• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, August 3, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Humaniora

Bottle-To-Throttle: Begini Cara Maskapai Memastikan Pilot Bebas Alkohol Sebelum Terbang

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
January 9, 2026
in Humaniora
0
Bottle-To-Throttle: Begini Cara Maskapai Memastikan Pilot Bebas Alkohol Sebelum Terbang

JAKARTA, Cobisnis.com – Minum alkohol dan mengoperasikan mesin berat jelas tidak bisa disatukan. Alkohol dapat memperlambat refleks, mengganggu konsentrasi, menurunkan kemampuan mengambil keputusan, hingga memicu pusing dan mual risiko yang jauh lebih berbahaya ketika seseorang menerbangkan pesawat.

Meski kasus pilot komersial terbang dalam pengaruh alkohol tergolong sangat jarang, sejumlah insiden dalam beberapa tahun terakhir kembali menyoroti isu ini. Salah satu yang paling disorot adalah Japan Airlines, setelah dua pilotnya kedapatan mengonsumsi alkohol berlebihan sehari sebelum penerbangan pada Desember 2024. Kasus lain terjadi di Amerika Serikat dan Eropa, termasuk pembatalan penerbangan Delta Air Lines akibat hasil tes napas pilot melebihi ambang batas.

Insiden-insiden tersebut memunculkan pertanyaan besar: pengamanan apa saja yang sebenarnya diterapkan maskapai untuk memastikan pilot benar-benar sadar dan layak menerbangkan pesawat?

Jawabannya tidak sederhana, karena tidak ada satu aturan global yang berlaku untuk semua maskapai dan negara. Namun secara umum, industri penerbangan menerapkan sistem berlapis, mulai dari aturan bottle-to-throttle (jarak waktu antara minum alkohol terakhir dan bertugas), batas kadar alkohol dalam darah (BAC), tes acak, tes berbasis kecurigaan, pengawasan medis, sistem pelaporan rekan kerja, hingga program rehabilitasi. Pelanggaran bisa berujung sanksi berat, dari skors lisensi sampai tuntutan pidana.

Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO) memang melarang personel penerbangan bertugas di bawah pengaruh zat psikoaktif, tetapi detail teknis diserahkan ke masing-masing negara dan maskapai. Akibatnya, standar berbeda-beda: ada negara yang membatasi BAC di bawah 0,04%, ada yang 0,02%, bahkan 0,00%. Aturan bottle-to-throttle pun bervariasi, mulai dari delapan jam hingga 24 jam.

Mantan kapten pelatihan Virgin Atlantic, Pete Hutchison, menyebut sebagian besar pilot memilih standar pribadi yang lebih ketat. “Jangan sampai berada di posisi memperdebatkan angka 0,01,” ujarnya. Saat jeda terbang singkat, ia sama sekali tidak menyentuh alkohol.

Di Inggris, batas BAC pilot adalah 0,02% dengan tes acak. Di Amerika Serikat, FAA menetapkan batas 0,04% dan bottle-to-throttle minimal delapan jam, meski banyak maskapai memperpanjangnya menjadi 12 jam atau lebih. Jepang tidak menetapkan angka baku dalam undang-undang, tetapi pasca insiden, Japan Airlines memperketat aturan menjadi bottle-to-throttle 24 jam dan mewajibkan tiga kali tes napas sebelum terbang.

India dikenal paling ketat di dunia. Negara ini menerapkan kebijakan nol toleransi: bottle-to-throttle 12 jam dan BAC 0,00%. Pilot wajib menjalani tes napas sebelum setiap penerbangan, dengan sanksi berat jika melanggar, hingga pencabutan lisensi permanen.

Di Eropa, Badan Keselamatan Penerbangan Uni Eropa (EASA) menetapkan batas 0,02% BAC, sementara beberapa negara seperti Italia menerapkan nol toleransi. Singapura, Hong Kong, dan Uni Emirat Arab juga memiliki batas ketat disertai tes rutin di bandara.

Di luar aturan dan tes, banyak maskapai menyediakan program dukungan dan rehabilitasi bagi pilot yang mengalami masalah, mengingat tekanan pekerjaan dan kelelahan juga menjadi isu besar di industri penerbangan. Studi di Eropa bahkan menemukan tingkat kecemasan, depresi, dan penyalahgunaan alkohol yang signifikan di kalangan pilot.

Meski demikian, data menunjukkan pelanggaran alkohol sangat jarang. Dari lebih dari 64 ribu tes acak yang dilakukan FAA pada 2023, hanya 65 yang melebihi ambang batas. Para ahli menegaskan keselamatan penerbangan terjaga justru karena sistem berlapis ini.

“Keselamatan penerbangan bukan kebetulan,” kata Hutchison. “Ia lahir dari standar ketat, pelatihan berulang, dan pembelajaran dari setiap insiden.”

Download Nulled WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Free Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
online free course
download xiomi firmware
Free Download WordPress Themes
free download udemy paid course
Tags: Aviationcobisnis.comKeselamatanUdaraPenerbanganPilot

Related Posts

Pupuk Kaltim Usung Kiprah Konservasi Terumbu Karang di Forum ICRS 2026

Pupuk Kaltim Usung Kiprah Konservasi Terumbu Karang di Forum ICRS 2026

by Iwan Supriyatna
August 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Komitmen PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) menjaga keberlanjutan ekosistem laut, mendapat pengakuan internasional sebagai delegasi perwakilan...

MK Sarankan Mulai 2027, Pemerintah Tetap Pisahkan Anggaran MBG pada APBN 2028

MK Sarankan Mulai 2027, Pemerintah Tetap Pisahkan Anggaran MBG pada APBN 2028

by Hidayat Taufik
August 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah memastikan anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap akan dipisahkan dari anggaran pendidikan mulai APBN 2028,...

Bukan Bau Kucing, Ini Rahasia Parfum Aroma ‘Bulu Anak Kucing’ yang Sedang Tren

Bukan Bau Kucing, Ini Rahasia Parfum Aroma ‘Bulu Anak Kucing’ yang Sedang Tren

by Hidayat Taufik
August 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Industri parfum terus menghadirkan inovasi dengan konsep-konsep yang tidak biasa. Salah satu yang tengah menjadi perhatian adalah...

Pengamat Beberkan 4 Tanda Hubungan Jokowi dan Prabowo Mulai Berjarak

Pengamat Beberkan 4 Tanda Hubungan Jokowi dan Prabowo Mulai Berjarak

by Hidayat Taufik
August 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pengamat politik Ray Rangkuti menilai mulai muncul sejumlah sinyal yang mengindikasikan hubungan politik antara Presiden Prabowo Subianto...

AS Tarik Sebagian Pasukan dari Kuwait dan Irak, Trump Puji Ketangguhan Iran

AS Tarik Sebagian Pasukan dari Kuwait dan Irak, Trump Puji Ketangguhan Iran

by Hidayat Taufik
August 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Amerika Serikat mulai menarik sebagian pasukan militernya dari Irak dan Kuwait di tengah meningkatnya ketegangan dengan Iran....

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Mampu Tapi Menunda Bayar Utang, Benarkah Termasuk Dosa Besar Menurut Islam?

Mampu Tapi Menunda Bayar Utang, Benarkah Termasuk Dosa Besar Menurut Islam?

August 2, 2026
Pengamat Beberkan 4 Tanda Hubungan Jokowi dan Prabowo Mulai Berjarak

Pengamat Beberkan 4 Tanda Hubungan Jokowi dan Prabowo Mulai Berjarak

August 2, 2026
MK Sarankan Mulai 2027, Pemerintah Tetap Pisahkan Anggaran MBG pada APBN 2028

MK Sarankan Mulai 2027, Pemerintah Tetap Pisahkan Anggaran MBG pada APBN 2028

August 2, 2026
Gwyneth Paltrow Tuai Kritik Setelah Bintangi Iklan Properti Mewah di Israel

Trump Batalkan Rencana Serangan ke Iran, Buka Peluang Kesepakatan pada 2026

August 2, 2026
Pupuk Kaltim Usung Kiprah Konservasi Terumbu Karang di Forum ICRS 2026

Pupuk Kaltim Usung Kiprah Konservasi Terumbu Karang di Forum ICRS 2026

August 2, 2026
MK Sarankan Mulai 2027, Pemerintah Tetap Pisahkan Anggaran MBG pada APBN 2028

MK Sarankan Mulai 2027, Pemerintah Tetap Pisahkan Anggaran MBG pada APBN 2028

August 2, 2026
Mitsubishi Buka Peluang Ekspor XForce Hybrid Rakitan Indonesia

Mitsubishi Buka Peluang Ekspor XForce Hybrid Rakitan Indonesia

August 2, 2026
Mampu Tapi Menunda Bayar Utang, Benarkah Termasuk Dosa Besar Menurut Islam?

Mampu Tapi Menunda Bayar Utang, Benarkah Termasuk Dosa Besar Menurut Islam?

August 2, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved