• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, January 11, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Sport

Punya Standar Internasional, JEC-Orbita @Makassar Hadir Jadi Sentra Kesehatan Mata Terdepan di Indonesia Bagian Timur

Nina Karlita by Nina Karlita
August 5, 2020
in Sport
0
Punya Standar Internasional,  JEC-Orbita @Makassar Hadir Jadi Sentra Kesehatan Mata Terdepan di Indonesia Bagian Timur

Cobisnis.com – Eye care leader di Indonesia, JEC Eye Hospitals & Clinics, mengumumkan kolaborasi terbarunya menghadirkan Klinik Utama Mata JEC-Orbita @ Makassar, yang menjadi sentra kesehatan mata terbesar di Sulawesi Selatan, dan hub strategis untuk kawasan Indonesia bagian timur.

Sebelumnya dikenal sebagai Klinik Mata Orbita, JEC-Orbita @ Makassar menyediakan layanan komprehensif berstandar internasional serta didukung dokter ahli mata dan tenaga medis mumpuni yang diperkuat rangkaian teknologi terkini.

Memiliki luas bangunan lebih dari seribu meter persegi dan terdiri atas 2 bangunan 3 lantai, JEC-Orbita @ Makassar menjadi cabang JEC Eye Hospitals & Clinics yang kesebelas dan dipersiapkan untuk melayani lebih dari 70.000 kunjungan pasien sepanjang 2020.

“Hadirnya JEC-Orbita @ Makassar menandai babak baru pusat kesehatan mata berkonsep one-stop-solution bagi masyarakat Makassar dan Sulawesi Selatan, bahkan wilayah Indonesia bagian timur. Lebih dari itu, sebagai bagian terintegrasi dari JEC Eye Hospitals and Clinics, JEC-Orbita @ Makassar juga menawarkan peningkatan kualitas layanan yang semakin menyeluruh, mulai dari tahap pemeriksaan, hingga operasi/pembedahan dan pemulihan. Dengan demikian, kami berharap masyarakat lebih terdorong untuk melakukan pemeriksaan kesehatan mata secara berkala sehingga dapat membantu menurunkan risiko gangguan penglihatan dan kebutaan sedini mungkin,” jelas Dr. dr. Habibah S. Muhiddin, Sp.M(K) selaku Direktur JEC-Orbita @ Makassar. 

 

1 of 1
- +

Peningkatan layanan bagi pasien di JEC-Orbita @ Makassar merupakan elemen kunci dari standardisasi kualitas yang ditetapkan JEC  Eye Hospitals and Clinics. Artinya, pasien JEC-Orbita @ Makassar akan mendapatkan mutu servis yang sama, sebagaimana di cabang-cabang JEC lainnya.

Salah satu terobosan untuk mewujudkan itu, JEC-Orbita @ Makassar menerapkan e-medical record (e-MR) berupa sistem informasi terintegrasi nan aman, yang memberikan kemudahan akses terhadap rekam medis pasien secara online.

Ini memungkinkan pasien untuk berkonsultasi dan meneruskan perawatan secara berkelanjutan di JEC cabang manapun. 

Standardisasi kualitas juga JEC tegaskan pada sisi sumber daya manusia. Saat ini, JEC- Orbita @ Makassar diperkuat 17 dokter mata, 11 dokter mata spesialis yang telah diakui sebagai konsultan oleh Kolegium Oftalmologi Indonesia, serta 80 tenaga medis dan non medis.

Sementara dari sisi teknologi, JEC-Orbita @ Makassar telah menerapkan teknologi diagnostik terkini dan serangkaian fasilitas modern, setara dengan cabang-cabang JEC lainnya; antara lain Optical Coherence Tomography (OCT), Digital Foto Fundus, Perimetry Humphrey, USG Mata, Specular Microscope, IOL Master dan Sonomed, Keratometry, Laser Kapsulotomi (Nd.YAG), Laser Photocoagulation, Laser Iridotomy dan Laser Transscleral Cyclophotocoagulation.

Menanggapi kemitraan kolaboratif ini, Dr. Johan A Hutauruk, SpM(K), Presiden Direktur JEC Korporat menyampaikan, “Sejak berdiri pada 1984, JEC Eye Hospitals and Clinics terus berupaya untuk mendukung optimalisasi penglihatan dan kualitas hidup masyarakat Indonesia. Kami percaya visi tersebut dapat terealisasi melalui pelayanan klinis bertaraf internasional. Karenanya, kini bersama-sama JEC-Orbita @ Makassar, kami semakin optimis bisa segera mewujudkan kemudahan akses terhadap fasilitas kesehatan mata yang andal, utamanya bagi masyarakat Makassar dan Sulawesi Selatan, termasuk area Nusantara bagian timur.” 

Sebagai eye care leader di Indonesia, JEC Eye Hospitals and Clinics tegas menerapkan standardisasi kualitas layanan kesehatan mata yang mengacu pada ASEAN Association of Eye Hospital (AAEH) dan World Association of Eye Hospital (WAEH).

Di kedua asosiasi rumah sakit mata terkemuka tersebut, JEC turut berperan menjadi founder dan member. Untuk memberikan layanan dengan kualitas yang terstandardisasi secara konsisten, JEC Eye Hospital and  Clinics telah membangun dan mengimplementasikan support system terintegrasi di seluruh cabang; mencakup berbagai ranah penting, meliputi keuangan, marketing, teknologi informasi (IT), human capital, riset dan pendidikan, sampai business development.

Pada sisi manajemen, support system ini berdampak kuat mendukung seluruh cabang, termasuk JEC-Orbita @ Makassar, dalam menjalankan operasional klinik dengan lebih efisien dan mendapatkan result lebih maksimal. 

Di tengah pandemi COVID-19, keselamatan dan kenyamanan pasien kian menjadi concern prioritas JEC. Bahkan, JEC telah membentuk tim Satuan Tugas (Satgas) khusus untuk menyusun langkah-langkah implementasi pencegahan transmisi COVID-19, serta secara disiplin mengontrol penerapan protokol kesehatan di seluruh cabang-cabangnya.

Tak terkecuali di JEC-Orbita @ Makassar; terlebih jumlah kasus positif virus korona di Sulawesi Selatan merupakan keempat tertinggi secara nasional.

Di seluruh cabangnya, termasuk JEC-Orbita @ Makassar, JEC tegas menjalankan protokol kesehatan sesuai imbauan pemerintah, seperti pemeriksaan suhu kepada seluruh individu yang datang (jajaran dokter, tim medis, karyawan, serta pasien dan keluarga pengantarnya), peningkatan frekuensi pembersihan fasilitas gedung secara lebih intensif, juga penyediaan cairan hand sanitizer dan masker.

Di ruang periksa, JEC juga menambahkan shield pembatas antara dokter dengan pasien guna menambah proteksi. Bukan itu saja, JEC-Orbita @ Makassar juga menghadirkan solusi unggulan berupa layanan tele-oftalmologi JEC @ Cloud yang memungkinkan konsultansi secara online; pasien tak perlu mendatangi JEC untuk bertatap muka langsung dengan dokter ahli mata. 

Lebih lanjut, JEC-Orbita @ Makassar (saat ini masih tergolong sebagai “Klinik Utama Mata”) sedang disiapkan untuk menjadi salah satu rumah sakit mata JEC yang terbesar dan terlengkap.

Rumah sakit mata JEC-Orbita @ Makassar menawarkan sejumlah layanan, mulai dari Cataract & Refractive Surgery Service (LASIK, ReLEX SMILE & Transplantasi Kornea), Retina Service, Glaucoma Service, Contact Lens Service, Oculoplasty Service, Paediatric & Strabismus, Neuro-oftalmologi, Low Vision Care, Dry Eye Service dan Eye Check, sampai Diabetic Service, termasuk ruangan rawat inap yang eksklusif dan memadai.

Rencananya, rumah sakit ini akan dibangun di tanah seluas 1.500 meter persegi terdiri dari sepuluh lantai dengan total luas bangunan 9.000 meter persegi, dan ditargetkan beroperasi pada 2022. 

Di samping JEC-Orbita @ Makassar, JEC telah memiliki cabang di berbagai daerah Indonesia, seperti RS Mata JEC-Candi @ Semarang, JEC-Anwari @ Purwokerto, dan JEC-Java @ Surabaya. Sementara, di area Jabodetabek, JEC hadir melalui Rumah Sakit Mata JEC @ Menteng, Rumah Sakit Mata JEC @ Kedoya, Rumah Sakit Mata JEC-Primasana @ Tanjung Priok, juga Klinik Utama Mata JEC @ Cibubur, JEC @ Tambora, JEC @ Cinere, JEC @ Bekasi. 

Bukan hanya mengandalkan perluasan jangkauan serta peningkatan fasilitas dan layanan, JEC berencana melanjutkan kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsibility/CSR) melalui JEC-Orbita @ Makassar.

“JEC secara rutin telah menjalankan Bakti Katarak JEC berupa program operasi katarak gratis bagi masyarakat yang membutuhkan. Kami bermaksud meneruskan aksi sosial ini di Makassar dengan menjadikan JEC-Orbita @ Makassar sebagai lokasi pelaksanaan,” tutup Dr. Johan.  

Selama 36 tahun kehadirannya, JEC telah secara rutin melaksanakan Bakti Katarak JEC (2-3 kali per tahun) dengan keseluruhan tindakan menjangkau lebih dari 3.000 orang dari seluruh Indonesia.

Saat ini, JEC sedang memformulasikan langkah realisasi Bakti Katarak JEC yang aman, mengingat ancaman pandemi COVID-19 masih mengkhawatirkan.

Download Premium WordPress Themes Free
Download Best WordPress Themes Free Download
Free Download WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
udemy paid course free download
download xiomi firmware
Download Nulled WordPress Themes
lynda course free download
Tags: Cobisniscobisnis & bisnisJEC orbita

Related Posts

Herdman Tak Bisa Mainkan Thom Haye dan Pattynama di FIFA Series 2026

Herdman Tak Bisa Mainkan Thom Haye dan Pattynama di FIFA Series 2026

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pelatih tim nasional Indonesia, John Herdman, dipastikan tidak bisa menurunkan dua pemain kunci pada ajang FIFA Series...

Purbaya Pastikan Dana Program Makan Bergizi Tetap Jalan dan Efektif

Utang 2025 Rp736,3 T, Purbaya Sebut Hampir Sentuh Target APBN

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kementerian Keuangan mencatat penarikan pembiayaan utang sebesar Rp 736,3 triliun sepanjang tahun 2025. Realisasi ini setara 94,9...

Insomnia Bikin Capek? Ahli Tidur Bilang Screen Time Masih Bisa Aman

Insomnia Bikin Capek? Ahli Tidur Bilang Screen Time Masih Bisa Aman

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Insomnia masih menjadi masalah umum yang dialami banyak orang, terutama di tengah rutinitas harian yang padat dan...

Telur Tiap Hari Selama Seminggu, Ini Dampaknya Menurut Ahli Gizi

Telur Tiap Hari Selama Seminggu, Ini Dampaknya Menurut Ahli Gizi

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pandangan soal telur sebagai pemicu kolesterol tinggi perlahan berubah. Berbagai riset terbaru menunjukkan, telur justru bisa menjadi...

Terlalu Sering Konsumsi Gula, Otak Bisa Kena Efek Serius

Terlalu Sering Konsumsi Gula, Otak Bisa Kena Efek Serius

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Konsumsi makanan dan minuman manis yang tinggi gula disebut berpotensi merusak fungsi otak jika dilakukan terus-menerus. Kebiasaan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
FAO Ungkap 43,5% Warga Indonesia Sulit Akses Pangan Bergizi, Program MBG Jadi Tumpuan Negara

FAO Ungkap 43,5% Warga Indonesia Sulit Akses Pangan Bergizi, Program MBG Jadi Tumpuan Negara

January 10, 2026
OJK Gas Pol! 31.382 Rekening Terkait Judi Online Diblokir

OJK Gas Pol! 31.382 Rekening Terkait Judi Online Diblokir

January 9, 2026
Big Match Indonesia Super League: Persib vs Persija Akhir Pekan Ini

Big Match Indonesia Super League: Persib vs Persija Akhir Pekan Ini

January 10, 2026
Mengenal Pemilik Mukhtara Air, Maskapai Baru yang Mulai Terbang di Indonesia

Biodata dan Agama Pandji Pragiwaksono, Komika yang Dilaporkan ke Polisi Imbas Konten Mens Rea

January 9, 2026
Kesal Utang Rp 300 Ribu Tak Dibayar Pria di Depok Tewas Ditusuk Rekan

Kesal Utang Rp 300 Ribu Tak Dibayar Pria di Depok Tewas Ditusuk Rekan

January 10, 2026
Megawati Soekarnoputri Hadiri Perayaan HUT Ke-53 dan Rakernas PDIP

Megawati Soekarnoputri Hadiri Perayaan HUT Ke-53 dan Rakernas PDIP

January 10, 2026
Bulog Jamin Stok Beras Aman hingga Ramadhan dan Idul Fitri 2026

Bulog Jamin Stok Beras Aman hingga Ramadhan dan Idul Fitri 2026

January 10, 2026
Hubungan Mulai Menghangat, Venezuela dan AS Jajaki Normalisasi Diplomatik

Hubungan Mulai Menghangat, Venezuela dan AS Jajaki Normalisasi Diplomatik

January 10, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved