• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, September 1, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Dunia Bisa Kehilangan 10 Persen Ekonomi Kalau Sampai Hal Ini Terjadi

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
September 14, 2022
in Ekonomi Bisnis
0
Dunia Bisa Kehilangan 10 Persen Ekonomi Kalau Sampai Hal Ini Terjadi

JAKARTA,Cobisnis.com – Dunia diyakini bakal kehilangan 10 persen nilai ekonomi apabila kesepakatan Paris Agreement untuk target net zero emissions 2050 tidak terlaksana secara komprehensif. Demikian yang disampaikan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengutip studi yang dilakukan oleh lembaga nirlaba Swiss Re Institute pada 2021.

“Ini juga menambah tekanan inflasi akibat disrupsi suplai internasional yang terjadi sekarang,” ujarnya ketika menjadi keynote speaker dalam forum HSBC Summit 2022 pada Rabu, 14 September.

Menurut Menkeu, situasi yang berkembang nanti sangat mungkin memicu masalah keuangan, penurunan kesejahteraan, dan pembentukan produk domestik bruto (PDB) yang rendah.

“Isu lingkungan menjadi hal yang sangat penting untuk diperhatikan dunia karena bisa mengancam pertumbuhan serta pembangunan ekonomi. Kita lihat, emisi gas yang meningkat, temperatur yang semakin panas, hingga kenaikan permukaan laut mengindikasikan bahwa isu ini perlu ditangani secara cepat,” tuturnya.

Menkeu menambahkan, dengan berbagai dampak tersebut jelas Indonesia bisa ikut terkena imbas.

“Kami menghitung bahwa perubahan iklim membuat Indonesia kehilangan potensi ekonomi sekitar 0,62 persen hingga 3,45 persen dari PDB pada 2030 mendatang,” tegas dia.

Sebagai informasi, Indonesia sendiri telah meratifikasi Paris Agreement dengan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2016 tentang Pengesahan Paris Agreement to the United Nations Framework Convention on Climate Change, dan diundangkan pada 25 Oktober 2016.

Pengesahan ini merupakan salah satu upaya pemerintah dalam memberikan jaminan kepada setiap warga negara. untuk mendapatkan lingkungan hidup yang berkualitas.

Dalam catatan VOI, pemerintah mengklaim bahwa Indonesia membutuhkan setidaknya 365 miliar dolar AS untuk mencapai penurunan karbon 29 persen.

Sementara untuk target 41 persen diyakini bakal menghabiskan dana tidak kurang dari 495 miliar dolar AS.

Tags: cobisnis.comEkonomi

Related Posts

Data Desil Warga Keliru, Mensos Minta Mutakhirkan Lewat Kelurahan

Data Desil Warga Keliru, Mensos Minta Mutakhirkan Lewat Kelurahan

by Hidayat Taufik
September 1, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul meminta masyarakat yang merasa data desilnya tidak sesuai kondisi...

KLH Usut 19 Perusahaan Terkait Karhutla di Sumatera-Kalimantan

KLH Usut 19 Perusahaan Terkait Karhutla di Sumatera-Kalimantan

by Hidayat Taufik
September 1, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) tengah melakukan penelusuran terhadap 19 perusahaan yang diduga berkaitan dengan kebakaran hutan dan...

Muzani Berharap Gus Kikin Perkuat Peran NU untuk Bangsa

Muzani Berharap Gus Kikin Perkuat Peran NU untuk Bangsa

by Hidayat Taufik
August 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Ahmad Muzani menyampaikan harapannya terhadap kepemimpinan KH Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam...

Prabowo: Koalisi Penting untuk Mengurus Indonesia

Prabowo: Koalisi Penting untuk Mengurus Indonesia

by Hidayat Taufik
August 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa kerja sama antarpartai politik diperlukan untuk mendukung jalannya pemerintahan. Ia menilai ukuran...

Novak Djokovic Gugur di Babak Pembuka US Open 2026 Setelah Takluk dari Mariano Navone

Google Maps Ubah Lake Ontario Menjadi “Lake America” untuk Pengguna di AS

by Zahra Zahwa
August 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pengguna Google Maps di Amerika Serikat kini tidak lagi menemukan nama Lake Ontario seperti sebelumnya. Platform peta...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Coach Justin Bagikan Pelajaran Hidup dari Utang Rp4 Miliar hingga Lunas

Coach Justin Bagikan Pelajaran Hidup dari Utang Rp4 Miliar hingga Lunas

August 24, 2026
Safe Deposit Box MNC Bank Disorot, Kok Bisa Aset Nasabah Hilang?

Safe Deposit Box MNC Bank Disorot, Kok Bisa Aset Nasabah Hilang?

August 30, 2026
Begini Cara AI Bekerja di Balik Tambang AMMAN

Begini Cara AI Bekerja di Balik Tambang AMMAN

August 31, 2026
Dokter Tirta Ungkap Cara Pilih Influencer yang Tepat untuk Bisnis

Dokter Tirta Ungkap Cara Pilih Influencer yang Tepat untuk Bisnis

August 22, 2026
Data Desil Warga Keliru, Mensos Minta Mutakhirkan Lewat Kelurahan

Data Desil Warga Keliru, Mensos Minta Mutakhirkan Lewat Kelurahan

September 1, 2026
KLH Usut 19 Perusahaan Terkait Karhutla di Sumatera-Kalimantan

KLH Usut 19 Perusahaan Terkait Karhutla di Sumatera-Kalimantan

September 1, 2026
Muzani Berharap Gus Kikin Perkuat Peran NU untuk Bangsa

Muzani Berharap Gus Kikin Perkuat Peran NU untuk Bangsa

August 31, 2026
BTN dan PHSI Serahkan Rumah Bagi 30 Pahlawan Bangsa

BTN dan PHSI Serahkan Rumah Bagi 30 Pahlawan Bangsa

August 31, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved