JAKARTA, Cobisnis.com – PT Pertamina Patra Niaga menyiapkan infrastruktur pengisian daya dan penukaran baterai untuk mendukung pengembangan kendaraan listrik roda dua di Indonesia. Hingga saat ini, perusahaan telah menyediakan 112 unit EV Charging Station dan 122 unit Battery Swapping Station di SPBU.
Pengembangan tersebut diperkuat melalui penandatanganan nota kesepakatan atau MoU antara Pertamina Patra Niaga, PT Len Industri, dan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN). Kolaborasi tiga BUMN ini ditujukan untuk membangun ekosistem charging dan swapping dalam mendukung program Motor Listrik Nasional (Molinas).
Direktur Pemasaran Retail Pertamina Patra Niaga, Eko Ricky, mengatakan kerja sama tersebut menjadi langkah strategis perusahaan dalam mendukung transisi energi, khususnya di sektor transportasi roda dua.
“Melalui kolaborasi lintas BUMN ini, kami ingin memastikan bahwa transisi menuju kendaraan listrik tidak hanya berhenti pada penyediaan unit kendaraannya saja, tetapi juga didukung oleh ekosistem energi yang andal, mudah diakses dan merata di berbagai wilayah,” ujar Eko dalam keterangan tertulis, Jumat (30/10/2026).
Dalam proyek Molinas, Pertamina Patra Niaga akan berfokus pada penyediaan infrastruktur hilir. Perusahaan memanfaatkan jaringan SPBU dan titik ritel strategis untuk diintegrasikan dengan fasilitas pengisian daya serta penukaran baterai motor listrik.
Salah satu langkah yang telah dilakukan adalah pengembangan Green Energy Station (GES) di berbagai wilayah Indonesia. Hingga saat ini, sebanyak 837 SPBU Pertamina telah dikembangkan menjadi Green Energy Station.
Dari jumlah tersebut, tersedia 112 unit EV Charging Station dan 122 unit Battery Swapping Station. Fasilitas ini disiapkan untuk memenuhi kebutuhan pengisian daya dan penukaran baterai kendaraan listrik, termasuk sepeda motor.
Eko menyebut transformasi SPBU menjadi Green Energy Station merupakan bagian dari kesiapan perusahaan menghadirkan infrastruktur energi yang lebih mudah dijangkau masyarakat. Penyediaan fasilitas tersebut juga diharapkan mendukung penggunaan kendaraan listrik secara lebih luas.
Sinergi Pertamina Patra Niaga, Len Industri, dan PLN diharapkan mempercepat pengembangan industri kendaraan listrik dalam negeri. Kolaborasi ini juga diarahkan untuk mendukung target pemerintah menurunkan emisi karbon dari sektor transportasi.
Program Molinas sendiri merupakan inisiatif strategis nasional yang diresmikan Presiden Prabowo Subianto. Program ini bertujuan membangun kemandirian industri kendaraan listrik roda dua, mulai dari komponen lokal, manufaktur, baterai, hingga layanan purnajual.
Melalui kerja sama tersebut, Pertamina Patra Niaga berharap ekosistem kendaraan listrik nasional dapat berkembang dan memiliki daya saing global. Ketersediaan infrastruktur pengisian daya dan penukaran baterai menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung peralihan masyarakat menuju motor listrik.













