• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, April 26, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Buy Now, Regret Later: Budaya Belanja Impulsif yang Diam-diam Menggerus Keseharian

Desti Dwi Natasya by Desti Dwi Natasya
November 21, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Buy Now, Regret Later: Budaya Belanja Impulsif yang Diam-diam Menggerus Keseharian

JAKARTA, Cobisnis.com – Fenomena buy now, regret later semakin terasa kuat dalam kehidupan masyarakat modern. Dengan akses belanja yang serba instan, manusia terdorong membeli sesuatu hanya karena dorongan sesaat, bukan kebutuhan. Setelah euforia menghilang, barulah muncul penyesalan yang mengganggu finansial dan mental.

Salah satu faktor utama budaya ini adalah kemudahan teknologi. Aplikasi e-commerce menyediakan tombol beli yang sangat cepat, lengkap dengan promo, flash sale, dan free shipping yang membuat keputusan terasa ringan. Kecepatan transaksi ini menurunkan kontrol diri, karena proses mempertimbangkan pembelian menjadi lebih singkat atau bahkan dilewati.

Tidak hanya itu, strategi pemasaran turut memainkan peran besar. Brand memanfaatkan psikologi FOMO—takut ketinggalan promo atau barang rare—sehingga orang merasa harus membeli sekarang atau kehilangan kesempatan. Padahal kebutuhan sebenarnya belum tentu ada. Tekanan emosional ini sering membuat pembelian terasa mendesak, walau sifatnya semu.

Media sosial juga memperkuat fenomena ini. Konten haul, rekomendasi produk, dan gaya hidup “serba punya” menciptakan standar baru yang membuat orang merasa harus mengikuti tren. Lingkungan digital memancing keinginan, bukan kebutuhan, sehingga impuls belanja semakin sulit dikendalikan. Dalam jangka panjang, pola ini membentuk kebiasaan konsumtif.

Efek lainnya terlihat pada kondisi finansial. Pembelian impulsif kecil-kecilan yang dianggap sepele bisa menumpuk menjadi pengeluaran besar. Banyak yang akhirnya merasa uang cepat habis tanpa sadar ke mana alirannya. Ini memicu penyesalan dan tekanan mental, terutama ketika kebutuhan yang lebih penting muncul kemudian.

Secara psikologis, buy now, regret later berkaitan dengan kebutuhan sesaat akan dopamine. Proses membeli memberi rasa senang dan puas, tetapi efeknya sangat cepat memudar. Ketika barang datang dan tidak terasa se-berharga itu, penyesalan pun muncul. Siklus ini bisa berulang jika tidak disadari, membuat seseorang terjebak dalam pola belanja kompulsif.

Meski begitu, budaya ini bisa dikendalikan dengan meningkatkan kesadaran finansial. Membuat wishlist, memberi jeda waktu sebelum membeli, dan mencatat pengeluaran adalah langkah kecil yang sangat efektif. Dengan begitu, keputusan belanja kembali berbasis kebutuhan, bukan dorongan emosional.

Fenomena buy now, regret later bukan sekadar masalah belanja, tapi cerminan tekanan sosial, teknologi yang semakin cepat, dan kebutuhan manusia akan validasi instan. Menyadari mekanismenya membantu kita lebih bijak membelanjakan uang, menjaga mental, serta menghindari penyesalan yang datang terlambat.

Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Download WordPress Themes Free
Download Best WordPress Themes Free Download
lynda course free download
download micromax firmware
Download WordPress Themes Free
udemy paid course free download
Tags: buy nowcobisnis.comera digitalmasyarakat modernregret later

Related Posts

Shin Tae-yong Berpeluang Latih Persija Jakarta, Akmal Marhali Ungkap Alasannya

Shin Tae-yong Berpeluang Latih Persija Jakarta, Akmal Marhali Ungkap Alasannya

by Hidayat Taufik
April 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pengamat sepak bola nasional, Akmal Marhali, menilai Shin Tae-yong punya peluang besar melatih Persija Jakarta musim depan....

BSI Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Inovasi QRIS Soundbox

BSI Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Inovasi QRIS Soundbox

by Dwi Natasya
April 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk terus memperkuat transformasi digital bagi seluruh segmen nasabah, termasuk pedagang dan UMKM,...

Nyaris Top 5, Veda Ega Pratama Tutup Moto3 Spanyol 2026 di Posisi Keenam

Nyaris Top 5, Veda Ega Pratama Tutup Moto3 Spanyol 2026 di Posisi Keenam

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pebalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, mencatat hasil positif dengan finis di posisi keenam pada Moto3 Spanyol...

Pelaku Penembakan di Acara Trump Terungkap, Presiden AS Sempat Dievakuasi

Pelaku Penembakan di Acara Trump Terungkap, Presiden AS Sempat Dievakuasi

by Hidayat Taufik
April 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Aparat keamanan mengungkap identitas pelaku penembakan yang memicu kepanikan dalam acara White House Correspondents' Dinner di Hotel...

Suara Tembakan Hentikan Acara WHCA, Trump dan Pejabat AS Dievakuasi

Suara Tembakan Hentikan Acara WHCA, Trump dan Pejabat AS Dievakuasi

by Hidayat Taufik
April 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Suasana mencekam terjadi dalam acara makan malam tahunan White House Correspondents' Dinner (WHCA) di Hotel Hilton Washington...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Indonesia Tumbangkan Kanada, Tiwi/Fadia Jadi Penentu di Uber Cup 2026

Indonesia Tumbangkan Kanada, Tiwi/Fadia Jadi Penentu di Uber Cup 2026

April 25, 2026
Jamaah Haji Indonesia di Madinah Nikmati Tiga Kali Makan Sehari dari Dapur Konsumsi

Jamaah Haji Indonesia di Madinah Nikmati Tiga Kali Makan Sehari dari Dapur Konsumsi

April 25, 2026
AIA Vitality Women’s 10K 2026 Kembali Hadir

AIA Vitality Women’s 10K 2026 Kembali Hadir

April 26, 2026
Suara Tembakan Hentikan Acara WHCA, Trump dan Pejabat AS Dievakuasi

Suara Tembakan Hentikan Acara WHCA, Trump dan Pejabat AS Dievakuasi

April 26, 2026
BNI Jadi Bank Pertama di Indonesia yang Terbitkan AT – 1 Bond

BNI Tegaskan Koperasi Swadharma Bukan Bagian dari Bank

April 26, 2026
Shin Tae-yong Berpeluang Latih Persija Jakarta, Akmal Marhali Ungkap Alasannya

Shin Tae-yong Berpeluang Latih Persija Jakarta, Akmal Marhali Ungkap Alasannya

April 26, 2026
Bank Sentral Borong Emas, Harga Diprediksi Menguat di Pekan Depan

Bank Sentral Borong Emas, Harga Diprediksi Menguat di Pekan Depan

April 26, 2026
BSI Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Inovasi QRIS Soundbox

BSI Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Inovasi QRIS Soundbox

April 26, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved