• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, March 15, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Efek Tarif Resiprokal AS, Ketidakpastian Perekonomian Global Makin Tinggi

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
April 24, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Efek Tarif Resiprokal AS, Ketidakpastian Perekonomian Global Makin Tinggi

JAKARTA, Cobisnis.com – Bank Indonesia (BI) ungkapkan ketidakpastian perekonomian global makin tinggi didorong kebijakan tarif resiprokal Amerika Serikat (AS).

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan kebijakan tarif resiprokal AS awal April 2025, serta langkah retaliasi oleh Tiongkok dan kemungkinan dari sejumlah negara lain meningkatkan fragmentasi ekonomi global dan menurunnya volume perdagangan dunia.

“Akibatnya, pertumbuhan ekonomi dunia pada tahun 2025 diprakirakan akan menurun dari 3,2 persen menjadi 2,9 persen dengan penurunan terbesar terjadi di AS dan Tiongkok sejalan dengan dampak perang tarif kedua negara tersebut,” ujarnya dalam konferensi pers, Rabu, 23 April.

Perry menjelaskan pertumbuhan ekonomi di negara maju dan negara berkembang lainnya juga diprakirakan akan melambat, dipengaruhi dampak langsung dari penurunan ekspor ke AS dan dampak tidak langsung dari penurunan volume perdagangan dengan negara-negara lain.

Menurutnya perang tarif dan dampak negatifnya terhadap penurunan pertumbuhan AS, Tiongkok, dan ekonomi dunia memicu peningkatan ketidakpastian pasar keuangan global serta mendorong perilaku risk aversion pemilik modal.

Selain itu, Yield US Treasury menurun dan indeks mata uang dolar AS terhadap berbagai mata uang dunia (DXY) melemah, di tengah peningkatan ekspektasi penurunan Fed Funds Rate (FFR).

Ia menambahkan bahwa aliran modal dunia bergeser dari AS ke negara dan aset yang dianggap aman (safe haven asset), terutama ke aset keuangan di Eropa dan Jepang serta komoditas emas.

Sementara itu, Perry mengatakan aliran keluar modal global dari negara berkembang masih berlanjut sehingga memberikan tekanan terhadap pelemahan mata uangnya.

“Memburuknya kondisi global tersebut memerlukan penguatan respons dan koordinasi kebijakan untuk menjaga ketahanan eksternal, mengendalikan stabilitas, dan mendorong pertumbuhan ekonomi di dalam negeri,” tuturnya.

Download WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
Download Best WordPress Themes Free Download
Download WordPress Themes Free
lynda course free download
download intex firmware
Premium WordPress Themes Download
lynda course free download
Tags: cobisnis.comEfek tarif resiprokalPerekonomian global

Related Posts

Summarecon Crown Gading

Summarecon Crown Gading Representasi Generasi Baru Township Modern

by Iwan Supriyatna
March 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Memasuki tahun keempat, kehadiran Summarecon Crown Gading (SCG) semakin memantapkan posisinya sebagai salah satu kawasan pengembangan paling...

Erick Thohir Klaim Desain Jersey Timnas Indonesia Angkat Identitas Budaya Bangsa

Erick Thohir Klaim Desain Jersey Timnas Indonesia Angkat Identitas Budaya Bangsa

by Hidayat Taufik
March 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Erick Thohir, mengatakan bahwa jersey terbaru tim nasional Indonesia...

Luka Bakar Aktivis KontraS Andrie Yunus Akibat Siraman Air Keras Sampai 24 Persen

Luka Bakar Aktivis KontraS Andrie Yunus Akibat Siraman Air Keras Sampai 24 Persen

by Hidayat Taufik
March 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, menjadi korban penyiraman air keras...

Kenapa Jakarta Terasa Lebih Panas? Ini Penjelasan BMKG

Kenapa Jakarta Terasa Lebih Panas? Ini Penjelasan BMKG

by Hidayat Taufik
March 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Sejumlah warga di Jakarta dan wilayah sekitarnya dalam beberapa hari terakhir merasakan suhu udara yang terasa lebih...

CEO Baru Disney Pimpin Transformasi Besar Taman Hiburan Global

CEO Baru Disney Pimpin Transformasi Besar Taman Hiburan Global

by Zahra Zahwa
March 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Josh D'Amaro resmi memulai hari pertamanya sebagai CEO The Walt Disney Company setelah enam tahun memimpin divisi...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

September 18, 2025
Tiga BUMN Transportasi Terima PMN Rp4,77 Triliun untuk Tingkatkan Layanan Publik

Tiga BUMN Transportasi Terima PMN Rp4,77 Triliun untuk Tingkatkan Layanan Publik

September 16, 2025
Pemerintah Gelontorkan Rp2 Triliun Sebulan Jalankan Program MBG

Pemerintah Gelontorkan Rp2 Triliun Sebulan Jalankan Program MBG

March 3, 2025
Ilustrasi industri tekstil

KSPN Sesalkan Kerja Sama PSSI dengan Kelme, Soroti Nasib Industri Tekstil Nasional

March 14, 2026
Summarecon Crown Gading

Summarecon Crown Gading Representasi Generasi Baru Township Modern

March 15, 2026
Erick Thohir Klaim Desain Jersey Timnas Indonesia Angkat Identitas Budaya Bangsa

Erick Thohir Klaim Desain Jersey Timnas Indonesia Angkat Identitas Budaya Bangsa

March 15, 2026
Luka Bakar Aktivis KontraS Andrie Yunus Akibat Siraman Air Keras Sampai 24 Persen

Luka Bakar Aktivis KontraS Andrie Yunus Akibat Siraman Air Keras Sampai 24 Persen

March 15, 2026
Kenapa Jakarta Terasa Lebih Panas? Ini Penjelasan BMKG

Kenapa Jakarta Terasa Lebih Panas? Ini Penjelasan BMKG

March 15, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved