• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Saturday, May 30, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Sport

Dari Membunuh Waktu Di Laundromat, Lily Zhang Menemukan Jalan Menuju Banyak Olimpiade

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
January 15, 2026
in Sport
0
Dari Membunuh Waktu Di Laundromat, Lily Zhang Menemukan Jalan Menuju Banyak Olimpiade

JAKARTA, Cobisnis.com – Menunggu pakaian berputar di mesin cuci biasanya terasa membosankan. Namun bagi Lily Zhang, momen itu justru mengubah hidupnya. Saat berusia tujuh tahun, ia menghabiskan waktu di sebuah laundromat dengan belajar jenis “putaran” lain putaran bola tenis meja yang tanpa disadarinya menjadi awal perjalanan menuju panggung Olimpiade.

Ayahnya adalah profesor matematika di Stanford, California, dan di laundromat tersebut tersedia sebuah meja tenis meja. Di sanalah kisah luar biasa Zhang dimulai.

“Kedua orang tua saya berasal dari China,” kata Zhang, atlet tenis meja Olimpiade. “Di sana, tenis meja seperti olahraga nasional, semua orang memainkannya. Awalnya hanya permainan kecil yang menyenangkan; saya sama sekali tidak tahu ke mana ini akan membawa saya.”

Kunjungan ke klub tenis meja lokal membuka matanya terhadap kemungkinan yang lebih besar. Teknik, strategi, dan intensitas permainan benar-benar memikat imajinasinya.
“Saya langsung jatuh cinta dengan olahraga ini,” ujarnya. “Saya terjun sepenuhnya.”

Saat ditanya apakah ia merasa memiliki bakat alami, Zhang tertawa kecil. “Saya tidak mau sombong, tapi ya. Saya rasa saya memang punya kecocokan alami dengan olahraga ini.”

Kerendahan hatinya berbanding terbalik dengan prestasinya. Pada usia 12 tahun, ia sudah bermain untuk tim nasional AS U-15, di usia yang sama masuk tim senior, dan empat tahun kemudian terbang ke London sebagai pemain tenis meja termuda di Olimpiade 2012. Kesuksesan yang begitu cepat bahkan sempat membuatnya kewalahan.

“Saya ingat beberapa kali berpikir di Olimpiade, ‘Kenapa saya ada di sini?’” kenangnya. “Di upacara pembukaan, Serena Williams ada di kanan saya dan Kobe Bryant di kiri saya. Rasanya tidak nyata.”

Jika di London ia merasa kewalahan, Zhang jauh lebih nyaman di Olimpiade Remaja 2014 di China. Di sana, ia meraih medali perunggu dan menjadi atlet tenis meja Amerika pertama yang naik podium di ajang Olimpiade tingkat apa pun. Meski begitu, tenis meja awalnya bukan rencana hidup jangka panjangnya.

“Di AS, biasanya anak-anak berhenti berolahraga serius saat masuk usia kuliah,” katanya. “Rencana awal saya hanya lolos Olimpiade, menambahkannya ke CV kuliah, lalu fokus ke pendidikan.”

Namun ia kembali tampil di Olimpiade Rio 2016. Berkali-kali mencoba berhenti, Zhang selalu kembali. “Saya sudah berhenti berkali-kali dalam karier saya, hampir setelah setiap Olimpiade,” tuturnya. “Tapi selalu ada sesuatu dari olahraga ini yang memanggil saya kembali. Rasanya masih ada urusan yang belum selesai.”

Ikatan Zhang dengan tenis meja begitu kuat hingga pada kencan pertamanya dengan pasangannya, Jessie Xiao, di San Francisco, ia mengajaknya ke bar tenis meja dan menantangnya bermain tanpa memberi tahu bahwa dirinya atlet Olimpiade.
“Kalau dipikir-pikir, itu agak memalukan, tapi ternyata berhasil,” katanya sambil tertawa. Untuk sedikit menyeimbangkan keadaan, Zhang bahkan bermain menggunakan iPhone, bukan bet.

Setelah lulus kuliah, Zhang pindah ke Jerman untuk menjadi pemain profesional. Ia kemudian tampil di dua Olimpiade lagi, Tokyo dan Paris. Di Olimpiade Paris 2024, ia mencatat pencapaian terbaiknya dengan menembus babak 16 besar. Di sana pula, sebuah video tantangan tenis meja antara Zhang dan bintang NBA Anthony Edwards viral di media sosial.

Hubungan Zhang dan Xiao juga semakin terbuka ke publik dan menjadi inspirasi di komunitas LGBTQ+.
“Dia selalu menjadi pendukung nomor satu saya,” kata Zhang. “Bahkan saat saya sendiri ragu.”

Kini di usia 29 tahun, karier Zhang terus menanjak. Pada 2023, Major League Table Tennis menjadi liga profesional pertama tenis meja di AS. Pada Desember lalu, bintang Bay Area Blasters itu menjadi pemain perempuan pertama yang memuncaki peringkat kekuatan liga — satu-satunya perempuan di 10 besar.

“Awalnya saya sangat terkejut,” katanya. “Tapi ini perasaan yang luar biasa. Semua kerja keras itu akhirnya terbayar. Semoga ini bisa menunjukkan pada anak perempuan di luar sana bahwa apa pun itu mungkin.”

Jika Zhang kembali lolos ke Olimpiade Los Angeles 2028, itu akan menjadi penampilan Olimpiade kelimanya sebuah lingkaran kisah yang sempurna, membawa perjalanan hidupnya dari laundromat sederhana ke panggung olahraga terbesar di dunia, tak jauh dari tempat semuanya bermula.

Free Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Download WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
udemy free download
download lenevo firmware
Premium WordPress Themes Download
download udemy paid course for free
Tags: cobisnis.comLilyZhangolimpiadeTenisMeja

Related Posts

EBITDA BUMA International Group Melonjak 98 Persen pada Kuartal I 2026

Peringati Hari Lansia Nasional, Bank Mandiri Taspen Dorong Lansia Tetap Produktif

by Rizki Meirino
May 30, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Bank Mandiri Taspen kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas hidup lansia Indonesia dalam peringatan Hari Lansia Nasional...

EBITDA BUMA International Group Melonjak 98 Persen pada Kuartal I 2026

EBITDA BUMA International Group Melonjak 98 Persen pada Kuartal I 2026

by Rizki Meirino
May 30, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – BUMA International Group mengumumkan hasil keuangan dan operasional konsolidasi untuk kuartal pertama 2026. Perusahaan mencatat peningkatan EBITDA...

Peneliti Sebut 5 Kebiasaan Sederhana Bisa Membantu Tetap Sehat di Usia Tua

Peneliti Sebut 5 Kebiasaan Sederhana Bisa Membantu Tetap Sehat di Usia Tua

by Hidayat Taufik
May 30, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menjadi tua merupakan proses alami yang akan dialami setiap orang. Namun, kualitas hidup di usia lanjut ternyata...

Ternyata “OK” Berasal dari Singkatan Jenaka, Begini Sejarahnya

Ternyata “OK” Berasal dari Singkatan Jenaka, Begini Sejarahnya

by Hidayat Taufik
May 30, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kata “OK” sudah menjadi bagian dari percakapan sehari-hari di berbagai negara, termasuk Indonesia. Ungkapan ini biasa dipakai...

Summarecon Bandung

Summarecon Bandung Perkuat Posisi sebagai Pengembang Township Berkelas Dunia

by Iwan Supriyatna
May 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Rekam jejak PT Summarecon Agung Tbk (Summarecon) selama 50 tahun dalam membangun Kota Terpadu kembali menorehkan prestasi....

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
1 Juni 2026 Resmi Jadi Libur Nasional, Ini Arti Penting Hari Lahir Pancasila

1 Juni 2026 Resmi Jadi Libur Nasional, Ini Arti Penting Hari Lahir Pancasila

May 29, 2026
Jalan Raya Lenteng Agung Ambles, Arus Lalu Lintas ke Depok Tersendat

Jalan Raya Lenteng Agung Ambles, Arus Lalu Lintas ke Depok Tersendat

May 29, 2026
Rivian R2 Resmi Meluncur Juni 2026, Siap Bidik Pasar SUV Listrik

Rivian R2 Resmi Meluncur Juni 2026, Siap Bidik Pasar SUV Listrik

May 29, 2026
Rivian R2 Resmi Meluncur Juni 2026, Siap Bidik Pasar SUV Listrik

Kerbau Albino ‘Donald Trump’ Gagal Jadi Hewan Kurban di Bangladesh

May 29, 2026
EBITDA BUMA International Group Melonjak 98 Persen pada Kuartal I 2026

Peringati Hari Lansia Nasional, Bank Mandiri Taspen Dorong Lansia Tetap Produktif

May 30, 2026
EBITDA BUMA International Group Melonjak 98 Persen pada Kuartal I 2026

EBITDA BUMA International Group Melonjak 98 Persen pada Kuartal I 2026

May 30, 2026
Peneliti Sebut 5 Kebiasaan Sederhana Bisa Membantu Tetap Sehat di Usia Tua

Peneliti Sebut 5 Kebiasaan Sederhana Bisa Membantu Tetap Sehat di Usia Tua

May 30, 2026
Jepang Kucurkan Rp 1.300 Triliun dalam Sebulan demi Selamatkan Yen yang Terus Melemah

Jepang Kucurkan Rp 1.300 Triliun dalam Sebulan demi Selamatkan Yen yang Terus Melemah

May 30, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved