Employee Experience Solution Strategist, Southeast Asia, Qualtrics. “Semakin ke sini, kami melihat orang membuat keputusan karir dan menemukan kepuasan dalam pekerjaan mereka dengan bekerja untuk organisasi yang benar-benar memahami dan merespons kebutuhan mereka, dan di tempat mereka merasa memiliki. Oleh karena itu, bagian terpenting setiap model kerja bukan hanya jam atau hari kerja – tetapi juga mampu memahami dan secara positif memberikan apa yang diinginkan dan diharapkan orang untuk memastikan semua orang – termasuk pelanggan – mendapatkan manfaat dari transformasi yang sedang diterapkan.”

Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
udemy course download free
download huawei firmware
Premium WordPress Themes Download
free online course
Tags: CobisnisQualtrixUx

Related Posts

Banding Dikabulkan, Hukuman Nadiem Jadi 9 Tahun

Vinicius Belum Tajam, Ancelotti Tetap Percaya

by Desti Dwi Natasya
September 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pelatih Timnas Brasil Carlo Ancelotti tetap memberikan kepercayaan kepada Vinicius Junior meski penyerang Real Madrid tersebut belum...

Kakanwil Ungkap Kondisi Hunian Ferdy Sambo di Lapas Cibinong

Kakanwil Ungkap Kondisi Hunian Ferdy Sambo di Lapas Cibinong

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat menyatakan belum menemukan informasi bahwa Ferdy Sambo menggunakan hunian berfasilitas...

Menhub Ungkap KAI Bakal Impor KRL Bekas dari Jepang

Menhub Ungkap KAI Bakal Impor KRL Bekas dari Jepang

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi buka suara soal rencana PT Kereta Api Indonesia atau KAI mengimpor KRL bekas...

Fajar dan Fikri Kalah di Asian Games 2026, Indonesia Tertinggal 0-2

Fajar dan Fikri Kalah di Asian Games 2026, Indonesia Tertinggal 0-2

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri harus mengakui keunggulan Liang Weikeng dan Wang Chang dalam final beregu...

Subsidi BBM dan LPG 3 Kg 2027 Dipangkas Rp11,4 Triliun

Subsidi BBM dan LPG 3 Kg 2027 Dipangkas Rp11,4 Triliun

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Badan Anggaran DPR RI bersama pemerintah menyepakati pemangkasan anggaran subsidi energi dalam RAPBN 2027. Total subsidi energi...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Tiga Pameran Furnitur Satukan Rantai Industri dari Hulu ke Hilir

Tiga Pameran Furnitur Satukan Rantai Industri dari Hulu ke Hilir

September 24, 2026
Kesehatan Jantung Dimulai dari Tingkat Seluler

Kesehatan Jantung Dimulai dari Tingkat Seluler

September 24, 2026
Mencuci Handuk - pexels/Towfiqu barbhuiya

Sudah dicuci tapi Handuk Masih Bau Apek? Ini 4 Penyebabnya

September 24, 2026
Petrokimia Gresik Soroti Talenta Hijau di New York

Petrokimia Gresik Soroti Talenta Hijau di New York

September 24, 2026
Midea Electronics Indonesia menghadirkan AC Celest Inverter dengan AI Ecomaster, CoolFlash, PrimeGuard, dan I-Clean untuk kenyamanan serta efisiensi energi.

Midea Hadirkan AC Celest dengan Teknologi AI

September 25, 2026
DVI Ungkap Identitas 20 Korban KM Virgo 8

DVI Ungkap Identitas 20 Korban KM Virgo 8

September 25, 2026
Makanan MBG Tak Sesuai Standar, Sekolah Berhak Menolaknya

Penutupan SPPG Jadi Langkah Korektif, BGN Perkuat Pengawasan MBG

September 24, 2026
Banding Dikabulkan, Hukuman Nadiem Jadi 9 Tahun

Vietnam Bawa Modal Juara ke FIFA ASEAN Cup

September 24, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved