• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, July 10, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Ekonomi RI Diproyeksi Masih Lesu, Pemerintah Andalkan Stimulus di Sisa Tahun

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
August 5, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Ekonom Sebut Ekonomi Indonesia Masih Baik-Baik Saja

JAKARTA, Cobisnis.com – Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Susiwijono Moegiarso menanggapi proyeksi perlambatan pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal II tahun 2025 dibandingkan kuartal sebelumnya.

Meski demikian, ia menyampaikan bahwa pemerintah tetap optimis terhadap pertumbuhan ekonomi nasional yang diperkirakan masih akan berada di zona positif. Optimisme ini didukung oleh berbagai stimulus yang telah disiapkan untuk kuartal III dan IV 2025.

“Kan kemarin kita sudah siapkan stimulus untuk kuartal III, kuartal IV karena memang situasi globalnya seperti ini, terus banyak hal kan tidak indonesia saja semua negara juga,” ujarnya kepada awak media di temui di Kementerian Keuangan, Senin, 4 Agustus.

Ia menyampaikan untuk keseluruhan tahun 2025, pemerintah masih menargetkan pertumbuhan ekonomi tetap di angka 5,2 persen.

Susiwijono menambahkan bahwa target ini akan didorong melalui berbagai program dan kebijakan yang difokuskan pada sisa kuartal tahun ini.

“Kita masih ada kuartal III, kuartal IV kita sudah siapkan banyak hal, kita masih yakin mudah-mudahan di kuartal III, kuartal IV bisa kita dorong,” tuturnya.

Ia menambahkan, pemerintah telah melakukan sejumlah rapat dan koordinasi lintas sektor, dimana pada kuartal III semua langkah sudah mulai dijalankan, serta kuartal III, kuartal IV akan kita kebut.

Lebih lanjut, Susiwijono menegaskan bahwa semester II 2025 akan menjadi tumpuan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional di 2025.

Susiwijono menegaskan bahwa upaya pemulihan tidak hanya bergantung pada belanja pemerintah, tetapi juga menyentuh seluruh aspek konsumsi, permintaan, dan penawaran.

“Kita siapkan semua jadi mulai dari sisi demand supply tiap kuartal kita dorong terus mudah-mudahan masih cukup lah dan globalnya ini mudah-mudahan mulai agak kondusif kan,” pungkasnya.

Sebelumnya, Kepala Ekonom Bank Mandiri Andry Asmoro memperkirakan, pertumbuhan ekonomi pada kuartal II 2025 akan mencapai 4,79 persen secara year on year (yoy) atau melambat dibandingkan dengan kuartal I 2025 yang tumbuh sebesar 4,87 persen (yoy).

Namun secara kuartalan atau quarter to quarter (qtq), perekonomian diproyeksikan tumbuh sebesar 3,71 persen pada kuartal II 2025, membaik dari kontraksi sebesar 0,98 persen pada kuartal sebelumnya.

Menurut Andry, perlambatan pertumbuhan ekonomi pada kuartal II 2025 terutama disebabkan oleh melemahnya konsumsi rumah tangga.

“Konsumsi rumah tangga diperkirakan melambat akibat faktor musiman dan perilaku belanja yang lebih selektif. Namun demikian, peningkatan bantuan sosial dari pemerintah diperkirakan dapat membantu menahan perlambatan ini,” tutur Andry dalam keterangan tertulisnya, Senin, 4 Agustus.

Sementara itu, ia menyampaikan bahwa aktivitas investasi diperkirakan akan tumbuh secara moderat pada kuartal II 2025, tercermin dari penurunan penjualan semen dan perlambatan penyaluran kredit produktif perbankan.

Menurutnya hal ini menunjukkan terbentuknya modal yang lebih berhati-hati karena dunia usaha masih menerapkan pendekatan wait-and-see.

Andry menyampaikan bahwa belanja pemerintah diperkirakan mulai pulih dari kontraksi pada periode sebelumnya sebesar 1,38 persen.

“Meskipun total pengeluaran masih cenderung lambat, belanja pemerintah pusat terutama untuk gaji pegawai dan program sosial diperkirakan meningkat pada kuartal ini,” tuturnya.

Selain itu, Andry menyampaikan bahwa pertumbuhan ekspor diperkirakan akan meningkat pada kuartal II 2025, didorong oleh strategi front-loading menjelang penerapan tarif impor AS.

“Kenaikan ini diharapkan dapat menopang kinerja ekspor netto di tengah masih lemahnya perdagangan global,” pungkasnya.

Free Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Download WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
free online course
download karbonn firmware
Download Premium WordPress Themes Free
free online course
Tags: cobisnis.comEkonomi RIKementerian perekonomianSekretaris

Related Posts

Wabah Ebola di Kongo Belum Mencapai Puncak, Kasus Terus Bertambah

Wabah Ebola di Kongo Belum Mencapai Puncak, Kasus Terus Bertambah

by Desti Dwi Natasya
July 10, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo dilaporkan masih terus meluas dan belum menunjukkan tanda-tanda mencapai puncaknya. Organisasi...

James Resmi Tinggalkan DearALICE, Tulis Pesan Haru untuk Penggemar

Lee Ju Myoung Berpeluang Adu Akting dengan Kim Young Kwang di Queen of Taming

by Desti Dwi Natasya
July 10, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Lee Ju Myoung dan Kim Young Kwang dikabarkan mendapat tawaran untuk menjadi pemeran utama dalam drama Korea...

Kasus Bupati Kuansing, KPK Sita 12.000 Dolar Singapura yang Diduga untuk Menhut

Kasus Bupati Kuansing, KPK Sita 12.000 Dolar Singapura yang Diduga untuk Menhut

by Hidayat Taufik
July 10, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang sebesar 12.000 dolar Singapura yang diduga merupakan bagian dari uang dalam...

Jampidsus Akhirnya Angkat Bicara soal Penggeledahan dan Isu yang Menyeret Namanya

Jampidsus Akhirnya Angkat Bicara soal Penggeledahan dan Isu yang Menyeret Namanya

by Hidayat Taufik
July 10, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, menyampaikan penjelasan kepada publik setelah namanya...

Kontroversi Argentina vs Mesir, Pakar Wasit: VAR Terlalu Banyak Campur Tangan

Kontroversi Argentina vs Mesir, Pakar Wasit: VAR Terlalu Banyak Campur Tangan

by Hidayat Taufik
July 10, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara Argentina dan Mesir memicu perdebatan setelah sejumlah keputusan wasit...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Bank Mandiri Taspen Pastikan Layanan KC Purwokerto Tetap Berjalan Normal

Bank Mandiri Taspen Pastikan Layanan KC Purwokerto Tetap Berjalan Normal

July 9, 2026
Gaji Tembus Rp 300 Juta per Bulan, Ini Profesi Paling Mahal di Indonesia Tahun 2026

Gaji Tembus Rp 300 Juta per Bulan, Ini Profesi Paling Mahal di Indonesia Tahun 2026

July 9, 2026
Prudential Indonesia Luncurkan Levela, Platform Literasi Keuangan untuk Gen Z

Prudential Indonesia Luncurkan Levela, Platform Literasi Keuangan untuk Gen Z

July 9, 2026
Dugaan Cuci Uang Rp5,5 Triliun Seret Federasi Argentina, Belum Ada Dakwaan Resmi

Dugaan Cuci Uang Rp5,5 Triliun Seret Federasi Argentina, Belum Ada Dakwaan Resmi

July 9, 2026
Wabah Ebola di Kongo Belum Mencapai Puncak, Kasus Terus Bertambah

Wabah Ebola di Kongo Belum Mencapai Puncak, Kasus Terus Bertambah

July 10, 2026
James Resmi Tinggalkan DearALICE, Tulis Pesan Haru untuk Penggemar

Lee Ju Myoung Berpeluang Adu Akting dengan Kim Young Kwang di Queen of Taming

July 10, 2026
Kasus Bupati Kuansing, KPK Sita 12.000 Dolar Singapura yang Diduga untuk Menhut

Kasus Bupati Kuansing, KPK Sita 12.000 Dolar Singapura yang Diduga untuk Menhut

July 10, 2026
Jampidsus Akhirnya Angkat Bicara soal Penggeledahan dan Isu yang Menyeret Namanya

Jampidsus Akhirnya Angkat Bicara soal Penggeledahan dan Isu yang Menyeret Namanya

July 10, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved