• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Saturday, October 17, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Di Jepang dan Swiss, Koin Kecil Masih Laku Buat Belanja Sehari-hari

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 26, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Di Jepang dan Swiss, Koin Kecil Masih Laku Buat Belanja Sehari-hari

JAKARTA, Cobisnis.com – Di tengah era pembayaran digital, beberapa negara maju masih mempertahankan penggunaan uang logam untuk transaksi sehari-hari. Jepang dan Swiss jadi dua contoh nyata, di mana koin tetap punya nilai dan fungsi nyata di masyarakat modern.

Di Jepang, koin 1 yen yang terbuat dari aluminium ringan masih bisa digunakan buat membeli makanan kecil, seperti permen atau minuman dari vending machine. Meski nilainya kecil, keberadaan koin itu dianggap penting untuk menjaga akurasi transaksi tunai dan membentuk budaya menghargai uang sekecil apa pun.

Sementara di Swiss, koin 5 rappen (sekitar Rp1.000) masih berlaku sah di seluruh wilayah. Negara ini dikenal punya sistem moneter stabil dan masyarakat yang tetap menghargai uang fisik, meski layanan digital payment sudah sangat canggih.

Kedua negara itu menunjukkan bahwa kemajuan teknologi tak selalu berarti meninggalkan uang fisik. Dalam konteks sosial, uang logam tetap punya peran simbolis dan praktis. Di Jepang misalnya, banyak anak-anak belajar menghitung uang pertama kali lewat koin.

Pemerintah Jepang juga menolak menghapus koin kecil karena dianggap bagian dari stabilitas harga dan kebijakan moneter. Dengan inflasi yang rendah selama bertahun-tahun, koin 1 yen masih punya daya beli yang nyata.

Swiss pun sama. Negara itu punya tingkat inflasi yang sangat rendah, sekitar 1–2 persen per tahun, membuat nilai koin tidak tergerus waktu. Hal ini didukung sistem keuangan konservatif dan manajemen bank sentral yang disiplin.

Bahkan di beberapa toko dan mesin otomatis di Eropa, masih ada opsi pembayaran kombinasi antara koin dan kartu. Ini mencerminkan bahwa transisi ke ekonomi digital dilakukan bertahap, tanpa menghapus peran uang logam sepenuhnya.

Sebaliknya, di banyak negara lain, termasuk Indonesia, uang logam makin jarang terlihat karena inflasi yang membuat nilainya tak lagi berarti untuk transaksi. Koin kecil kini lebih sering menumpuk di laci atau celengan anak.

Meski begitu, keberadaan negara seperti Jepang dan Swiss jadi contoh bahwa ekonomi stabil bisa bikin uang logam tetap hidup. Nilai uang bukan hanya soal angka, tapi juga cermin dari kestabilan dan kedisiplinan ekonomi suatu negara.

Dengan kata lain, koin bukan sekadar logam kecil, tapi simbol kepercayaan masyarakat pada sistem keuangannya sendiri.

Download Premium WordPress Themes Free
Download Premium WordPress Themes Free
Download WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
udemy course download free
download karbonn firmware
Download Nulled WordPress Themes
free download udemy course
Tags: CobisnisjepangPebisnismudaswissuang logamYen

Related Posts

OpenAI

OpenAI Digugat Delapan Negara Bagian AS soal ChatGPT

by Desti Dwi Natasya
October 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - OpenAI kembali menghadapi gugatan hukum di Amerika Serikat setelah delapan negara bagian menuduh perusahaan pengembang ChatGPT tersebut...

DLH Lombok Tengah masih membersihkan sampah MotoGP Mandalika 2026 setelah ajang 9–11 Oktober dihadiri lebih dari 150 ribu penonton.

Sampah MotoGP Mandalika 2026 Masih Dibersihkan

by Desti Dwi Natasya
October 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), masih melakukan pembersihan dan penyisiran sampah...

OJK merespons isu Haji Isam akan mengakuisisi BCA. Manajemen BCA membantah kabar tersebut dan menegaskan struktur kepemilikan saham tetap berlaku.

Haji Isam Dikabarkan Borong BCA, OJK Buka Suara

by Desti Dwi Natasya
October 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kabar pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam yang disebut-sebut berencana mengakuisisi saham PT Bank Central Asia...

IHSG Ditutup Ambruk 11,57% Hari Ini ke Level 5.185, 812 Saham Berguguran

IHSG Ditutup Ambruk 11,57% Hari Ini ke Level 5.185, 812 Saham Berguguran

by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup anjlok 11,57% ke level 5.185,11 pada perdagangan Jumat (16/10/2026). Pelemahan tajam...

Petrokimia Gresik mengembangkan teknologi CCU untuk menangkap CO₂ dan mengolahnya menjadi soda ash, dengan efisiensi penangkapan hingga 97,79%.

Teknologi CCU Petrokimia Gresik Tangkap Hingga 97,79% CO₂

by Rizki Meirino
October 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - PT Petrokimia Gresik mengembangkan teknologi Carbon Capture and Utilization (CCU) untuk menangkap karbon dioksida (CO₂) dari proses...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
OJK merespons isu Haji Isam akan mengakuisisi BCA. Manajemen BCA membantah kabar tersebut dan menegaskan struktur kepemilikan saham tetap berlaku.

Haji Isam Dikabarkan Borong BCA, OJK Buka Suara

October 16, 2026
Pandji Pragiwaksono: Pemerintah Seharusnya Mengerjakan Hal-Hal yang Sulit

Pandji Pragiwaksono: Pemerintah Seharusnya Mengerjakan Hal-Hal yang Sulit

October 16, 2026
IHSG Ditutup Ambruk 11,57% Hari Ini ke Level 5.185, 812 Saham Berguguran

IHSG Ditutup Ambruk 11,57% Hari Ini ke Level 5.185, 812 Saham Berguguran

October 16, 2026
IM3 menghadirkan Pesta Hadiah IMPoin 2026 dengan total 2.026 hadiah, termasuk mobil listrik BYD, iPhone 17 Pro, dan ribuan voucher belanja.

IM3 Siapkan 2.026 Hadiah, Mobil Listrik Jadi Grand Prize

October 16, 2026
OpenAI

OpenAI Digugat Delapan Negara Bagian AS soal ChatGPT

October 16, 2026
Singapura Bak Hilang Ditelan Asap, Karhutla Selimuti Langit Batam

Singapura Bak Hilang Ditelan Asap, Karhutla Selimuti Langit Batam

October 16, 2026
DLH Lombok Tengah masih membersihkan sampah MotoGP Mandalika 2026 setelah ajang 9–11 Oktober dihadiri lebih dari 150 ribu penonton.

Sampah MotoGP Mandalika 2026 Masih Dibersihkan

October 16, 2026
Bosan dengan John Wick? 5 Film Action Ini Tak Kalah Brutal

Bosan dengan John Wick? 5 Film Action Ini Tak Kalah Brutal

October 16, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved