• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, June 4, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Teknologi

China Gunakan AI untuk Perketat Sensor dan Pengawasan Warganya

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
December 5, 2025
in Teknologi
0
China Gunakan AI untuk Perketat Sensor dan Pengawasan Warganya

JAKARTA, Cobisnis.com – Sebuah laporan terbaru dari Australian Strategic Policy Institute (ASPI) mengungkap bahwa Partai Komunis Tiongkok semakin memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk memperkuat sensor dan pengawasan terhadap 1,4 miliar penduduknya. Teknologi ini kini bukan hanya memantau aktivitas sehari-hari, tetapi juga memprediksi demonstrasi publik hingga membaca kondisi emosional narapidana.

Sistem yang sebelumnya sudah ketat mulai dari Great Firewall hingga jutaan CCTV di ruang publik kini berkembang menjadi jauh lebih canggih dengan dukungan AI. Laporan itu menyatakan bahwa pemerintah Tiongkok menggunakan AI untuk “mengotomatiskan sensor, meningkatkan pengawasan, dan menekan perbedaan pendapat secara pre-emptive.”

Menurut penulis laporan, Nathan Attrill, AI memberikan kemampuan baru bagi pemerintah untuk memonitor lebih banyak orang dengan usaha yang lebih sedikit, menciptakan bentuk kontrol otoritarian modern yang semakin prediktif.

Beijing telah menginvestasikan ratusan miliar dolar untuk bisnis berbasis AI, sekaligus membangun infrastruktur digital yang saat ini banyak diuji coba di kota-kota besar seperti Beijing dan Shanghai. Dengan dukungan publik yang antusias terhadap AI, serta dorongan langsung dari Presiden Xi Jinping, teknologi ini semakin diintegrasikan ke berbagai aspek kehidupan.

AI dalam Sistem Peradilan dan Pemasyarakatan

Dalam beberapa wilayah, AI telah digunakan dalam proses kepolisian, persidangan, hingga operasional penjara. Jaringan CCTV yang diperkirakan mencapai 600 juta unit sekitar 3 kamera untuk setiap 7 orang kini dilengkapi pengenalan wajah, pelacakan lokasi, bahkan pemantauan kerumunan.

Pengadilan Tiongkok didorong mengadopsi sistem AI sebelum 2025, termasuk perangkat yang mampu merekomendasikan penahanan atau penangguhan hukuman. Penjara “pintar” juga diperluas, dengan kamera yang membaca ekspresi wajah tahanan dan terapi VR berbasis AI di pusat rehabilitasi.

Laporan memperingatkan kemungkinan alur penuh berbasis AI: tersangka ditangkap oleh kamera cerdas, diadili dengan bantuan AI, kemudian menjalani hukuman di penjara pintar yang dikendalikan AI.

Risiko Penyalahgunaan dan Kelompok Rentan

Meski teknologi ini dapat meningkatkan keamanan, para pakar memperingatkan risiko besar terhadap kebebasan sipil. Sistem peradilan dengan tingkat vonis bersalah di atas 99% berpotensi semakin menindas kelompok rentan seperti minoritas Uyghur, Tibet, dan para pembangkang politik.

Perusahaan teknologi Tiongkok juga mengembangkan model bahasa besar (LLM) untuk bahasa minoritas guna memudahkan pemantauan komunikasi dan mengontrol arus informasi di komunitas tersebut.

Peran Raksasa Teknologi Tiongkok

Perusahaan besar seperti ByteDance, Tencent, dan Baidu disebut sebagai “pendukung utama” kontrol digital pemerintah. ByteDance menyensor konten di Douyin, Tencent memberi skor risiko kepada pengguna berdasarkan aktivitas digital, dan Baidu menyediakan alat moderasi konten sekaligus bekerja sama dalam lebih dari 100 kasus kriminal.

AI digunakan untuk sensor real-time, analisis sentimen, hingga pembentukan opini publik dengan mendorong narasi yang sejalan dengan pemerintah.

Implikasi Global

Ekosistem AI pengawasan Tiongkok kini menyebar ke negara-negara lain, terutama rezim otoriter seperti Iran dan Arab Saudi. Banyak model AI Tiongkok bersifat open-weight dan murah, sehingga digunakan di luar negeri namun berpotensi membawa bias sensor dan kontrol dari sumbernya.

Para peneliti memperingatkan bahwa ketika negara lain memakai model buatan Tiongkok, mereka ikut menerima “paket lengkap” berupa risiko pengaruh, manipulasi informasi, dan pengawasan terselubung

Download Best WordPress Themes Free Download
Download Premium WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
Download Premium WordPress Themes Free
udemy course download free
download karbonn firmware
Download Nulled WordPress Themes
udemy paid course free download
Tags: ASPIReportChinaAIcobisnis.compengawasandigitalSensorInternet

Related Posts

Silmy Karim Resmi Ditahan KPK, Delapan Tersangka Terjerat Kasus Imigrasi

Silmy Karim Resmi Ditahan KPK, Delapan Tersangka Terjerat Kasus Imigrasi

by Hidayat Taufik
June 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Silmy Karim, bersama tujuh pejabat Direktorat Jenderal...

Beneficial Owner PT RMS Jadi Tersangka Baru Dugaan Korupsi Kredit KoinWorks

Beneficial Owner PT RMS Jadi Tersangka Baru Dugaan Korupsi Kredit KoinWorks

by Desti Dwi Natasya
June 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kejaksaan Tinggi Jakarta kembali menetapkan tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi pemberian kredit melalui platform financial technology...

“Satu Langkah Darimu, Sejuta Harapan Untuknya” Bank Mandiri Kembali Gelar Donor Darah, Rangkul 4.850 Pendonor di Seluruh Indonesia

“Satu Langkah Darimu, Sejuta Harapan Untuknya” Bank Mandiri Kembali Gelar Donor Darah, Rangkul 4.850 Pendonor di Seluruh Indonesia

by Rizki Meirino
June 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-28 yang akan diperingati pada Oktober 2026 mendatang, Bank Mandiri...

Aryna Sabalenka Ingin Tinggalkan Tenis Setelah Tersingkir di French Open 2026

Aryna Sabalenka Ingin Tinggalkan Tenis Setelah Tersingkir di French Open 2026

by Zahra Zahwa
June 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Aryna Sabalenka mengaku ingin berhenti bermain tenis setelah tersingkir dari French Open 2026. Petenis nomor satu dunia...

IPO SpaceX Pecahkan Rekor Dunia, Kekayaan Elon Musk Bisa Tembus US$1 Triliun

IPO SpaceX Pecahkan Rekor Dunia, Kekayaan Elon Musk Bisa Tembus US$1 Triliun

by Zahra Zahwa
June 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – SpaceX mengumumkan rencana penawaran saham perdana atau IPO terbesar dalam sejarah pasar modal. Perusahaan milik Elon Musk...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Children of Heaven hingga Star Wars Ramaikan Bioskop Idul Adha

Kisaran Gaji Pegawai Alfamart 2026, Crew Store hingga Manager

May 27, 2026
Pledoi Nadiem Makarim Soroti Kejanggalan Kasus Pengadaan Chromebook

Pledoi Nadiem Makarim Soroti Kejanggalan Kasus Pengadaan Chromebook

June 3, 2026
BSI Dorong Literasi Keuangan Syariah bagi Gen Z Lewat Sekolah

BSI Dorong Literasi Keuangan Syariah bagi Gen Z Lewat Sekolah

June 3, 2026
Intip Harta dan Isi Garasi Dadan Hindayana yang Dicopot dari Kepala BGN

Intip Harta dan Isi Garasi Dadan Hindayana yang Dicopot dari Kepala BGN

June 3, 2026
Silmy Karim Resmi Ditahan KPK, Delapan Tersangka Terjerat Kasus Imigrasi

Silmy Karim Resmi Ditahan KPK, Delapan Tersangka Terjerat Kasus Imigrasi

June 4, 2026
Beneficial Owner PT RMS Jadi Tersangka Baru Dugaan Korupsi Kredit KoinWorks

Beneficial Owner PT RMS Jadi Tersangka Baru Dugaan Korupsi Kredit KoinWorks

June 4, 2026
“Satu Langkah Darimu, Sejuta Harapan Untuknya” Bank Mandiri Kembali Gelar Donor Darah, Rangkul 4.850 Pendonor di Seluruh Indonesia

“Satu Langkah Darimu, Sejuta Harapan Untuknya” Bank Mandiri Kembali Gelar Donor Darah, Rangkul 4.850 Pendonor di Seluruh Indonesia

June 4, 2026
Aryna Sabalenka Ingin Tinggalkan Tenis Setelah Tersingkir di French Open 2026

Aryna Sabalenka Ingin Tinggalkan Tenis Setelah Tersingkir di French Open 2026

June 4, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved