• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, February 5, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Di Jepang dan Swiss, Koin Kecil Masih Laku Buat Belanja Sehari-hari

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 26, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Di Jepang dan Swiss, Koin Kecil Masih Laku Buat Belanja Sehari-hari

JAKARTA, Cobisnis.com – Di tengah era pembayaran digital, beberapa negara maju masih mempertahankan penggunaan uang logam untuk transaksi sehari-hari. Jepang dan Swiss jadi dua contoh nyata, di mana koin tetap punya nilai dan fungsi nyata di masyarakat modern.

Di Jepang, koin 1 yen yang terbuat dari aluminium ringan masih bisa digunakan buat membeli makanan kecil, seperti permen atau minuman dari vending machine. Meski nilainya kecil, keberadaan koin itu dianggap penting untuk menjaga akurasi transaksi tunai dan membentuk budaya menghargai uang sekecil apa pun.

Sementara di Swiss, koin 5 rappen (sekitar Rp1.000) masih berlaku sah di seluruh wilayah. Negara ini dikenal punya sistem moneter stabil dan masyarakat yang tetap menghargai uang fisik, meski layanan digital payment sudah sangat canggih.

Kedua negara itu menunjukkan bahwa kemajuan teknologi tak selalu berarti meninggalkan uang fisik. Dalam konteks sosial, uang logam tetap punya peran simbolis dan praktis. Di Jepang misalnya, banyak anak-anak belajar menghitung uang pertama kali lewat koin.

Pemerintah Jepang juga menolak menghapus koin kecil karena dianggap bagian dari stabilitas harga dan kebijakan moneter. Dengan inflasi yang rendah selama bertahun-tahun, koin 1 yen masih punya daya beli yang nyata.

Swiss pun sama. Negara itu punya tingkat inflasi yang sangat rendah, sekitar 1–2 persen per tahun, membuat nilai koin tidak tergerus waktu. Hal ini didukung sistem keuangan konservatif dan manajemen bank sentral yang disiplin.

Bahkan di beberapa toko dan mesin otomatis di Eropa, masih ada opsi pembayaran kombinasi antara koin dan kartu. Ini mencerminkan bahwa transisi ke ekonomi digital dilakukan bertahap, tanpa menghapus peran uang logam sepenuhnya.

Sebaliknya, di banyak negara lain, termasuk Indonesia, uang logam makin jarang terlihat karena inflasi yang membuat nilainya tak lagi berarti untuk transaksi. Koin kecil kini lebih sering menumpuk di laci atau celengan anak.

Meski begitu, keberadaan negara seperti Jepang dan Swiss jadi contoh bahwa ekonomi stabil bisa bikin uang logam tetap hidup. Nilai uang bukan hanya soal angka, tapi juga cermin dari kestabilan dan kedisiplinan ekonomi suatu negara.

Dengan kata lain, koin bukan sekadar logam kecil, tapi simbol kepercayaan masyarakat pada sistem keuangannya sendiri.

Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes Free
Download WordPress Themes
Download WordPress Themes
lynda course free download
download lava firmware
Free Download WordPress Themes
free download udemy paid course
Tags: CobisnisjepangPebisnismudaswissuang logamYen

Related Posts

Purbaya Nilai OTT KPK Jadi Momentum Bersih-bersih Pajak dan Bea Cukai

Purbaya Nilai OTT KPK Jadi Momentum Bersih-bersih Pajak dan Bea Cukai

by M.Dhayfan Al-ghiffari
February 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap pejabat pajak...

Satgas Ungkap 10 Daerah di Sumatera Butuh Penanganan Khusus Pascabencana

Satgas Ungkap 10 Daerah di Sumatera Butuh Penanganan Khusus Pascabencana

by M.Dhayfan Al-ghiffari
February 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah menyampaikan perkembangan terbaru pemulihan pascabencana di wilayah Sumatera. Dari puluhan daerah terdampak, sebagian besar mulai kembali...

Virus Baru dari Kelelawar Terdeteksi pada Manusia di Bangladesh

Virus Baru dari Kelelawar Terdeteksi pada Manusia di Bangladesh

by M.Dhayfan Al-ghiffari
February 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Para peneliti penyakit menular mengidentifikasi virus zoonosis baru yang ditularkan dari kelelawar pada manusia di Bangladesh. Virus...

ASN Dilibatkan Jadi Komcad, DPR: Strategi Jangka Panjang Perkuat Pertahanan Nasional

ASN Dilibatkan Jadi Komcad, DPR: Strategi Jangka Panjang Perkuat Pertahanan Nasional

by Hidayat Taufik
February 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Anggota Komisi I DPR RI, Amelia Anggraini, menilai rencana melibatkan sebagian Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai personel...

Kopi Kenangan Bakal IPO, Buy or Bye?

Kopi Kenangan Bakal IPO, Buy or Bye?

by M.Dhayfan Al-ghiffari
February 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kopi Kenangan mengungkapkan rencana penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Salah Transfer Rp17 Miliar, Pria Ini Lebih Pilih Penjara Setahun

Salah Transfer Rp17 Miliar, Pria Ini Lebih Pilih Penjara Setahun

February 1, 2026
Viral BRI Buka Rekening PIP Murid SD, Orangtua Tak Tahu

Viral BRI Buka Rekening PIP Murid SD, Orangtua Tak Tahu

February 4, 2026
Pasar Keuangan Global Kompak Turun, Saham, Emas, dan Crypto Ikut Jatuh

Pasar Keuangan Global Kompak Turun, Saham, Emas, dan Crypto Ikut Jatuh

February 1, 2026
Jeffrey Hendrik Ditunjuk sebagai Pjs Direktur Utama BEI Gantikan Iman Rachman

Ada Aja Gerbrakannya, MBG untuk Lansia 75 Tahun ke Atas

February 4, 2026
Penjualan Tiket Kereta Api Mudik Lebaran 2026 Tembus 435 Ribu Tiket

Penjualan Tiket Kereta Api Mudik Lebaran 2026 Tembus 435 Ribu Tiket

February 5, 2026
Menlu: Iuran Dewan Perdamaian Bisa Dicicil, Indonesia Mulai Bayar Tahun Ini

Menlu: Iuran Dewan Perdamaian Bisa Dicicil, Indonesia Mulai Bayar Tahun Ini

February 5, 2026
Gibran Dorong Pandji Pragiwaksono Tetap Berkarya dan Menyampaikan Kritik Konstruktif

Gibran Dorong Pandji Pragiwaksono Tetap Berkarya dan Menyampaikan Kritik Konstruktif

February 4, 2026
Purbaya Nilai OTT KPK Jadi Momentum Bersih-bersih Pajak dan Bea Cukai

Purbaya Nilai OTT KPK Jadi Momentum Bersih-bersih Pajak dan Bea Cukai

February 4, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved