• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, April 1, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Ekonomi RI Diproyeksi Masih Lesu, Pemerintah Andalkan Stimulus di Sisa Tahun

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
August 5, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Ekonom Sebut Ekonomi Indonesia Masih Baik-Baik Saja

JAKARTA, Cobisnis.com – Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Susiwijono Moegiarso menanggapi proyeksi perlambatan pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal II tahun 2025 dibandingkan kuartal sebelumnya.

Meski demikian, ia menyampaikan bahwa pemerintah tetap optimis terhadap pertumbuhan ekonomi nasional yang diperkirakan masih akan berada di zona positif. Optimisme ini didukung oleh berbagai stimulus yang telah disiapkan untuk kuartal III dan IV 2025.

“Kan kemarin kita sudah siapkan stimulus untuk kuartal III, kuartal IV karena memang situasi globalnya seperti ini, terus banyak hal kan tidak indonesia saja semua negara juga,” ujarnya kepada awak media di temui di Kementerian Keuangan, Senin, 4 Agustus.

Ia menyampaikan untuk keseluruhan tahun 2025, pemerintah masih menargetkan pertumbuhan ekonomi tetap di angka 5,2 persen.

Susiwijono menambahkan bahwa target ini akan didorong melalui berbagai program dan kebijakan yang difokuskan pada sisa kuartal tahun ini.

“Kita masih ada kuartal III, kuartal IV kita sudah siapkan banyak hal, kita masih yakin mudah-mudahan di kuartal III, kuartal IV bisa kita dorong,” tuturnya.

Ia menambahkan, pemerintah telah melakukan sejumlah rapat dan koordinasi lintas sektor, dimana pada kuartal III semua langkah sudah mulai dijalankan, serta kuartal III, kuartal IV akan kita kebut.

Lebih lanjut, Susiwijono menegaskan bahwa semester II 2025 akan menjadi tumpuan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional di 2025.

Susiwijono menegaskan bahwa upaya pemulihan tidak hanya bergantung pada belanja pemerintah, tetapi juga menyentuh seluruh aspek konsumsi, permintaan, dan penawaran.

“Kita siapkan semua jadi mulai dari sisi demand supply tiap kuartal kita dorong terus mudah-mudahan masih cukup lah dan globalnya ini mudah-mudahan mulai agak kondusif kan,” pungkasnya.

Sebelumnya, Kepala Ekonom Bank Mandiri Andry Asmoro memperkirakan, pertumbuhan ekonomi pada kuartal II 2025 akan mencapai 4,79 persen secara year on year (yoy) atau melambat dibandingkan dengan kuartal I 2025 yang tumbuh sebesar 4,87 persen (yoy).

Namun secara kuartalan atau quarter to quarter (qtq), perekonomian diproyeksikan tumbuh sebesar 3,71 persen pada kuartal II 2025, membaik dari kontraksi sebesar 0,98 persen pada kuartal sebelumnya.

Menurut Andry, perlambatan pertumbuhan ekonomi pada kuartal II 2025 terutama disebabkan oleh melemahnya konsumsi rumah tangga.

“Konsumsi rumah tangga diperkirakan melambat akibat faktor musiman dan perilaku belanja yang lebih selektif. Namun demikian, peningkatan bantuan sosial dari pemerintah diperkirakan dapat membantu menahan perlambatan ini,” tutur Andry dalam keterangan tertulisnya, Senin, 4 Agustus.

Sementara itu, ia menyampaikan bahwa aktivitas investasi diperkirakan akan tumbuh secara moderat pada kuartal II 2025, tercermin dari penurunan penjualan semen dan perlambatan penyaluran kredit produktif perbankan.

Menurutnya hal ini menunjukkan terbentuknya modal yang lebih berhati-hati karena dunia usaha masih menerapkan pendekatan wait-and-see.

Andry menyampaikan bahwa belanja pemerintah diperkirakan mulai pulih dari kontraksi pada periode sebelumnya sebesar 1,38 persen.

“Meskipun total pengeluaran masih cenderung lambat, belanja pemerintah pusat terutama untuk gaji pegawai dan program sosial diperkirakan meningkat pada kuartal ini,” tuturnya.

Selain itu, Andry menyampaikan bahwa pertumbuhan ekspor diperkirakan akan meningkat pada kuartal II 2025, didorong oleh strategi front-loading menjelang penerapan tarif impor AS.

“Kenaikan ini diharapkan dapat menopang kinerja ekspor netto di tengah masih lemahnya perdagangan global,” pungkasnya.

Download Best WordPress Themes Free Download
Free Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Download Nulled WordPress Themes
free download udemy course
download xiomi firmware
Free Download WordPress Themes
download udemy paid course for free
Tags: cobisnis.comEkonomi RIKementerian perekonomianSekretaris

Related Posts

Warga Terlihat Panik, Isu BBM Naik Picu Antrean di Sejumlah SPBU

Warga Terlihat Panik, Isu BBM Naik Picu Antrean di Sejumlah SPBU

by Hidayat Taufik
March 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Isu kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang beredar di masyarakat memicu kepanikan warga di sejumlah wilayah...

Mulai April 2026, Perjalanan Dinas ASN Dibatasi: Luar Negeri 70%, Dalam Negeri 50%

Mulai April 2026, Perjalanan Dinas ASN Dibatasi: Luar Negeri 70%, Dalam Negeri 50%

by Hidayat Taufik
March 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah Indonesia resmi memberlakukan kebijakan efisiensi bagi aparatur sipil negara (ASN) mulai 1 April 2026. Kebijakan ini...

Ranking FIFA Timnas Indonesia Usai Kalah dari Bulgaria di Final FIFA Series 2026

Ranking FIFA Timnas Indonesia Usai Kalah dari Bulgaria di Final FIFA Series 2026

by Hidayat Taufik
March 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Bulgaria setelah kalah 0-1 pada final FIFA Series 2026. Laga tersebut berlangsung...

Biaya Haji 2026 Berpotensi Naik, DPR Minta Pemerintah Tidak Bebani Jemaah

Biaya Haji 2026 Berpotensi Naik, DPR Minta Pemerintah Tidak Bebani Jemaah

by Hidayat Taufik
March 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Ketua Komisi VIII DPR RI, Marwan Dasopang, menyatakan bahwa secara umum persiapan penyelenggaraan ibadah haji 2026 berjalan...

Panduan Istilah Misi Artemis II Sebelum Peluncuran ke Bulan

Panduan Istilah Misi Artemis II Sebelum Peluncuran ke Bulan

by Zahra Zahwa
March 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Misi Artemis II akan membawa empat astronaut mengitari bulan dalam perjalanan selama 10 hari. Karena itu, banyak...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ini Daftar Tarif  Listrik Per 1 April 2026 Cek Rincian Terbaru

Ini Daftar Tarif Listrik Per 1 April 2026 Cek Rincian Terbaru

March 31, 2026
Furab Jadi Tren di Media Sosial, Ini Arti dan Asal-usulnya

Furab Jadi Tren di Media Sosial, Ini Arti dan Asal-usulnya

March 31, 2026
Memahami Masa Tunggu Asuransi Kesehatan, Ini Panduan untuk Nasabah

Memahami Masa Tunggu Asuransi Kesehatan, Ini Panduan untuk Nasabah

March 30, 2026
TNI Gugur di Tengah Konflik Israel-Hizbullah, Keamanan Pasukan PBB Disorot

TNI Gugur di Tengah Konflik Israel-Hizbullah, Keamanan Pasukan PBB Disorot

March 30, 2026
Warga Terlihat Panik, Isu BBM Naik Picu Antrean di Sejumlah SPBU

Warga Terlihat Panik, Isu BBM Naik Picu Antrean di Sejumlah SPBU

March 31, 2026
AS Mulai Kewalahan Hadapi Iran, Biaya Perang Tembus Rp95 Triliun dalam 2 Hari

AS Mulai Kewalahan Hadapi Iran, Biaya Perang Tembus Rp95 Triliun dalam 2 Hari

March 31, 2026
Harga BBM Subsidi Tetap per 1 April 2026, Nasib Pertamax Masih Ditahan Pemerintah

Harga BBM Subsidi Tetap per 1 April 2026, Nasib Pertamax Masih Ditahan Pemerintah

March 31, 2026
Mulai April 2026, Perjalanan Dinas ASN Dibatasi: Luar Negeri 70%, Dalam Negeri 50%

Mulai April 2026, Perjalanan Dinas ASN Dibatasi: Luar Negeri 70%, Dalam Negeri 50%

March 31, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved