• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, August 24, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Dukung Swasembada Pangan Nasional, Pupuk Indonesia Raih Satyalancana Wira Karya dari Presiden RI

Dwi Natasya by Dwi Natasya
January 8, 2026
in Ekonomi Bisnis
0
Dukung Swasembada Pangan Nasional, Pupuk Indonesia Raih Satyalancana Wira Karya dari Presiden RI

JAKARTA, Cobisnis.com PT Pupuk Indonesia (Persero) meraih penghargaan Satyalancana Wira Karya dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, atas peran strategis perusahaan dalam mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional. Penghargaan tersebut diserahkan kepada Direktur Utama Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi, dalam rangkaian acara Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan Nasional yang digelar di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1/2026).

Presiden Prabowo dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pelaku dan pemangku kepentingan sektor pertanian atas keberhasilan Indonesia mencapai swasembada pangan lebih cepat dari target yang telah ditetapkan.

“Pada saat saya dilantik menjadi Presiden, saya menargetkan empat tahun untuk swasembada beras dan pangan. Namun berkat kerja keras dan kekompakan seluruh insan pertanian, dalam satu tahun kita sudah mampu berdiri di atas kaki sendiri,” ujar Presiden Prabowo.

Presiden juga berharap capaian ini dapat terus berlanjut dan diperluas ke komoditas pangan lainnya, seiring dengan upaya pemerintah menurunkan harga pupuk bersubsidi demi meringankan beban petani.

“Kita sudah menurunkan harga pupuk, dan jika memungkinkan akan kita turunkan lagi. Target saya selama memimpin adalah harga pangan, pupuk, dan benih semakin terjangkau bagi rakyat. Ke depan, bukan hanya beras, tapi jagung, singkong, dan komoditas lainnya juga harus swasembada,” tegasnya.

Menteri Pertanian Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman, turut menekankan bahwa pupuk merupakan salah satu faktor kunci dalam peningkatan produktivitas pertanian nasional. Ia mengapresiasi kontribusi Pupuk Indonesia dalam mendukung kelancaran distribusi pupuk bersubsidi ke seluruh wilayah Indonesia.

“Harga pupuk turun hingga 20 persen dan pembangunan tujuh pabrik baru dilakukan tanpa membebani APBN. Insya Allah lima pabrik akan diresmikan sebelum 2029,” ujar Mentan Amran.

Direktur Utama Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi, menyampaikan bahwa penghargaan dari Presiden merupakan buah dari kerja kolektif seluruh Insan Pupuk Indonesia dalam menjaga ketersediaan pupuk yang berkualitas dan terjangkau bagi petani.

“Penghargaan ini adalah bentuk apresiasi tertinggi atas kerja keras, kolaborasi, dan dedikasi seluruh Insan Pupuk Indonesia. Kami berterima kasih dan memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh insan yang telah bahu-membahu mendukung terwujudnya swasembada pangan,” ujar Rahmad.

Rahmad juga menegaskan bahwa keberhasilan swasembada pangan merupakan hasil sinergi lintas sektor. Ia menyoroti penyederhanaan regulasi pupuk bersubsidi yang menjadi salah satu faktor penting dalam menurunkan harga pupuk.

“Sebanyak 145 regulasi disederhanakan menjadi satu melalui Perpres Nomor 6 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyaluran Pupuk Bersubsidi, yang kemudian disempurnakan dengan Perpres Nomor 113 Tahun 2025. Kebijakan ini memberikan ruang efisiensi bagi Pupuk Indonesia sehingga harga pupuk dapat ditekan hingga turun 20 persen,” jelasnya.

Lebih lanjut, Rahmad menyampaikan bahwa pupuk memiliki kontribusi signifikan terhadap produktivitas pertanian, mencapai sekitar 63 persen. Oleh karena itu, Pupuk Indonesia terus memastikan ketersediaan pupuk bersubsidi bagi petani sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan nasional.

Transformasi tata kelola penyaluran pupuk bersubsidi juga terus dilakukan pemerintah agar semakin berpihak kepada petani. Saat ini, petani terdaftar sudah dapat menebus pupuk bersubsidi sejak awal tahun dengan mekanisme yang lebih sederhana.

“Melalui digitalisasi sistem iPubers, petani cukup membawa KTP ke kios resmi untuk menebus pupuk. Sistem ini sudah berjalan hingga ke daerah pelosok. Harapannya, kontribusi Pupuk Indonesia benar-benar dirasakan manfaatnya oleh petani dan masyarakat luas,” tutup Rahmad.

Free Download WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
Download Premium WordPress Themes Free
Download WordPress Themes
free download udemy course
download micromax firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
lynda course free download
Tags: cobisnis.comprabowo subiantoPT pupuk IndonesiaSatyalancana Wira KaryaSwasembada Pangan Nasional

Related Posts

Apple

Apple PHK Ratusan Karyawan, Fokus Beralih ke AI

by Desti Dwi Natasya
August 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Apple dilaporkan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap lebih dari 200 karyawan dari divisi pengembangan headset Vision...

Haji Isam Disebut Pimpin Penanganan Karhutla, Ini Kata Istana

Haji Isam Disebut Pimpin Penanganan Karhutla, Ini Kata Istana

by Hidayat Taufik
August 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Istana membantah kabar yang menyebut pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam ditunjuk sebagai koordinator penanganan kebakaran...

TikTok dan ByteDance Sepakati Denda US$400 Juta dalam Kasus Privasi Anak

“Black August” di Rusia, Putin Hadapi Krisis di Tengah Musim Panas

by Zahra Zahwa
August 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Rusia kembali menghadapi periode yang dikenal sebagai “Black August” atau “kutukan Agustus”. Istilah tersebut menjadi sebutan populer...

Alejandro Balde tinggalkan Barcelona

Kecewa Hansi Flick, Alejandro Balde Ingin Tinggalkan Barcelona

by Desti Dwi Natasya
August 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Alejandro Balde dilaporkan telah mengambil keputusan untuk meninggalkan Barcelona setelah menyimpulkan dirinya tidak lagi menjadi bagian dari...

TikTok dan ByteDance Sepakati Denda US$400 Juta dalam Kasus Privasi Anak

Hayden Panettiere dan Perjalanan Hidupnya Setelah Menjadi Bintang Sejak Kecil

by Zahra Zahwa
August 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Aktris Hayden Panettiere meninggal dunia pada usia 36 tahun setelah menjalani kehidupan panjang di bawah sorotan Hollywood....

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Siswa Tojo Una-Una Cerita Perubahan Setelah Dapat MBG

Siswa Tojo Una-Una Cerita Perubahan Setelah Dapat MBG

August 23, 2026
10 Perusahaan Paling Banyak Mempekerjakan Orang di Dunia

10 Perusahaan Paling Banyak Mempekerjakan Orang di Dunia

August 23, 2026
Haji Isam Disebut Pimpin Penanganan Karhutla, Ini Kata Istana

Haji Isam Disebut Pimpin Penanganan Karhutla, Ini Kata Istana

August 23, 2026
Saint Lucia - pexels/THARUN GOWDA

Pulau yang Lagi Tren untuk dikunjungi pada 2026

August 23, 2026
Apple

Apple PHK Ratusan Karyawan, Fokus Beralih ke AI

August 23, 2026
Menpar:  Bromo Kembali dibuka, Percepat Pulihnya Ekonomi Masyarakat

Menpar: Bromo Kembali dibuka, Percepat Pulihnya Ekonomi Masyarakat

August 23, 2026
Haji Isam Disebut Pimpin Penanganan Karhutla, Ini Kata Istana

Haji Isam Disebut Pimpin Penanganan Karhutla, Ini Kata Istana

August 23, 2026
TikTok dan ByteDance Sepakati Denda US$400 Juta dalam Kasus Privasi Anak

“Black August” di Rusia, Putin Hadapi Krisis di Tengah Musim Panas

August 23, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved