• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, January 11, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Dunia Bisa Kehilangan 10 Persen Ekonomi Kalau Sampai Hal Ini Terjadi

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
September 14, 2022
in Ekonomi Bisnis
0
Dunia Bisa Kehilangan 10 Persen Ekonomi Kalau Sampai Hal Ini Terjadi

JAKARTA,Cobisnis.com – Dunia diyakini bakal kehilangan 10 persen nilai ekonomi apabila kesepakatan Paris Agreement untuk target net zero emissions 2050 tidak terlaksana secara komprehensif. Demikian yang disampaikan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengutip studi yang dilakukan oleh lembaga nirlaba Swiss Re Institute pada 2021.

“Ini juga menambah tekanan inflasi akibat disrupsi suplai internasional yang terjadi sekarang,” ujarnya ketika menjadi keynote speaker dalam forum HSBC Summit 2022 pada Rabu, 14 September.

Menurut Menkeu, situasi yang berkembang nanti sangat mungkin memicu masalah keuangan, penurunan kesejahteraan, dan pembentukan produk domestik bruto (PDB) yang rendah.

“Isu lingkungan menjadi hal yang sangat penting untuk diperhatikan dunia karena bisa mengancam pertumbuhan serta pembangunan ekonomi. Kita lihat, emisi gas yang meningkat, temperatur yang semakin panas, hingga kenaikan permukaan laut mengindikasikan bahwa isu ini perlu ditangani secara cepat,” tuturnya.

Menkeu menambahkan, dengan berbagai dampak tersebut jelas Indonesia bisa ikut terkena imbas.

“Kami menghitung bahwa perubahan iklim membuat Indonesia kehilangan potensi ekonomi sekitar 0,62 persen hingga 3,45 persen dari PDB pada 2030 mendatang,” tegas dia.

Sebagai informasi, Indonesia sendiri telah meratifikasi Paris Agreement dengan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2016 tentang Pengesahan Paris Agreement to the United Nations Framework Convention on Climate Change, dan diundangkan pada 25 Oktober 2016.

Pengesahan ini merupakan salah satu upaya pemerintah dalam memberikan jaminan kepada setiap warga negara. untuk mendapatkan lingkungan hidup yang berkualitas.

Dalam catatan VOI, pemerintah mengklaim bahwa Indonesia membutuhkan setidaknya 365 miliar dolar AS untuk mencapai penurunan karbon 29 persen.

Sementara untuk target 41 persen diyakini bakal menghabiskan dana tidak kurang dari 495 miliar dolar AS.

Tags: cobisnis.comEkonomi

Related Posts

Kesal Utang Rp 300 Ribu Tak Dibayar Pria di Depok Tewas Ditusuk Rekan

Kesal Utang Rp 300 Ribu Tak Dibayar Pria di Depok Tewas Ditusuk Rekan

by Hidayat Taufik
January 10, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kasus pembunuhan terjadi di wilayah Cimanggis, Depok, yang menewaskan seorang pria berinisial DS (42). Korban tewas setelah...

Megawati Soekarnoputri Hadiri Perayaan HUT Ke-53 dan Rakernas PDIP

Megawati Soekarnoputri Hadiri Perayaan HUT Ke-53 dan Rakernas PDIP

by Hidayat Taufik
January 10, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, menghadiri acara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53 PDIP yang dirangkai...

Bulog Jamin Stok Beras Aman hingga Ramadhan dan Idul Fitri 2026

Bulog Jamin Stok Beras Aman hingga Ramadhan dan Idul Fitri 2026

by Hidayat Taufik
January 10, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Perum Bulog memastikan cadangan beras pemerintah (CBP) berada dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga perayaan...

Hubungan Mulai Menghangat, Venezuela dan AS Jajaki Normalisasi Diplomatik

Hubungan Mulai Menghangat, Venezuela dan AS Jajaki Normalisasi Diplomatik

by Hidayat Taufik
January 10, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pemerintah Venezuela mengonfirmasi tengah membuka pembicaraan awal dengan Amerika Serika (AS) untuk memulihkan hubungan diplomatik yang terputus...

Apa Itu Rudal Balistik Oreshnik Yang Ditembakkan Rusia Ke Ukraina?

Apa Itu Rudal Balistik Oreshnik Yang Ditembakkan Rusia Ke Ukraina?

by Zahra Zahwa
January 10, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Rusia kembali meluncurkan rudal Oreshnik ke wilayah Ukraina pada Jumat dini hari, untuk kedua kalinya sejak perang...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
FAO Ungkap 43,5% Warga Indonesia Sulit Akses Pangan Bergizi, Program MBG Jadi Tumpuan Negara

FAO Ungkap 43,5% Warga Indonesia Sulit Akses Pangan Bergizi, Program MBG Jadi Tumpuan Negara

January 10, 2026
OJK Gas Pol! 31.382 Rekening Terkait Judi Online Diblokir

OJK Gas Pol! 31.382 Rekening Terkait Judi Online Diblokir

January 9, 2026
Big Match Indonesia Super League: Persib vs Persija Akhir Pekan Ini

Big Match Indonesia Super League: Persib vs Persija Akhir Pekan Ini

January 10, 2026
Mengenal Pemilik Mukhtara Air, Maskapai Baru yang Mulai Terbang di Indonesia

Biodata dan Agama Pandji Pragiwaksono, Komika yang Dilaporkan ke Polisi Imbas Konten Mens Rea

January 9, 2026
Kesal Utang Rp 300 Ribu Tak Dibayar Pria di Depok Tewas Ditusuk Rekan

Kesal Utang Rp 300 Ribu Tak Dibayar Pria di Depok Tewas Ditusuk Rekan

January 10, 2026
Megawati Soekarnoputri Hadiri Perayaan HUT Ke-53 dan Rakernas PDIP

Megawati Soekarnoputri Hadiri Perayaan HUT Ke-53 dan Rakernas PDIP

January 10, 2026
Bulog Jamin Stok Beras Aman hingga Ramadhan dan Idul Fitri 2026

Bulog Jamin Stok Beras Aman hingga Ramadhan dan Idul Fitri 2026

January 10, 2026
Hubungan Mulai Menghangat, Venezuela dan AS Jajaki Normalisasi Diplomatik

Hubungan Mulai Menghangat, Venezuela dan AS Jajaki Normalisasi Diplomatik

January 10, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved