• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, August 21, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Sport

Dari Membunuh Waktu Di Laundromat, Lily Zhang Menemukan Jalan Menuju Banyak Olimpiade

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
January 15, 2026
in Sport
0
Dari Membunuh Waktu Di Laundromat, Lily Zhang Menemukan Jalan Menuju Banyak Olimpiade

JAKARTA, Cobisnis.com – Menunggu pakaian berputar di mesin cuci biasanya terasa membosankan. Namun bagi Lily Zhang, momen itu justru mengubah hidupnya. Saat berusia tujuh tahun, ia menghabiskan waktu di sebuah laundromat dengan belajar jenis “putaran” lain putaran bola tenis meja yang tanpa disadarinya menjadi awal perjalanan menuju panggung Olimpiade.

Ayahnya adalah profesor matematika di Stanford, California, dan di laundromat tersebut tersedia sebuah meja tenis meja. Di sanalah kisah luar biasa Zhang dimulai.

“Kedua orang tua saya berasal dari China,” kata Zhang, atlet tenis meja Olimpiade. “Di sana, tenis meja seperti olahraga nasional, semua orang memainkannya. Awalnya hanya permainan kecil yang menyenangkan; saya sama sekali tidak tahu ke mana ini akan membawa saya.”

Kunjungan ke klub tenis meja lokal membuka matanya terhadap kemungkinan yang lebih besar. Teknik, strategi, dan intensitas permainan benar-benar memikat imajinasinya.
“Saya langsung jatuh cinta dengan olahraga ini,” ujarnya. “Saya terjun sepenuhnya.”

Saat ditanya apakah ia merasa memiliki bakat alami, Zhang tertawa kecil. “Saya tidak mau sombong, tapi ya. Saya rasa saya memang punya kecocokan alami dengan olahraga ini.”

Kerendahan hatinya berbanding terbalik dengan prestasinya. Pada usia 12 tahun, ia sudah bermain untuk tim nasional AS U-15, di usia yang sama masuk tim senior, dan empat tahun kemudian terbang ke London sebagai pemain tenis meja termuda di Olimpiade 2012. Kesuksesan yang begitu cepat bahkan sempat membuatnya kewalahan.

“Saya ingat beberapa kali berpikir di Olimpiade, ‘Kenapa saya ada di sini?’” kenangnya. “Di upacara pembukaan, Serena Williams ada di kanan saya dan Kobe Bryant di kiri saya. Rasanya tidak nyata.”

Jika di London ia merasa kewalahan, Zhang jauh lebih nyaman di Olimpiade Remaja 2014 di China. Di sana, ia meraih medali perunggu dan menjadi atlet tenis meja Amerika pertama yang naik podium di ajang Olimpiade tingkat apa pun. Meski begitu, tenis meja awalnya bukan rencana hidup jangka panjangnya.

“Di AS, biasanya anak-anak berhenti berolahraga serius saat masuk usia kuliah,” katanya. “Rencana awal saya hanya lolos Olimpiade, menambahkannya ke CV kuliah, lalu fokus ke pendidikan.”

Namun ia kembali tampil di Olimpiade Rio 2016. Berkali-kali mencoba berhenti, Zhang selalu kembali. “Saya sudah berhenti berkali-kali dalam karier saya, hampir setelah setiap Olimpiade,” tuturnya. “Tapi selalu ada sesuatu dari olahraga ini yang memanggil saya kembali. Rasanya masih ada urusan yang belum selesai.”

Ikatan Zhang dengan tenis meja begitu kuat hingga pada kencan pertamanya dengan pasangannya, Jessie Xiao, di San Francisco, ia mengajaknya ke bar tenis meja dan menantangnya bermain tanpa memberi tahu bahwa dirinya atlet Olimpiade.
“Kalau dipikir-pikir, itu agak memalukan, tapi ternyata berhasil,” katanya sambil tertawa. Untuk sedikit menyeimbangkan keadaan, Zhang bahkan bermain menggunakan iPhone, bukan bet.

Setelah lulus kuliah, Zhang pindah ke Jerman untuk menjadi pemain profesional. Ia kemudian tampil di dua Olimpiade lagi, Tokyo dan Paris. Di Olimpiade Paris 2024, ia mencatat pencapaian terbaiknya dengan menembus babak 16 besar. Di sana pula, sebuah video tantangan tenis meja antara Zhang dan bintang NBA Anthony Edwards viral di media sosial.

Hubungan Zhang dan Xiao juga semakin terbuka ke publik dan menjadi inspirasi di komunitas LGBTQ+.
“Dia selalu menjadi pendukung nomor satu saya,” kata Zhang. “Bahkan saat saya sendiri ragu.”

Kini di usia 29 tahun, karier Zhang terus menanjak. Pada 2023, Major League Table Tennis menjadi liga profesional pertama tenis meja di AS. Pada Desember lalu, bintang Bay Area Blasters itu menjadi pemain perempuan pertama yang memuncaki peringkat kekuatan liga — satu-satunya perempuan di 10 besar.

“Awalnya saya sangat terkejut,” katanya. “Tapi ini perasaan yang luar biasa. Semua kerja keras itu akhirnya terbayar. Semoga ini bisa menunjukkan pada anak perempuan di luar sana bahwa apa pun itu mungkin.”

Jika Zhang kembali lolos ke Olimpiade Los Angeles 2028, itu akan menjadi penampilan Olimpiade kelimanya sebuah lingkaran kisah yang sempurna, membawa perjalanan hidupnya dari laundromat sederhana ke panggung olahraga terbesar di dunia, tak jauh dari tempat semuanya bermula.

Download WordPress Themes Free
Download WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
download karbonn firmware
Free Download WordPress Themes
online free course
Tags: cobisnis.comLilyZhangolimpiadeTenisMeja

Related Posts

The Indonesia Pro-Am 2026 Hadirkan 207 Pegolf dari Berbagai Negara

BNI Buka Presale Eksklusif Konser Andrea Bocelli

by Rizki Meirino
August 21, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menghadirkan akses exclusive presale tiket Andrea Bocelli “Romanza -...

The Indonesia Pro-Am 2026 Hadirkan 207 Pegolf dari Berbagai Negara

The Indonesia Pro-Am 2026 Hadirkan 207 Pegolf dari Berbagai Negara

by Rizki Meirino
August 21, 2026
0

JAKARTA, Cobisni.com – PT Combiphar merayakan 55 tahun perjalanan sebagai perusahaan consumer healthcare Indonesia melalui penyelenggaraan The Indonesia Pro-Am presented...

Korea Utara Disebut Tingkatkan Dukungan Militer ke Rusia dengan Operator Drone

Mengenal Watermark AI, Teknologi untuk Menandai Teks Buatan Mesin

by Zahra Zahwa
August 21, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Membedakan tulisan manusia dan kecerdasan buatan kini semakin sulit. Pasalnya, kemampuan AI dalam menghasilkan teks terus berkembang....

Korea Utara Disebut Tingkatkan Dukungan Militer ke Rusia dengan Operator Drone

Walmart Siapkan Pemangkasan Harga Usai Dapat Refund Tarif US$2,9 Miliar

by Zahra Zahwa
August 21, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Walmart berencana memangkas harga setelah menerima pengembalian dana tarif senilai US$2,9 miliar. Refund tersebut menjadi pengembalian dana...

Asbanda: BPD Tak Minta Proteksi, Tapi Level Playing Field

Asbanda: BPD Tak Minta Proteksi, Tapi Level Playing Field

by Iwan Supriyatna
August 21, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda) mendorong terciptanya level playing field bagi Bank Pembangunan Daerah (BPD) dalam berbagai...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Jakarta Tak Bisa Atasi Polusi Sendiri, Ini Alasannya

Jakarta Tak Bisa Atasi Polusi Sendiri, Ini Alasannya

August 20, 2026
Kasus Dugaan Penipuan Ruben Onsu Berlanjut ke Tahap Penyidikan

Kasus Dugaan Penipuan Ruben Onsu Berlanjut ke Tahap Penyidikan

August 20, 2026
Presiden Portugal Sahkan Larangan Cadar di Tempat Umum

Presiden Portugal Sahkan Larangan Cadar di Tempat Umum

August 19, 2026
Debut Besar Agnez Mo di Reacher Season 4 Tuai Respons Media Asing

Debut Besar Agnez Mo di Reacher Season 4 Tuai Respons Media Asing

August 20, 2026
The Indonesia Pro-Am 2026 Hadirkan 207 Pegolf dari Berbagai Negara

BNI Buka Presale Eksklusif Konser Andrea Bocelli

August 21, 2026
The Indonesia Pro-Am 2026 Hadirkan 207 Pegolf dari Berbagai Negara

The Indonesia Pro-Am 2026 Hadirkan 207 Pegolf dari Berbagai Negara

August 21, 2026
Korea Utara Disebut Tingkatkan Dukungan Militer ke Rusia dengan Operator Drone

Mengenal Watermark AI, Teknologi untuk Menandai Teks Buatan Mesin

August 21, 2026
Korea Utara Disebut Tingkatkan Dukungan Militer ke Rusia dengan Operator Drone

Walmart Siapkan Pemangkasan Harga Usai Dapat Refund Tarif US$2,9 Miliar

August 21, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved