• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, July 13, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Entertaiment

Dari Lagos ke Berklee College: Tiwa Savage Akan Latih 100 Kreator Musik Generasi Baru

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
February 27, 2026
in Entertaiment
0
Dari Lagos ke Berklee College: Tiwa Savage Akan Latih 100 Kreator Musik Generasi Baru

JAKARTA, Cobisnis.com – Tiwa Savage memperluas investasinya bagi masa depan musik Afrika dengan meluncurkan Tiwa Savage Music Foundation serta menggandeng Berklee College of Music untuk memperluas akses pendidikan musik kelas dunia di Nigeria.

Melalui inisiatif perdana bertajuk Berklee in Nigeria: Tiwa Savage Intensive Music Program, para pengajar Berklee akan datang ke Lagos pada 23–26 April 2026 untuk memberikan pelatihan intensif selama empat hari kepada 100 kreator musik muda Nigeria. Program ini menjadi acara pertama Berklee di Afrika Barat dan tonggak penting bagi kawasan yang tengah mendorong pertumbuhan pesat ekonomi musik global.

“Afrobeats telah menarik perhatian dunia, tetapi perhatian saja tidak cukup untuk mempertahankan industri. Bakat itu universal tetapi akses tidak,” ujar Savage.

Program Intensif Empat Hari

Program ini menggabungkan teori dan praktik langsung, mencakup produksi musik, penulisan lagu, teknik suara, harmoni, pelatihan pendengaran (ear training), hingga pemahaman tentang penerbitan musik, hak cipta, dan hukum hiburan. Savage menekankan bahwa dalam empat hari, peserta dapat memperoleh gambaran luas tentang berbagai jalur karier di industri musik.

Program akan ditutup dengan pertunjukan ansambel langsung. Peserta terbaik berpeluang mendapatkan beasiswa lanjutan untuk belajar di kampus Berklee di Boston atau mengikuti kursus daring, menjadikan program ini sebagai batu loncatan menuju pendidikan jangka panjang dan karier global.

Misi Menutup Kesenjangan Akses

Savage mengatakan yayasan ini lahir dari pengalaman pribadinya. Saat muda, ia memperoleh beasiswa untuk belajar di Berklee pengalaman yang menurutnya mengubah cara pandangnya terhadap industri musik. Biaya kuliah di sekolah musik internasional ternama bisa mencapai US$40.000 hingga US$60.000 per tahun, belum termasuk biaya hidup, sehingga sulit dijangkau oleh banyak talenta muda di Nigeria maupun Afrika secara umum.

“Itu sesuatu yang sudah lama ingin saya lakukan,” ujarnya.

Menurut Savage, industri musik adalah rantai nilai yang melibatkan banyak peran bukan hanya artis, tetapi juga produser, komposer, insinyur suara, hingga profesional bisnis musik.

“Jika kita ingin musik Afrika bertahan lima, 10, bahkan 20 tahun ke depan, kita harus berinvestasi pada seluruh ekosistemnya,” tegasnya.

Momentum Pertumbuhan Afrobeats

Waktu peluncuran program ini dinilai strategis. Afrika Sub-Sahara merupakan salah satu kawasan dengan pertumbuhan musik rekaman tercepat di dunia. Pendapatan industri melampaui US$110 juta pada 2024 menurut International Federation of the Phonographic Industry (IFPI). Streaming Afrobeats di Spotify meningkat lebih dari 500% dalam lima tahun terakhir. Nigeria sendiri menjadi salah satu pasar ekspor musik terbesar di Afrika dengan populasi yang sangat muda usia median sekitar 18 tahun. Savage mengingatkan bahwa tanpa dukungan pendidikan dan kelembagaan, kreator Afrika berisiko tetap populer secara global namun rentan secara ekonomi.

“Kita sekarang mendapat perhatian dunia. Tetapi pendidikanlah yang mengubah visibilitas menjadi pemberdayaan,” katanya.

Ke depan, yayasan ini berencana memberikan lebih banyak beasiswa bagi pelajar Nigeria untuk belajar di Boston, serta membangun sekolah musik permanen di Nigeria.

“Itulah visi besarnya membangun sesuatu yang melampaui diri saya, menciptakan struktur, peluang, dan kepemilikan bagi generasi kreator Afrika berikutnya,” ujar Savage.

Pendaftaran program Berklee in Nigeria: Tiwa Savage Intensive Music Program dibuka pada 24 Februari 2026 dan ditutup pada 20 Maret 2026. Program ini sepenuhnya didanai tanpa biaya bagi peserta yang diterima.

Download WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
Download Premium WordPress Themes Free
udemy course download free
download mobile firmware
Premium WordPress Themes Download
udemy paid course free download
Tags: AfrobeatsBerkleeCollegecobisnis.comTiwaSavage

Related Posts

Luar Biasa! Kiandra Ramadhipa Persembahkan Kemenangan untuk Indonesia di MotoGP Rookies Cup Jerman

Luar Biasa! Kiandra Ramadhipa Persembahkan Kemenangan untuk Indonesia di MotoGP Rookies Cup Jerman

by Hidayat Taufik
July 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pembalap muda Indonesia, Kiandra Ramadhipa, mencatatkan prestasi membanggakan dengan menjuarai Race 2 Red Bull MotoGP Rookies Cup...

Prancis Hadapi Spanyol, Inggris Jumpa Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026

Prancis Hadapi Spanyol, Inggris Jumpa Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026

by Desti Dwi Natasya
July 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Babak semifinal Piala Dunia 2026 resmi menghadirkan empat tim terbaik yang akan memperebutkan dua tiket menuju partai...

Kisah Hangat Karina aespa, Sang Ayah Lebih Suka Menjemputnya daripada Punya SIM

Kisah Hangat Karina aespa, Sang Ayah Lebih Suka Menjemputnya daripada Punya SIM

by Desti Dwi Natasya
July 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Karina aespa membagikan kisah hangat tentang hubungan dekatnya dengan sang ayah saat menjadi bintang tamu dalam program...

Song Hye Kyo Gabung Agensi Baru, Tolak Dirikan Perusahaan Sendiri

BYD Racco Hadir di Jepang dengan Jarak Tempuh 320 Km dan Desain Ringkas

by Desti Dwi Natasya
July 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – BYD resmi memperkenalkan mobil listrik mini terbarunya, BYD Racco, untuk pasar Jepang. Kendaraan kompak tersebut menawarkan jarak...

Sung Hanbin ZEROBASEONE Donasi 100 Juta Won, Rayakan Tiga Tahun Debut

Sung Hanbin ZEROBASEONE Donasi 100 Juta Won, Rayakan Tiga Tahun Debut

by Desti Dwi Natasya
July 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Leader ZEROBASEONE, Sung Hanbin, merayakan tiga tahun debutnya dengan mendonasikan 100 juta won atau sekitar Rp1,1 miliar...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Takeda Investasi Rp539 Miliar, Perkuat Ekosistem Plasma di Indonesia

Takeda Investasi Rp539 Miliar, Perkuat Ekosistem Plasma di Indonesia

July 13, 2026
BNI Rayakan HUT ke-80 Lewat Vision Run 2026, Ajak Masyarakat Hidup Sehat

BNI Rayakan HUT ke-80 Lewat Vision Run 2026, Ajak Masyarakat Hidup Sehat

July 13, 2026
Gelombang Kebangkrutan Hantam Jepang, Lebih dari 5.300 Perusahaan Tutup Usaha

Gelombang Kebangkrutan Hantam Jepang, Lebih dari 5.300 Perusahaan Tutup Usaha

July 12, 2026
Auto Draft

Prediksi Ronaldo Menangis Saat Piala Dunia 2026 Jadi Taruhan Bernilai Jutaan Dolar

July 12, 2026
Luar Biasa! Kiandra Ramadhipa Persembahkan Kemenangan untuk Indonesia di MotoGP Rookies Cup Jerman

Luar Biasa! Kiandra Ramadhipa Persembahkan Kemenangan untuk Indonesia di MotoGP Rookies Cup Jerman

July 13, 2026
Prancis Hadapi Spanyol, Inggris Jumpa Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026

Prancis Hadapi Spanyol, Inggris Jumpa Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026

July 13, 2026
Usai Tiga Pekerja Tewas, Said Iqbal Desak Audit Tender dan Copot Dirut PAM Jaya

Usai Tiga Pekerja Tewas, Said Iqbal Desak Audit Tender dan Copot Dirut PAM Jaya

July 13, 2026
Kekayaan Plt Bupati Sukoharjo Eko Sapto Purnomo Tembus Rp7 Miliar, Miliki 15 Aset

Kekayaan Plt Bupati Sukoharjo Eko Sapto Purnomo Tembus Rp7 Miliar, Miliki 15 Aset

July 13, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved