• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, November 6, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Di Jepang dan Swiss, Koin Kecil Masih Laku Buat Belanja Sehari-hari

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 26, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Di Jepang dan Swiss, Koin Kecil Masih Laku Buat Belanja Sehari-hari

JAKARTA, Cobisnis.com – Di tengah era pembayaran digital, beberapa negara maju masih mempertahankan penggunaan uang logam untuk transaksi sehari-hari. Jepang dan Swiss jadi dua contoh nyata, di mana koin tetap punya nilai dan fungsi nyata di masyarakat modern.

Di Jepang, koin 1 yen yang terbuat dari aluminium ringan masih bisa digunakan buat membeli makanan kecil, seperti permen atau minuman dari vending machine. Meski nilainya kecil, keberadaan koin itu dianggap penting untuk menjaga akurasi transaksi tunai dan membentuk budaya menghargai uang sekecil apa pun.

Sementara di Swiss, koin 5 rappen (sekitar Rp1.000) masih berlaku sah di seluruh wilayah. Negara ini dikenal punya sistem moneter stabil dan masyarakat yang tetap menghargai uang fisik, meski layanan digital payment sudah sangat canggih.

Kedua negara itu menunjukkan bahwa kemajuan teknologi tak selalu berarti meninggalkan uang fisik. Dalam konteks sosial, uang logam tetap punya peran simbolis dan praktis. Di Jepang misalnya, banyak anak-anak belajar menghitung uang pertama kali lewat koin.

Pemerintah Jepang juga menolak menghapus koin kecil karena dianggap bagian dari stabilitas harga dan kebijakan moneter. Dengan inflasi yang rendah selama bertahun-tahun, koin 1 yen masih punya daya beli yang nyata.

Swiss pun sama. Negara itu punya tingkat inflasi yang sangat rendah, sekitar 1–2 persen per tahun, membuat nilai koin tidak tergerus waktu. Hal ini didukung sistem keuangan konservatif dan manajemen bank sentral yang disiplin.

Bahkan di beberapa toko dan mesin otomatis di Eropa, masih ada opsi pembayaran kombinasi antara koin dan kartu. Ini mencerminkan bahwa transisi ke ekonomi digital dilakukan bertahap, tanpa menghapus peran uang logam sepenuhnya.

Sebaliknya, di banyak negara lain, termasuk Indonesia, uang logam makin jarang terlihat karena inflasi yang membuat nilainya tak lagi berarti untuk transaksi. Koin kecil kini lebih sering menumpuk di laci atau celengan anak.

Meski begitu, keberadaan negara seperti Jepang dan Swiss jadi contoh bahwa ekonomi stabil bisa bikin uang logam tetap hidup. Nilai uang bukan hanya soal angka, tapi juga cermin dari kestabilan dan kedisiplinan ekonomi suatu negara.

Dengan kata lain, koin bukan sekadar logam kecil, tapi simbol kepercayaan masyarakat pada sistem keuangannya sendiri.

Download Best WordPress Themes Free Download
Download Best WordPress Themes Free Download
Download Best WordPress Themes Free Download
Free Download WordPress Themes
udemy paid course free download
download micromax firmware
Download Nulled WordPress Themes
free online course
Tags: CobisnisjepangPebisnismudaswissuang logamYen

Related Posts

PDS PatKLIn, Kemenkes, POPTI, Sysmex Bersatu Cegah Talasemia

PDS PatKLIn, Kemenkes, POPTI, Sysmex Bersatu Cegah Talasemia

by Rizki Meirino
November 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Perhimpunan Dokter Spesialis Patologi Klinik dan Kedokteran Laboratorium Indonesia (PDS PatKLIn), Kementerian Kesehatan RI, Perhimpunan Orang Tua...

Emiliano Martinez Berpeluang Comeback Lebih Cepat, Chelsea Dapat Kabar Baik

Bocoran Pirates of the Caribbean 6, Johnny Depp Berpeluang Kembali

by Desti Dwi Natasya
November 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Aktor Hollywood Johnny Depp membuka peluang kembali memerankan Kapten Jack Sparrow dalam film Pirates of the Caribbean...

Peris.ai meraih Best Award – 1st Place di Korea–ASEAN AI Youth Festa 2026, mengungguli 23 startup dan membawa pulang hadiah USD 20.000.

Peris.ai Raih Juara Pertama Kompetisi AI ASEAN-Korea

by Rizki Meirino
November 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Perusahaan teknologi keamanan siber asal Indonesia, Peris.ai, meraih penghargaan tertinggi Best Award – 1st Place dalam ajang...

Emiliano Martinez Berpeluang Comeback Lebih Cepat, Chelsea Dapat Kabar Baik

Kongres AS Selidiki Hubungan Gianni Infantino dengan Trump

by Desti Dwi Natasya
November 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kongres Amerika Serikat (AS) menyelidiki hubungan Presiden FIFA Gianni Infantino dengan Presiden Donald Trump setelah muncul dugaan...

Emiliano Martinez Berpeluang Comeback Lebih Cepat, Chelsea Dapat Kabar Baik

Igor Tolic Bongkar Taktik Persib Kalahkan Melbourne Victory

by Desti Dwi Natasya
November 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pelatih Persib Bandung Igor Tolic mengungkap perubahan taktik yang menjadi kunci keberhasilan timnya membalikkan keadaan dan mengalahkan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
China Belum Cabut Boikot LaLiga, Javier Tebas Cari Jalan Keluar

China Belum Cabut Boikot LaLiga, Javier Tebas Cari Jalan Keluar

November 5, 2026
DPR Siapkan Aturan agar Aset Rampasan Bisa Langsung Diterima Korban

DPR Siapkan Aturan agar Aset Rampasan Bisa Langsung Diterima Korban

November 5, 2026
IHSG Ditutup Ambruk 11,57% Hari Ini ke Level 5.185, 812 Saham Berguguran

Rp198,8 Triliun Dana Asing Terancam Keluar, IHSG Dibayangi Guncangan

November 5, 2026
Peris.ai meraih Best Award – 1st Place di Korea–ASEAN AI Youth Festa 2026, mengungguli 23 startup dan membawa pulang hadiah USD 20.000.

Peris.ai Raih Juara Pertama Kompetisi AI ASEAN-Korea

November 5, 2026
PKT

Perkuat Budaya Inovasi, PKT Borong Predikat Tertinggi APQO 2026

November 6, 2026
Bank Mandiri dan Visa Hadirkan Livin’ MARKT 2026

Bank Mandiri dan Visa Hadirkan Livin’ MARKT 2026

November 5, 2026
Minuman Segar di Kafe - pexels/meomupmofilm

Studi: Sedotan Kertas Memiliki Risiko Kanker Lebih Besar daripada Plastik

November 5, 2026
Pelari - pexels/CRISTIAN CAMILO ESTRADA

Bahaya Rhabdomyolysis, Akibat Lari Ekstrem yang Dapat Membahayakan Jantung

November 5, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved