• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, August 24, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Di Balik Maraknya Foto Profil Ungu Ada Seruan Mendesak untuk Hentikan Kekerasan Terhadap Perempuan

Desti Dwi Natasya by Desti Dwi Natasya
November 19, 2025
in News
0
Di Balik Maraknya Foto Profil Ungu Ada Seruan Mendesak untuk Hentikan Kekerasan Terhadap Perempuan

JAKARTA, Cobisnis.com – Fenomena foto profil berwarna ungu lagi ramai muncul di berbagai platform medsos, terutama dari pengguna di Afrika Selatan. Banyak yang penasaran, karena perubahan ini bukan tren visual atau gaya baru.

Perubahan PFP ini sebenarnya bagian dari kampanye besar yang menuntut penghentian kekerasan terhadap perempuan. Gerakan ini lahir dari tingginya angka kekerasan gender di negara tersebut, yang selama bertahun-tahun jadi masalah serius dan sering dianggap biasa oleh sebagian masyarakat.

Fakta yang Memicu Gerakan

Setiap harinya, sekitar 15 perempuan di Afrika Selatan dibunuh. Negara ini juga tercatat sebagai salah satu yang memiliki angka femisida tertinggi di dunia. Kondisi tersebut membuat publik semakin mendesak pemerintah untuk mengambil langkah tegas.

Kasus-Kasus yang Memperburuk Situasi

Nama Karabo Mokoena kembali mencuat sebagai simbol kemarahan publik. Ia ditemukan meninggal dan dibakar oleh pasangannya. Peristiwa ini meninggalkan luka besar bagi masyarakat.

Kasus lain yang mengguncang negara tersebut adalah Uyinene Mrwetyana, perempuan 19 tahun yang menjadi korban pemerkosaan dan pembunuhan saat mengambil paket di kantor pos. Peristiwa itu memicu aksi turun ke jalan secara nasional.

Kasus terbaru yang ikut menyulut gerakan ini adalah yang menimpa Anele Tembe, serta beberapa kasus kekerasan dalam rumah tangga lain yang penanganannya lambat. Banyak pelaku yang lolos dari hukuman, sementara korban merasa diabaikan. Rasa frustrasi inilah yang memicu gelombang “Purple PFP” sepanjang 2024–2025.

Bentuk Aksi yang Dilakukan Publik

Mengganti foto profil menjadi ungu

Aksi “shutdown” pada 21 November: tidak berbelanja dan tidak bekerja

Mengheningkan cipta selama 15 menit pada pukul 12 sebagai penghormatan bagi 15 korban harian

Menggunakan pakaian hitam

Menandatangani petisi agar kekerasan berbasis gender ditetapkan sebagai “darurat nasional”

Menggelar kampanye edukasi secara masif di media sosial

Gerakan PFP ungu ini tidak hanya jadi simbol solidaritas, tapi juga jeritan publik agar kekerasan terhadap perempuan tidak lagi dianggap sebagai kenyataan yang normal.

Download WordPress Themes Free
Free Download WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
Download Best WordPress Themes Free Download
udemy paid course free download
download coolpad firmware
Free Download WordPress Themes
lynda course free download
Tags: Afrika Selatancobisnis.comkampanye besarpenghentian kekerasan terhadap perempuanPFP Ungu

Related Posts

Prabowo Panggil Sejumlah Pejabat ke Hambalang, Ini Agendanya

Prabowo Panggil Sejumlah Pejabat ke Hambalang, Ini Agendanya

by Hidayat Taufik
August 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan dengan sejumlah menteri dan pejabat di kediamannya, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, pada...

Apple

Apple PHK Ratusan Karyawan, Fokus Beralih ke AI

by Desti Dwi Natasya
August 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Apple dilaporkan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap lebih dari 200 karyawan dari divisi pengembangan headset Vision...

Haji Isam Disebut Pimpin Penanganan Karhutla, Ini Kata Istana

Haji Isam Disebut Pimpin Penanganan Karhutla, Ini Kata Istana

by Hidayat Taufik
August 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Istana membantah kabar yang menyebut pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam ditunjuk sebagai koordinator penanganan kebakaran...

TikTok dan ByteDance Sepakati Denda US$400 Juta dalam Kasus Privasi Anak

“Black August” di Rusia, Putin Hadapi Krisis di Tengah Musim Panas

by Zahra Zahwa
August 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Rusia kembali menghadapi periode yang dikenal sebagai “Black August” atau “kutukan Agustus”. Istilah tersebut menjadi sebutan populer...

Alejandro Balde tinggalkan Barcelona

Kecewa Hansi Flick, Alejandro Balde Ingin Tinggalkan Barcelona

by Desti Dwi Natasya
August 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Alejandro Balde dilaporkan telah mengambil keputusan untuk meninggalkan Barcelona setelah menyimpulkan dirinya tidak lagi menjadi bagian dari...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Siswa Tojo Una-Una Cerita Perubahan Setelah Dapat MBG

Siswa Tojo Una-Una Cerita Perubahan Setelah Dapat MBG

August 23, 2026
10 Perusahaan Paling Banyak Mempekerjakan Orang di Dunia

10 Perusahaan Paling Banyak Mempekerjakan Orang di Dunia

August 23, 2026
Apple

Apple PHK Ratusan Karyawan, Fokus Beralih ke AI

August 23, 2026
Haji Isam Disebut Pimpin Penanganan Karhutla, Ini Kata Istana

Haji Isam Disebut Pimpin Penanganan Karhutla, Ini Kata Istana

August 23, 2026
Prabowo Panggil Sejumlah Pejabat ke Hambalang, Ini Agendanya

Prabowo Panggil Sejumlah Pejabat ke Hambalang, Ini Agendanya

August 24, 2026
Apple

Apple PHK Ratusan Karyawan, Fokus Beralih ke AI

August 23, 2026
Menpar:  Bromo Kembali dibuka, Percepat Pulihnya Ekonomi Masyarakat

Menpar: Bromo Kembali dibuka, Percepat Pulihnya Ekonomi Masyarakat

August 23, 2026
Haji Isam Disebut Pimpin Penanganan Karhutla, Ini Kata Istana

Haji Isam Disebut Pimpin Penanganan Karhutla, Ini Kata Istana

August 23, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved