• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Saturday, October 3, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Dukung Swasembada Pangan Nasional, Pupuk Indonesia Raih Satyalancana Wira Karya dari Presiden RI

Dwi Natasya by Dwi Natasya
January 8, 2026
in Ekonomi Bisnis
0
Dukung Swasembada Pangan Nasional, Pupuk Indonesia Raih Satyalancana Wira Karya dari Presiden RI

JAKARTA, Cobisnis.com PT Pupuk Indonesia (Persero) meraih penghargaan Satyalancana Wira Karya dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, atas peran strategis perusahaan dalam mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional. Penghargaan tersebut diserahkan kepada Direktur Utama Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi, dalam rangkaian acara Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan Nasional yang digelar di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1/2026).

Presiden Prabowo dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pelaku dan pemangku kepentingan sektor pertanian atas keberhasilan Indonesia mencapai swasembada pangan lebih cepat dari target yang telah ditetapkan.

“Pada saat saya dilantik menjadi Presiden, saya menargetkan empat tahun untuk swasembada beras dan pangan. Namun berkat kerja keras dan kekompakan seluruh insan pertanian, dalam satu tahun kita sudah mampu berdiri di atas kaki sendiri,” ujar Presiden Prabowo.

Presiden juga berharap capaian ini dapat terus berlanjut dan diperluas ke komoditas pangan lainnya, seiring dengan upaya pemerintah menurunkan harga pupuk bersubsidi demi meringankan beban petani.

“Kita sudah menurunkan harga pupuk, dan jika memungkinkan akan kita turunkan lagi. Target saya selama memimpin adalah harga pangan, pupuk, dan benih semakin terjangkau bagi rakyat. Ke depan, bukan hanya beras, tapi jagung, singkong, dan komoditas lainnya juga harus swasembada,” tegasnya.

Menteri Pertanian Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman, turut menekankan bahwa pupuk merupakan salah satu faktor kunci dalam peningkatan produktivitas pertanian nasional. Ia mengapresiasi kontribusi Pupuk Indonesia dalam mendukung kelancaran distribusi pupuk bersubsidi ke seluruh wilayah Indonesia.

“Harga pupuk turun hingga 20 persen dan pembangunan tujuh pabrik baru dilakukan tanpa membebani APBN. Insya Allah lima pabrik akan diresmikan sebelum 2029,” ujar Mentan Amran.

Direktur Utama Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi, menyampaikan bahwa penghargaan dari Presiden merupakan buah dari kerja kolektif seluruh Insan Pupuk Indonesia dalam menjaga ketersediaan pupuk yang berkualitas dan terjangkau bagi petani.

“Penghargaan ini adalah bentuk apresiasi tertinggi atas kerja keras, kolaborasi, dan dedikasi seluruh Insan Pupuk Indonesia. Kami berterima kasih dan memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh insan yang telah bahu-membahu mendukung terwujudnya swasembada pangan,” ujar Rahmad.

Rahmad juga menegaskan bahwa keberhasilan swasembada pangan merupakan hasil sinergi lintas sektor. Ia menyoroti penyederhanaan regulasi pupuk bersubsidi yang menjadi salah satu faktor penting dalam menurunkan harga pupuk.

“Sebanyak 145 regulasi disederhanakan menjadi satu melalui Perpres Nomor 6 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyaluran Pupuk Bersubsidi, yang kemudian disempurnakan dengan Perpres Nomor 113 Tahun 2025. Kebijakan ini memberikan ruang efisiensi bagi Pupuk Indonesia sehingga harga pupuk dapat ditekan hingga turun 20 persen,” jelasnya.

Lebih lanjut, Rahmad menyampaikan bahwa pupuk memiliki kontribusi signifikan terhadap produktivitas pertanian, mencapai sekitar 63 persen. Oleh karena itu, Pupuk Indonesia terus memastikan ketersediaan pupuk bersubsidi bagi petani sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan nasional.

Transformasi tata kelola penyaluran pupuk bersubsidi juga terus dilakukan pemerintah agar semakin berpihak kepada petani. Saat ini, petani terdaftar sudah dapat menebus pupuk bersubsidi sejak awal tahun dengan mekanisme yang lebih sederhana.

“Melalui digitalisasi sistem iPubers, petani cukup membawa KTP ke kios resmi untuk menebus pupuk. Sistem ini sudah berjalan hingga ke daerah pelosok. Harapannya, kontribusi Pupuk Indonesia benar-benar dirasakan manfaatnya oleh petani dan masyarakat luas,” tutup Rahmad.

Download WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes
online free course
download lenevo firmware
Download WordPress Themes Free
udemy course download free
Tags: cobisnis.comprabowo subiantoPT pupuk IndonesiaSatyalancana Wira KaryaSwasembada Pangan Nasional

Related Posts

2 Hari Menjabat, Kapolri Suyudi Rombak 88 Pati dan Pamen

2 Hari Menjabat, Kapolri Suyudi Rombak 88 Pati dan Pamen

by Hidayat Taufik
October 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto melakukan pergeseran jabatan terhadap 88 personel Polri yang terdiri atas perwira tinggi...

Satu Guru, Tiga Ideologi: Kisah Soekarno, Musso dan Kartosuwiryo

Satu Guru, Tiga Ideologi: Kisah Soekarno, Musso dan Kartosuwiryo

by Hidayat Taufik
October 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Rumah H.O.S. Tjokroaminoto di Peneleh, Surabaya, menjadi salah satu tempat yang mempertemukan sejumlah tokoh yang kelak memiliki...

Dituding Danai Hamas, 2 Badan Amal Prancis Kena Sanksi AS

Dituding Danai Hamas, 2 Badan Amal Prancis Kena Sanksi AS

by Hidayat Taufik
October 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Pemerintah Amerika Serikat (AS) memberikan sanksi kepada dua organisasi amal yang beroperasi di Prancis. Keduanya dituding terhubung...

Dokter Ingatkan 5 Kebiasaan yang Bisa Bikin Gigi Cepat Bolong

Dokter Ingatkan 5 Kebiasaan yang Bisa Bikin Gigi Cepat Bolong

by Hidayat Taufik
October 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Kesehatan gigi bukan hanya ditentukan oleh rutinitas menyikat gigi. Kebiasaan sehari-hari juga dapat memengaruhi kondisi gigi dan...

Tambahan Waktu Laga Indonesia Dipertanyakan Malaysia, FIFA Diminta Jelaskan

Tambahan Waktu Laga Indonesia Dipertanyakan Malaysia, FIFA Diminta Jelaskan

by Hidayat Taufik
October 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Kemenangan telak Timnas Indonesia 9-2 atas Bangladesh pada FIFA ASEAN Cup 2026 menimbulkan polemik mengenai tambahan waktu...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Bukan Sekadar Estetik, Desain Hunian Juga Harus Punya Nilai Bisnis

Bukan Sekadar Estetik, Desain Hunian Juga Harus Punya Nilai Bisnis

October 2, 2026
KAI Siapkan 23 Trainset KRL Bekas Jepang yang Bakal Didatangkan Akhir 2026

KAI Siapkan 23 Trainset KRL Bekas Jepang yang Bakal Didatangkan Akhir 2026

October 2, 2026
Tokoh Agama hingga Tokoh Perempuan Isi Jajaran Wantimpres Prabowo

Tokoh Agama hingga Tokoh Perempuan Isi Jajaran Wantimpres Prabowo

October 2, 2026
Rayakan HUT ke-28, Bank Mandiri menghadirkan promo serba 28 berupa diskon, cashback hingga Rp2,8 juta, bonus Livin’poin, dan 280 hadiah kejutan.

Bank Mandiri Tebar Promo Serba 28

October 2, 2026
Kondisi Masyarakat di Gaza

WHO: Pasokan Medis untuk Gaza dipersulit dan Harus Menunggu Izin dari Israel

October 3, 2026
2 Hari Menjabat, Kapolri Suyudi Rombak 88 Pati dan Pamen

2 Hari Menjabat, Kapolri Suyudi Rombak 88 Pati dan Pamen

October 3, 2026
Satu Guru, Tiga Ideologi: Kisah Soekarno, Musso dan Kartosuwiryo

Satu Guru, Tiga Ideologi: Kisah Soekarno, Musso dan Kartosuwiryo

October 3, 2026
Makanan Kaleng - pexels/Towfiqu barbhuiya

3 Pola Makan yang Dapat Mengurangi Paparan Bahan Kimia Plastik dalam Tubuh

October 3, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved