• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, April 24, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

Cina Akan Mendirikan Cagar Alam di Karang Sengketa Laut Cina Selatan

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
September 11, 2025
in Nasional
0
Cina Akan Mendirikan Cagar Alam di Karang Sengketa Laut Cina Selatan

JAKARTA, Cobisnis.com – Cina telah menyetujui rencana untuk mendirikan cagar alam nasional di sebuah karang yang menjadi titik sengketa panas di Laut Cina Selatan. Sebuah langkah yang belum pernah dilakukan sebelumnya dan berpotensi semakin memicu ketegangan dengan Filipina sebagai pihak pengklaim saingan.

Cagar alam tersebut akan mencakup lebih dari 3.500 hektare di Pulau Huangyan nama Cina untuk Karang Scarborough dengan ekosistem terumbu karang sebagai target utama perlindungan, menurut Administrasi Kehutanan dan Padang Rumput Nasional Cina.

Keputusan ini menandai langkah baru dalam upaya Cina memperkuat klaim kedaulatannya di Laut Cina Selatan, jalur perairan strategis dan kaya sumber daya yang dilalui lebih dari 60 persen perdagangan maritim dunia.

Cina mengklaim hampir seluruh Laut Cina Selatan, termasuk wilayah yang berjarak ratusan mil dari daratan utamanya, meski klaim itu sudah dibatalkan oleh putusan internasional pada 2016. Terletak sekitar 200 km dari Filipina, Karang Scarborough berada dalam zona ekonomi eksklusif Filipina dan lama menjadi titik konflik antara Beijing dan Manila. Rantai karang berbentuk segitiga ini diperebutkan karena letaknya yang strategis, kaya stok ikan, serta berfungsi sebagai tempat berlindung kapal saat badai. Cina merebut atol tak berpenghuni tersebut pada 2012 setelah ketegangan panjang dengan Angkatan Laut Filipina, dan sejak itu hampir selalu menempatkan penjaga pantai di perairan sekitarnya. Dalam beberapa tahun terakhir, patroli Cina meningkat dan seringkali menghalangi nelayan Filipina dari wilayah tangkap tradisional mereka.

Ketegangan memuncak pada Agustus lalu, ketika sebuah kapal perusak Angkatan Laut Cina bertabrakan keras dengan kapal Penjaga Pantai Cina saat mengejar kapal patroli Filipina di dekat Karang Scarborough. Insiden yang menyoroti bahaya dari bentrokan semakin sering dan kerap kali keras antara kedua pihak. Filipina sendiri adalah sekutu pertahanan Amerika Serikat, sehingga bentrokan serius antara Beijing dan Manila berpotensi cepat meluas dan melibatkan militer AS.

Dalam sebuah pernyataan, kabinet Cina (Dewan Negara) menyebut pendirian cagar alam ini sebagai “jaminan penting bagi terjaganya keanekaragaman, stabilitas, dan keberlanjutan ekosistem alami Pulau Huangyan.” Pemerintah juga menyerukan penegakan hukum yang lebih kuat terhadap “aktivitas ilegal” di kawasan cagar alam tersebut.

Pihak Manila belum memberikan komentar atas perkembangan ini dan menyebut telah menghubungi Penjaga Pantai Filipina, serta kementerian luar negeri, pertahanan, dan Dewan Keamanan Nasional Filipina untuk meminta tanggapan.

Para pakar Cina menyebut langkah ini sebagai upaya penting untuk mempertahankan kedaulatan wilayah negaranya, sekaligus dapat menjadi preseden bagi fitur maritim lain di Laut Cina Selatan, menurut laporan media pemerintah.

Peta yang dirilis pemerintah Cina menunjukkan seluruh tepi timur laut atol tersebut ditetapkan sebagai kawasan cagar alam, yang terdiri dari “zona inti” diapit dua “zona eksperimental.”

Berdasarkan hukum Cina, zona inti sepenuhnya tertutup untuk aktivitas, sementara zona eksperimental masih memperbolehkan penelitian ilmiah, kegiatan pendidikan, serta pariwisata. Pembangunan dilarang di zona inti tetapi diizinkan di zona eksperimental. Warga asing harus mendapat izin dari otoritas Cina untuk masuk ke kawasan cagar alam mana pun.

Ding Duo, peneliti di National Institute for South China Sea Studies, mengatakan kepada Global Times (media pemerintah Cina) bahwa keputusan pendirian cagar alam ini adalah “bantahan tegas” terhadap tuduhan bahwa Cina merusak lingkungan laut di Laut Cina Selatan. Narasi Cina yang menyatakan ingin melindungi ekosistem rapuh di kawasan ini kemungkinan akan menuai kecurigaan dari negara tetangga maupun pegiat lingkungan, mengingat proyek reklamasi dan pembangunan pulau buatan oleh Beijing selama bertahun-tahun justru telah menyebabkan kerusakan lingkungan besar.

Laporan 2023 dari Center for Strategic and International Studies (CSIS) menyebut Cina telah menimbun sekitar 4.648 hektare terumbu karang melalui pengerukan dan reklamasi untuk membangun pulau buatan.

Sebagian besar pembangunan Cina terpusat di Kepulauan Paracel dan Kepulauan Spratly, dan sejauh ini tidak ada fasilitas yang dibangun di Karang Scarborough, menurut CSIS.

Filipina juga menuduh milisi maritim bayangan Cina menghancurkan terumbu karang di Laut Cina Selatan. Tuduhan itu dibantah Cina, yang justru menuding Filipina sebagai pihak yang merusak ekosistem terumbu karang di kawasan tersebut.

Free Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Download Best WordPress Themes Free Download
Download Premium WordPress Themes Free
lynda course free download
download samsung firmware
Premium WordPress Themes Download
udemy paid course free download
Tags: cobisnis.comMaritim nasionalTerumbu karang

Related Posts

Laut Hormuz Memanas, Trump Instruksikan Tembak Kapal Iran

Laut Hormuz Memanas, Trump Instruksikan Tembak Kapal Iran

by Hidayat Taufik
April 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Presiden Donald Trump memerintahkan Angkatan Laut Amerika Serikat bertindak tegas di Selat Hormuz. Ia menargetkan kapal-kapal Iran...

Persebaya Dekati Empat Besar Usai Kalahkan Malut United di Super League 2026

Persebaya Dekati Empat Besar Usai Kalahkan Malut United di Super League 2026

by Hidayat Taufik
April 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Persebaya Surabaya terus menunjukkan persaingan serius di papan atas Super League 2025/2026. Tim asal Surabaya itu kini...

Gelombang Pertama Jemaah Haji Indonesia Tiba di Madinah, Hampir 6.000 Orang Datang

Gelombang Pertama Jemaah Haji Indonesia Tiba di Madinah, Hampir 6.000 Orang Datang

by Hidayat Taufik
April 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Konsul Jenderal Republik Indonesia di Jeddah, Yusron B. Ambary, menyampaikan bahwa hampir 6.000 jemaah haji Indonesia gelombang...

Mengejutkan! Ammar Zoni Dijanjikan Uang Rp10 Juta dalam Kasus Sabu Rutan Salemba

Mengejutkan! Ammar Zoni Dijanjikan Uang Rp10 Juta dalam Kasus Sabu Rutan Salemba

by Hidayat Taufik
April 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Majelis hakim menyatakan Ammar Zoni dijanjikan uang Rp10 juta. Uang itu terkait peredaran 100 gram sabu di...

MII Gandeng Yonyou, Perkuat Solusi ERP Berbasis Cloud

Wamenaker: Dunia Kerja Kini Utamakan Kompetensi, Bukan Sekadar Ijazah

by Dwi Natasya
April 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor menegaskan bahwa dunia kerja saat ini tidak lagi hanya bergantung pada ijazah formal....

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kopi Jadi Komoditas Global, Posisi Kedua Setelah Minyak

Kopi Jadi Komoditas Global, Posisi Kedua Setelah Minyak

September 30, 2025
Baterai hingga AirPods Pro, Inilah Produk Elektronik Terlaris di Jepang

Baterai hingga AirPods Pro, Inilah Produk Elektronik Terlaris di Jepang

September 30, 2025
Emas Antam

Antam Bakal Beli Emas dari Tambang Rakyat, Bagaimana Pengawasannya?

September 30, 2025
Teh Jadi Minuman Terpopuler di Dunia, Saingi Air Mineral

Teh Jadi Minuman Terpopuler di Dunia, Saingi Air Mineral

September 30, 2025
Laut Hormuz Memanas, Trump Instruksikan Tembak Kapal Iran

Laut Hormuz Memanas, Trump Instruksikan Tembak Kapal Iran

April 24, 2026
Persebaya Dekati Empat Besar Usai Kalahkan Malut United di Super League 2026

Persebaya Dekati Empat Besar Usai Kalahkan Malut United di Super League 2026

April 23, 2026
R17 Podcast Show Vol. 04 Perkuat Kolaborasi untuk Ketahanan Digital Nasional

R17 Podcast Show Vol. 04 Perkuat Kolaborasi untuk Ketahanan Digital Nasional

April 23, 2026
Gelombang Pertama Jemaah Haji Indonesia Tiba di Madinah, Hampir 6.000 Orang Datang

Gelombang Pertama Jemaah Haji Indonesia Tiba di Madinah, Hampir 6.000 Orang Datang

April 23, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved