• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Saturday, September 5, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Emas Jadi Pilihan Utama Saat Krisis, Benarkah Investasi Paling Aman?

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 21, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Emas Antam Sentuh Rp2,035 Juta/Gram, Naik 34% Setahun

JAKARTA, Cobisnis.com – Emas sejak lama dianggap sebagai aset lindung nilai atau safe haven ketika krisis melanda. Dalam berbagai situasi ketidakpastian ekonomi dan geopolitik, emas kerap menjadi pilihan investor untuk menjaga kekayaan dari risiko penurunan aset lain.

Keunggulan emas terletak pada sifatnya yang tidak bergantung pada kinerja perusahaan atau utang negara. Nilainya didasarkan pada kelangkaan dan penerimaan global, sehingga mampu bertahan ketika saham maupun obligasi tertekan.

Data historis menunjukkan peran emas semakin jelas saat krisis. Pada 2008, ketika krisis finansial mengguncang dunia, harga emas melonjak dari sekitar USD 800 per ons menjadi lebih dari USD 1.200 pada 2010. Lonjakan ini menandakan kepercayaan investor terhadap emas sebagai aset aman.

Fenomena serupa terjadi saat pandemi COVID-19 pada 2020. Ketika pasar saham anjlok, harga emas justru menembus rekor di atas USD 2.000 per ons. Hal ini menegaskan bahwa emas masih relevan sebagai aset pelindung nilai di tengah ketidakpastian global.

Namun, emas tidak selalu memberikan keuntungan berkelanjutan. Periode 2011 hingga 2018 mencatat harga emas cenderung stagnan bahkan turun. Hal ini menunjukkan emas tidak selalu ideal untuk investasi jangka panjang tanpa diversifikasi aset lain.

Selain itu, emas tidak menghasilkan imbal hasil rutin seperti dividen saham atau bunga obligasi. Investor yang hanya menyimpan emas mungkin harus menanggung biaya penyimpanan atau risiko fluktuasi harga jangka pendek.

Faktor lain yang memengaruhi harga emas adalah kebijakan suku bunga The Federal Reserve. Saat suku bunga naik, obligasi menjadi lebih menarik dan emas bisa tertekan. Sebaliknya, penurunan suku bunga cenderung mendorong kenaikan harga emas.

Nilai dolar AS juga berhubungan erat dengan harga emas. Saat dolar melemah, harga emas cenderung naik karena menjadi lebih murah bagi investor luar negeri. Begitu pula ketika terjadi gejolak geopolitik, permintaan emas biasanya melonjak.

Dengan berbagai karakteristik tersebut, emas tetap penting dalam portofolio investasi. Fungsinya bukan sebagai aset tunggal, melainkan sebagai diversifikasi yang dapat mengurangi risiko kerugian di masa krisis.

Secara keseluruhan, emas memang terbukti menjadi aset yang relatif aman saat terjadi guncangan global. Namun, investor perlu memahami bahwa emas lebih tepat digunakan sebagai pelengkap strategi investasi jangka panjang, bukan satu-satunya pilihan.

Download Nulled WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
online free course
download samsung firmware
Download Nulled WordPress Themes
udemy course download free
Tags: CobisnisEkonomiEmasInvestasi emaspasar keuanganPebisnismuda

Related Posts

Harga Emas Berpotensi Terus Menguat, Investor Diminta Waspadai Profit Taking

Belanda Geser 86 Ton Cadangan Emas ke Inggris, Antisipasi Ketidakpastian Global

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Bank Sentral Belanda atau DNB memindahkan 86 ton emas dari Amerika Serikat dan Kanada ke Inggris di...

Ekonomi Didorong Tumbuh di Atas 6%, Purbaya Yakin Kelas Menengah Bangkit

Ekonomi Didorong Tumbuh di Atas 6%, Purbaya Yakin Kelas Menengah Bangkit

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa optimistis pendapatan masyarakat kelas menengah akan kembali tumbuh dalam 1 sampai 2...

Amran Pecat 13 Pejabat Kementan karena Judi Online

Amran Pecat 13 Pejabat Kementan karena Judi Online

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mencopot 13 pejabat di lingkungan Kementerian Pertanian karena dinilai tidak disiplin dan...

Kemensos Periksa Data 1,4 Juta Penerima Bansos yang Terindikasi Judi Online

Kemensos Periksa Data 1,4 Juta Penerima Bansos yang Terindikasi Judi Online

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kementerian Sosial tengah mendalami data 1,4 juta penerima bantuan sosial yang terindikasi terlibat judi online. Data tersebut...

Api Meluas di Cagar Alam Merapi Ungup Ungup Tim BKSDA Turun Tangan

Api Meluas di Cagar Alam Merapi Ungup Ungup Tim BKSDA Turun Tangan

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kebakaran hutan dan lahan melanda kawasan Gunung Ijen, tepatnya di area Cagar Alam Merapi Ungup Ungup. Kobaran...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Amran Pecat 13 Pejabat Kementan karena Judi Online

Amran Pecat 13 Pejabat Kementan karena Judi Online

September 4, 2026
Manajemen Indosat Sapa Pelanggan di Harpelnas 2026

Manajemen Indosat Sapa Pelanggan di Harpelnas 2026

September 4, 2026
DMS+ memaparkan roadmap scale-up 2027 bertajuk Wider, Higher, Bigger melalui ekspansi platform, vertical movie, Creator Room, My Movie, dan IP Management.

DMS+ Siapkan Roadmap Scale-Up 2027 “Wider, Higher, Bigger”

September 4, 2026
Kemensos menjelaskan perubahan desil DTSEN yang dipengaruhi masuknya sekitar 12 juta data baru dari BKKBN dan telah dikoreksi melalui Volume 3.1.

Kemensos Ungkap Penyebab Desil DTSEN Berubah

September 4, 2026
Makan Telur - pexels/ROMAN ODINTSOV

Waktu Terbaik Makan Makanan Berprotein Waktu Sarapan atau Makan Malam?

September 5, 2026
Liverpool meraih kemenangan perdana musim ini setelah mengalahkan Ipswich Town 2-0 berkat dua gol Alexander Isak dari assist Cody Gakpo.

Liverpool Taklukkan Ipswich, Isak Jadi Bintang

September 5, 2026
Suara Dentuman di Bandung, BMKG Ungkap Dugaan Penyebab

Suara Dentuman di Bandung, BMKG Ungkap Dugaan Penyebab

September 5, 2026
Bocoran terbaru menyebut harga iPhone Ultra 256GB bisa mencapai Rp32,7 juta, sementara iPhone 18 Pro dan Pro Max juga diprediksi naik.

iPhone Ultra Diprediksi Tembus Rp32 Juta

September 5, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved