• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, July 12, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Distributor Tinta Printer Palsu didenda dan dipenjara

H. Fuad by H. Fuad
December 9, 2021
in Ekonomi Bisnis
0
Distributor Tinta Printer Palsu didenda dan dipenjara

JAKARTA, Cobisnis.com – Pengadilan baru-baru ini menyatakan produsen dan distributor botol tinta Epson palsu bersalah dan menjatuhkan hukuman penjara 1 (satu) tahun dan 6 (enam) bulan beserta denda Rp 500 juta.

Kasus ini merupakan kesuksesan terbesar bagi industri tinta printer di Indonesia, yang telah mengalami masalah besar akibat botol tinta palsu yang beredar di Indonesia.

Pada 7 April 2021, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Barat menyatakan Amrizal Als Malik bersalah melakukan tindak pidana secara tidak sah menggunakan merek yang sama dengan merek dagang terdaftar milik Epson untuk barang sejenis yang diperdagangkan.

Dalam penggerebekan yang dilakukan Unit Industri dan Perdagangan Kepolisian di tempat usaha yang berlokasi di Jl. Rawa Kepa IX, Kecamatan Tomang, Grogol, Jakarta Barat pada tanggal 26 Februari 2020. Polisi menyita lebih dari 50 karton botol tinta yang dicurigai palsu.

Dalam sidang pengadilan, Amrizal mengakui telah mendistribusikan botol tinta palsu ke Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi, Surabaya, Medan, Padang, dan Makassar, yang dikirimkan melalui paket. Dalam 1 (satu) minggu, Amrizal mampu memproduksi sekitar 200-300 botol tinta, dan pada bulan-bulan tertentu mampu memproduksi 1.000 botol tinta untuk didistribusikan, tergantung pesanan yang diterimanya.

Total keuntungan yang diraih Amrizal dalam waktu singkat sekitar 1 tahun mencapai sekitar Rp 200 juta.

Menurut Jonathan Selvasegaram, Manajer Asia Pasifik untuk React, sebuah organisasi anti-pemalsuan nirlaba yang mewakili lebih dari 300 pemegang merek, termasuk Epson, “Setiap bulan, React bekerja sama dengan platform daring di Indonesia untuk menghapus iklan botol tinta Epson Palsu. Botol tinta palsu merupakan masalah besar di Indonesia. Botol tinta dan katrij (cartridge) diproduksi tanpa pengendalian mutu, sehingga kemungkinan besar akan menimbulkan kerusakan pada printer bila digunakan. Kemampuan printer untuk tetap berfungsi dengan kinerja sesuai spesifikasi tidak lagi dapat dijamin. Oleh karena itu, penggunaan botol tinta atau kartrij palsu akan membatalkan sebagian besar jaminan printer. Hal ini dapat menimbulkan masalah besar bagi konsumen maupun dunia usaha.”
Justisiari P. Kusumah, Direktur Eksekutif Masyarakat Indonesia Anti Pemalsuan (MIAP) menyatakan, “Tindakan cepat Kepolisian dalam kasus ini sangat membesarkan hati kami, dan kami terkesan dengan keputusan pengadilan yang dijatuhkan dalam 1 tahun setelah penindakan. Keputusan ini merupakan keputusan penting bagi pemegang merek, karena menegaskan komitmen Kepolisian dan Pengadilan terhadap perlindungan atas kekayaan intelektual sekaligus perlindungan konsumen. Kami sangat menyarankan Kepolisian untuk menggalakkan kerja sama para platform belanja daring dalam menangani masalah barang palsu yang dijual melalui situs web mereka. Oknum penjual daring berpikir mereka berada di posisi yang aman apabila melakukan penjualan melalui platform belanja daring tersebut. Oleh karenanya, penting bagi Kepolisian untuk menangani pelanggaran merek melalui media platform daring ini sebagaimana mereka menangani masalah pemalsuan di pusat perbelanjaan.”
Nofli sebagai Direktur Merek dan Indikasi Geografis pada Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) menyatakan, “Perlindungan terhadap merek terdaftar menjadi hal yang penting untuk produk yang dijual di platform belanja online, sebagai bentuk tanggung jawab penjual dan platform belanja online kepada konsumen, diharapkan konsumen membeli dan mendapatkan produk asli dan terhindar dari produk palsu yang ditawarkan” ungkap Nofli

“Platform belanja online juga perlu lebih aktif mengambil langkah – langkah preventif dengan melakukan verifikasi dan memastikan bahwa produk yang dijual adalah produk asli” lanjut Nofli.

Guna membantu konsumen memeriksa keaslian tinta printer Epson yang dibeli, Epson telah meluncurkan inisiatif pemeriksaan mandiri yang baru di Indonesia untuk membantu konsumen melakukan verifikasi atas produk tinta Epson yang dibeli melalui ponsel masing-masing. Menurut Epson Asia Tenggara, konsumen dapat memeriksa keaslian produk dengan memindai kode QR di kemasan produk menggunakan aplikasi ponsel tanpa biaya. Aplikasi ponsel tersebut Epson Genuine dan dapat diperoleh di app stores untuk ponsel pintar berbasis iOS dan Android.

Download WordPress Themes Free
Download Nulled WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes
free online course
download karbonn firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
lynda course free download
Tags: CobisnisEpsonPrinter tinta

Related Posts

Nyeri Punggung Belum Tentu Sakit Ginjal, Kenali 3 Perbedaan Utamanya

Nyeri Punggung Belum Tentu Sakit Ginjal, Kenali 3 Perbedaan Utamanya

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Nyeri di area punggung sering membuat banyak orang langsung mengira mengalami gangguan ginjal. Sebaliknya, ada juga yang...

Golkar Minta Pengusutan Kasus Febrie Adriansyah Tak Berhenti pada Tersangka, Aset Juga Harus Dikeja

Keberadaan Febrie Adriansyah Masih Jadi Tanda Tanya, Proses Etik Tetap Berjalan

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus, Febrie Adriansyah, hingga kini belum ditahan meski telah ditetapkan sebagai...

Komisi III DPR Sebut Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Layak Masuk Kategori Mega Korupsi

Komisi III DPR Sebut Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Layak Masuk Kategori Mega Korupsi

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Komisi III DPR RI menyebut dugaan tindak pidana korupsi yang menjerat mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana...

Singapura Gelontorkan Bantuan Tunai Rp 19,5 Triliun, 1,5 Juta Warga Jadi Penerima

Singapura Gelontorkan Bantuan Tunai Rp 19,5 Triliun, 1,5 Juta Warga Jadi Penerima

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pemerintah Singapura kembali menyalurkan bantuan langsung tunai kepada sekitar 1,5 juta warga melalui skema Goods and Services...

China Kerahkan Teknologi Tanpa Awak untuk Bantu Penanganan Banjir di Guangxi

China Kerahkan Teknologi Tanpa Awak untuk Bantu Penanganan Banjir di Guangxi

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - China mengerahkan berbagai teknologi tanpa awak untuk mempercepat penanganan banjir besar yang melanda Wilayah Otonomi Guangxi Zhuang....

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ketegangan Meningkat, AS Bekukan Jaringan Aset yang Diduga Terkait Mojtaba Khamenei

Ketegangan Meningkat, AS Bekukan Jaringan Aset yang Diduga Terkait Mojtaba Khamenei

July 11, 2026
China Kerahkan Teknologi Tanpa Awak untuk Bantu Penanganan Banjir di Guangxi

China Kerahkan Teknologi Tanpa Awak untuk Bantu Penanganan Banjir di Guangxi

July 11, 2026
Singapura Gelontorkan Bantuan Tunai Rp 19,5 Triliun, 1,5 Juta Warga Jadi Penerima

Singapura Gelontorkan Bantuan Tunai Rp 19,5 Triliun, 1,5 Juta Warga Jadi Penerima

July 11, 2026
KPK Ungkap Pernah Diundang Polri untuk Koordinasi Tiga Kasus Eks Jampidsus Febrie

KPK Ungkap Pernah Diundang Polri untuk Koordinasi Tiga Kasus Eks Jampidsus Febrie

July 11, 2026
Cyber Breaker Competition Season 3 Diikuti 916 Peserta, Perkuat Talenta Keamanan Siber

Cyber Breaker Competition Season 3 Diikuti 916 Peserta, Perkuat Talenta Keamanan Siber

July 12, 2026
Nyeri Punggung Belum Tentu Sakit Ginjal, Kenali 3 Perbedaan Utamanya

Nyeri Punggung Belum Tentu Sakit Ginjal, Kenali 3 Perbedaan Utamanya

July 11, 2026
Golkar Minta Pengusutan Kasus Febrie Adriansyah Tak Berhenti pada Tersangka, Aset Juga Harus Dikeja

Keberadaan Febrie Adriansyah Masih Jadi Tanda Tanya, Proses Etik Tetap Berjalan

July 11, 2026
Komisi III DPR Sebut Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Layak Masuk Kategori Mega Korupsi

Komisi III DPR Sebut Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Layak Masuk Kategori Mega Korupsi

July 11, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved