JAKARTA, Cobisnis.com – Setiap orang memiliki warna mata yang berbeda, mulai dari cokelat hingga biru. Perbedaan ini dipengaruhi oleh faktor genetik dan proses biologis dalam tubuh.
Warna mata merujuk pada bagian iris, yaitu lingkaran berwarna di mata. Pembentukannya ditentukan oleh jumlah pigmen melanin di dalamnya.
Semakin banyak melanin, warna mata akan tampak lebih gelap seperti cokelat. Sebaliknya, sedikit melanin menghasilkan warna yang lebih terang seperti biru atau abu-abu.
Selain melanin, faktor cahaya juga berperan penting. Fenomena Rayleigh scattering membuat mata tampak biru meski tidak memiliki pigmen biru.
Genetika juga menjadi faktor utama dalam menentukan warna mata. Gen seperti OCA2 dan HERC2 memengaruhi produksi serta distribusi melanin pada iris.
Warna mata cokelat menjadi yang paling umum di dunia karena kadar melanin yang tinggi. Sementara itu, warna seperti hijau dan hazel lebih jarang ditemukan.
Mata hijau terbentuk dari kombinasi melanin rendah dan pigmen tambahan. Sedangkan mata hazel memiliki campuran warna yang dapat berubah tergantung pencahayaan.
Pada bayi, warna mata bisa berubah seiring waktu. Hal ini terjadi karena produksi melanin belum stabil dan akan berkembang seiring pertumbuhan.













