• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, July 31, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Sport

Dari Membunuh Waktu Di Laundromat, Lily Zhang Menemukan Jalan Menuju Banyak Olimpiade

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
January 15, 2026
in Sport
0
Dari Membunuh Waktu Di Laundromat, Lily Zhang Menemukan Jalan Menuju Banyak Olimpiade

JAKARTA, Cobisnis.com – Menunggu pakaian berputar di mesin cuci biasanya terasa membosankan. Namun bagi Lily Zhang, momen itu justru mengubah hidupnya. Saat berusia tujuh tahun, ia menghabiskan waktu di sebuah laundromat dengan belajar jenis “putaran” lain putaran bola tenis meja yang tanpa disadarinya menjadi awal perjalanan menuju panggung Olimpiade.

Ayahnya adalah profesor matematika di Stanford, California, dan di laundromat tersebut tersedia sebuah meja tenis meja. Di sanalah kisah luar biasa Zhang dimulai.

“Kedua orang tua saya berasal dari China,” kata Zhang, atlet tenis meja Olimpiade. “Di sana, tenis meja seperti olahraga nasional, semua orang memainkannya. Awalnya hanya permainan kecil yang menyenangkan; saya sama sekali tidak tahu ke mana ini akan membawa saya.”

Kunjungan ke klub tenis meja lokal membuka matanya terhadap kemungkinan yang lebih besar. Teknik, strategi, dan intensitas permainan benar-benar memikat imajinasinya.
“Saya langsung jatuh cinta dengan olahraga ini,” ujarnya. “Saya terjun sepenuhnya.”

Saat ditanya apakah ia merasa memiliki bakat alami, Zhang tertawa kecil. “Saya tidak mau sombong, tapi ya. Saya rasa saya memang punya kecocokan alami dengan olahraga ini.”

Kerendahan hatinya berbanding terbalik dengan prestasinya. Pada usia 12 tahun, ia sudah bermain untuk tim nasional AS U-15, di usia yang sama masuk tim senior, dan empat tahun kemudian terbang ke London sebagai pemain tenis meja termuda di Olimpiade 2012. Kesuksesan yang begitu cepat bahkan sempat membuatnya kewalahan.

“Saya ingat beberapa kali berpikir di Olimpiade, ‘Kenapa saya ada di sini?’” kenangnya. “Di upacara pembukaan, Serena Williams ada di kanan saya dan Kobe Bryant di kiri saya. Rasanya tidak nyata.”

Jika di London ia merasa kewalahan, Zhang jauh lebih nyaman di Olimpiade Remaja 2014 di China. Di sana, ia meraih medali perunggu dan menjadi atlet tenis meja Amerika pertama yang naik podium di ajang Olimpiade tingkat apa pun. Meski begitu, tenis meja awalnya bukan rencana hidup jangka panjangnya.

“Di AS, biasanya anak-anak berhenti berolahraga serius saat masuk usia kuliah,” katanya. “Rencana awal saya hanya lolos Olimpiade, menambahkannya ke CV kuliah, lalu fokus ke pendidikan.”

Namun ia kembali tampil di Olimpiade Rio 2016. Berkali-kali mencoba berhenti, Zhang selalu kembali. “Saya sudah berhenti berkali-kali dalam karier saya, hampir setelah setiap Olimpiade,” tuturnya. “Tapi selalu ada sesuatu dari olahraga ini yang memanggil saya kembali. Rasanya masih ada urusan yang belum selesai.”

Ikatan Zhang dengan tenis meja begitu kuat hingga pada kencan pertamanya dengan pasangannya, Jessie Xiao, di San Francisco, ia mengajaknya ke bar tenis meja dan menantangnya bermain tanpa memberi tahu bahwa dirinya atlet Olimpiade.
“Kalau dipikir-pikir, itu agak memalukan, tapi ternyata berhasil,” katanya sambil tertawa. Untuk sedikit menyeimbangkan keadaan, Zhang bahkan bermain menggunakan iPhone, bukan bet.

Setelah lulus kuliah, Zhang pindah ke Jerman untuk menjadi pemain profesional. Ia kemudian tampil di dua Olimpiade lagi, Tokyo dan Paris. Di Olimpiade Paris 2024, ia mencatat pencapaian terbaiknya dengan menembus babak 16 besar. Di sana pula, sebuah video tantangan tenis meja antara Zhang dan bintang NBA Anthony Edwards viral di media sosial.

Hubungan Zhang dan Xiao juga semakin terbuka ke publik dan menjadi inspirasi di komunitas LGBTQ+.
“Dia selalu menjadi pendukung nomor satu saya,” kata Zhang. “Bahkan saat saya sendiri ragu.”

Kini di usia 29 tahun, karier Zhang terus menanjak. Pada 2023, Major League Table Tennis menjadi liga profesional pertama tenis meja di AS. Pada Desember lalu, bintang Bay Area Blasters itu menjadi pemain perempuan pertama yang memuncaki peringkat kekuatan liga — satu-satunya perempuan di 10 besar.

“Awalnya saya sangat terkejut,” katanya. “Tapi ini perasaan yang luar biasa. Semua kerja keras itu akhirnya terbayar. Semoga ini bisa menunjukkan pada anak perempuan di luar sana bahwa apa pun itu mungkin.”

Jika Zhang kembali lolos ke Olimpiade Los Angeles 2028, itu akan menjadi penampilan Olimpiade kelimanya sebuah lingkaran kisah yang sempurna, membawa perjalanan hidupnya dari laundromat sederhana ke panggung olahraga terbesar di dunia, tak jauh dari tempat semuanya bermula.

Free Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
udemy course download free
download intex firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
udemy paid course free download
Tags: cobisnis.comLilyZhangolimpiadeTenisMeja

Related Posts

Polisi Ungkap Jesslyn Wijaya Dibawa Orang Suruhan Ibunya, Kini Berada di Thailand

Polisi Ungkap Jesslyn Wijaya Dibawa Orang Suruhan Ibunya, Kini Berada di Thailand

by Hidayat Taufik
July 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kepolisian mengungkap fakta baru dalam penyelidikan kasus dugaan penculikan atlet golf Jesslyn Wijaya. Hasil penyelidikan sementara menunjukkan...

BGN Temukan 414 Dapur MBG Diduga Bodong, Dana Sudah Masuk ke Rekening

BGN Temukan 414 Dapur MBG Diduga Bodong, Dana Sudah Masuk ke Rekening

by Hidayat Taufik
July 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Badan Gizi Nasional (BGN) menemukan anomali pada 414 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) setelah melakukan pemeriksaan terhadap...

Gerindra Buka Suara soal Turunnya Kepuasan Publik terhadap Presiden Prabowo

Gerindra Buka Suara soal Turunnya Kepuasan Publik terhadap Presiden Prabowo

by Hidayat Taufik
July 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Partai Gerindra menanggapi hasil survei terbaru Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) yang mencatat penurunan tingkat kepuasan...

Tarif Resmi TransJabodetabek Blok M-Bandara Soetta Dipatok Rp15 Ribu Mulai September 2026

Tarif Resmi TransJabodetabek Blok M-Bandara Soetta Dipatok Rp15 Ribu Mulai September 2026

by Hidayat Taufik
July 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta resmi menetapkan tarif layanan TransJabodetabek rute Blok M-Bandara Soekarno-Hatta sebesar Rp15.000. Tarif...

Profil aespa, Girl Group SM Entertainment yang Mendunia

Benarkah Selada Menyehatkan? Ini Fakta dan Manfaatnya untuk Tubuh

by Desti Dwi Natasya
July 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Selada menjadi salah satu sayuran hijau yang sering dijadikan salad, lalapan, maupun pelengkap berbagai hidangan. Meski terlihat...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Prabowo Janji Tak Ada Lagi Gunung Sampah di Indonesia pada Pengujung 2027

Prabowo Janji Tak Ada Lagi Gunung Sampah di Indonesia pada Pengujung 2027

July 31, 2026
Dokter Ungkap Bahaya Obesitas bagi Perempuan dari Remaja hingga Menopause

Dokter Ungkap Bahaya Obesitas bagi Perempuan dari Remaja hingga Menopause

July 30, 2026
Dorong Digitalisasi Industri Fesyen, BTN Hadir di Panggung IFW 2026

Dorong Digitalisasi Industri Fesyen, BTN Hadir di Panggung IFW 2026

July 30, 2026
Otomatisasi Bisnis Jadi Lebih Mudah Bersama GeekGarden

Otomatisasi Bisnis Jadi Lebih Mudah Bersama GeekGarden

July 31, 2026
IFG Life Dukung Danantara Housing Expo 2026 Lewat Asuransi Jiwa Kredit

IFG Life Dukung Danantara Housing Expo 2026 Lewat Asuransi Jiwa Kredit

July 31, 2026
Polisi Ungkap Jesslyn Wijaya Dibawa Orang Suruhan Ibunya, Kini Berada di Thailand

Polisi Ungkap Jesslyn Wijaya Dibawa Orang Suruhan Ibunya, Kini Berada di Thailand

July 31, 2026
BGN Temukan 414 Dapur MBG Diduga Bodong, Dana Sudah Masuk ke Rekening

BGN Temukan 414 Dapur MBG Diduga Bodong, Dana Sudah Masuk ke Rekening

July 31, 2026
Gerindra Buka Suara soal Turunnya Kepuasan Publik terhadap Presiden Prabowo

Gerindra Buka Suara soal Turunnya Kepuasan Publik terhadap Presiden Prabowo

July 31, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved