• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, April 7, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Emas Jadi Pilihan Utama Saat Krisis, Benarkah Investasi Paling Aman?

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 21, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Emas Antam Sentuh Rp2,035 Juta/Gram, Naik 34% Setahun

JAKARTA, Cobisnis.com – Emas sejak lama dianggap sebagai aset lindung nilai atau safe haven ketika krisis melanda. Dalam berbagai situasi ketidakpastian ekonomi dan geopolitik, emas kerap menjadi pilihan investor untuk menjaga kekayaan dari risiko penurunan aset lain.

Keunggulan emas terletak pada sifatnya yang tidak bergantung pada kinerja perusahaan atau utang negara. Nilainya didasarkan pada kelangkaan dan penerimaan global, sehingga mampu bertahan ketika saham maupun obligasi tertekan.

Data historis menunjukkan peran emas semakin jelas saat krisis. Pada 2008, ketika krisis finansial mengguncang dunia, harga emas melonjak dari sekitar USD 800 per ons menjadi lebih dari USD 1.200 pada 2010. Lonjakan ini menandakan kepercayaan investor terhadap emas sebagai aset aman.

Fenomena serupa terjadi saat pandemi COVID-19 pada 2020. Ketika pasar saham anjlok, harga emas justru menembus rekor di atas USD 2.000 per ons. Hal ini menegaskan bahwa emas masih relevan sebagai aset pelindung nilai di tengah ketidakpastian global.

Namun, emas tidak selalu memberikan keuntungan berkelanjutan. Periode 2011 hingga 2018 mencatat harga emas cenderung stagnan bahkan turun. Hal ini menunjukkan emas tidak selalu ideal untuk investasi jangka panjang tanpa diversifikasi aset lain.

Selain itu, emas tidak menghasilkan imbal hasil rutin seperti dividen saham atau bunga obligasi. Investor yang hanya menyimpan emas mungkin harus menanggung biaya penyimpanan atau risiko fluktuasi harga jangka pendek.

Faktor lain yang memengaruhi harga emas adalah kebijakan suku bunga The Federal Reserve. Saat suku bunga naik, obligasi menjadi lebih menarik dan emas bisa tertekan. Sebaliknya, penurunan suku bunga cenderung mendorong kenaikan harga emas.

Nilai dolar AS juga berhubungan erat dengan harga emas. Saat dolar melemah, harga emas cenderung naik karena menjadi lebih murah bagi investor luar negeri. Begitu pula ketika terjadi gejolak geopolitik, permintaan emas biasanya melonjak.

Dengan berbagai karakteristik tersebut, emas tetap penting dalam portofolio investasi. Fungsinya bukan sebagai aset tunggal, melainkan sebagai diversifikasi yang dapat mengurangi risiko kerugian di masa krisis.

Secara keseluruhan, emas memang terbukti menjadi aset yang relatif aman saat terjadi guncangan global. Namun, investor perlu memahami bahwa emas lebih tepat digunakan sebagai pelengkap strategi investasi jangka panjang, bukan satu-satunya pilihan.

Download WordPress Themes Free
Free Download WordPress Themes
Download WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
udemy free download
download samsung firmware
Download WordPress Themes Free
free download udemy course
Tags: CobisnisEkonomiEmasInvestasi emaspasar keuanganPebisnismuda

Related Posts

Airlangga Sebut Kenaikan Harga Avtur Berdampak Langsung ke Tarif Tiket Pesawat

Airlangga Sebut Kenaikan Harga Avtur Berdampak Langsung ke Tarif Tiket Pesawat

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kenaikan harga avtur global disebut menjadi penyebab utama melonjaknya harga tiket pesawat domestik dalam beberapa waktu terakhir....

Harga BBM Subsidi Dipastikan Tak Naik Meski Konflik Timur Tengah Memanas

Purbaya Angkat Bicara soal Wacana Potong Gaji Menteri, Angka 25% Muncul

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Wacana pemotongan gaji menteri mencuat di tengah upaya pemerintah menjaga defisit APBN tetap di bawah 3%, dengan...

Maskapai Dapat Lampu Hijau untuk Naikkan Biaya BBM hingga 38%, Tiket Berpotensi Ikut Naik

Maskapai Dapat Lampu Hijau untuk Naikkan Biaya BBM hingga 38%, Tiket Berpotensi Ikut Naik

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah memberi lampu hijau bagi maskapai domestik untuk menaikkan fuel surcharge hingga 38% akibat kenaikan harga avtur...

Ada 14 Perusahaan Asuransi dan Dana Pensiun dalam Pantauan Ketat OJK

Ada 14 Perusahaan Asuransi dan Dana Pensiun dalam Pantauan Ketat OJK

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah melakukan pengawasan ketat terhadap 14 perusahaan di sektor asuransi dan dana pensiun....

ADRO Siapkan Rp 5 Triliun untuk Buyback Saham dalam Rencana yang Diperbarui

ADRO Siapkan Rp 5 Triliun untuk Buyback Saham dalam Rencana yang Diperbarui

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) merevisi rencana buyback saham dengan menaikkan anggaran menjadi maksimal Rp 5...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Harga Batu Bara Naik, Ikuti Kenaikan Minyak dan Gangguan Pasokan Energi

Harga Batu Bara Naik, Ikuti Kenaikan Minyak dan Gangguan Pasokan Energi

April 6, 2026
Maskapai Dapat Lampu Hijau untuk Naikkan Biaya BBM hingga 38%, Tiket Berpotensi Ikut Naik

Maskapai Dapat Lampu Hijau untuk Naikkan Biaya BBM hingga 38%, Tiket Berpotensi Ikut Naik

April 6, 2026
BSI Salurkan Rp1,65 Triliun KUR Syariah, 11 Ribu UMKM Terjangkau

BSI Salurkan Rp1,65 Triliun KUR Syariah, 11 Ribu UMKM Terjangkau

April 6, 2026
Harga BBM Subsidi Dipastikan Tak Naik Meski Konflik Timur Tengah Memanas

Purbaya Angkat Bicara soal Wacana Potong Gaji Menteri, Angka 25% Muncul

April 6, 2026
Modus Ritual Mandi Kembang, Guru Silat di Serang Diduga Cabuli 5 Murid

Modus Ritual Mandi Kembang, Guru Silat di Serang Diduga Cabuli 5 Murid

April 7, 2026
Ratusan Bahasa Terancam Punah, DPD RI Dorong Percepatan Pembahasan RUU Bahasa Daerah

Ratusan Bahasa Terancam Punah, DPD RI Dorong Percepatan Pembahasan RUU Bahasa Daerah

April 6, 2026
Wabah Campak di Bangladesh, 38 Anak Meninggal Akibat Rendahnya Vaksinasi

Wabah Campak di Bangladesh, 38 Anak Meninggal Akibat Rendahnya Vaksinasi

April 6, 2026
BSI Salurkan Rp1,65 Triliun KUR Syariah, 11 Ribu UMKM Terjangkau

BSI Salurkan Rp1,65 Triliun KUR Syariah, 11 Ribu UMKM Terjangkau

April 6, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved