• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, March 4, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Humaniora

Bottle-To-Throttle: Begini Cara Maskapai Memastikan Pilot Bebas Alkohol Sebelum Terbang

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
January 9, 2026
in Humaniora
0
Bottle-To-Throttle: Begini Cara Maskapai Memastikan Pilot Bebas Alkohol Sebelum Terbang

JAKARTA, Cobisnis.com – Minum alkohol dan mengoperasikan mesin berat jelas tidak bisa disatukan. Alkohol dapat memperlambat refleks, mengganggu konsentrasi, menurunkan kemampuan mengambil keputusan, hingga memicu pusing dan mual risiko yang jauh lebih berbahaya ketika seseorang menerbangkan pesawat.

Meski kasus pilot komersial terbang dalam pengaruh alkohol tergolong sangat jarang, sejumlah insiden dalam beberapa tahun terakhir kembali menyoroti isu ini. Salah satu yang paling disorot adalah Japan Airlines, setelah dua pilotnya kedapatan mengonsumsi alkohol berlebihan sehari sebelum penerbangan pada Desember 2024. Kasus lain terjadi di Amerika Serikat dan Eropa, termasuk pembatalan penerbangan Delta Air Lines akibat hasil tes napas pilot melebihi ambang batas.

Insiden-insiden tersebut memunculkan pertanyaan besar: pengamanan apa saja yang sebenarnya diterapkan maskapai untuk memastikan pilot benar-benar sadar dan layak menerbangkan pesawat?

Jawabannya tidak sederhana, karena tidak ada satu aturan global yang berlaku untuk semua maskapai dan negara. Namun secara umum, industri penerbangan menerapkan sistem berlapis, mulai dari aturan bottle-to-throttle (jarak waktu antara minum alkohol terakhir dan bertugas), batas kadar alkohol dalam darah (BAC), tes acak, tes berbasis kecurigaan, pengawasan medis, sistem pelaporan rekan kerja, hingga program rehabilitasi. Pelanggaran bisa berujung sanksi berat, dari skors lisensi sampai tuntutan pidana.

Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO) memang melarang personel penerbangan bertugas di bawah pengaruh zat psikoaktif, tetapi detail teknis diserahkan ke masing-masing negara dan maskapai. Akibatnya, standar berbeda-beda: ada negara yang membatasi BAC di bawah 0,04%, ada yang 0,02%, bahkan 0,00%. Aturan bottle-to-throttle pun bervariasi, mulai dari delapan jam hingga 24 jam.

Mantan kapten pelatihan Virgin Atlantic, Pete Hutchison, menyebut sebagian besar pilot memilih standar pribadi yang lebih ketat. “Jangan sampai berada di posisi memperdebatkan angka 0,01,” ujarnya. Saat jeda terbang singkat, ia sama sekali tidak menyentuh alkohol.

Di Inggris, batas BAC pilot adalah 0,02% dengan tes acak. Di Amerika Serikat, FAA menetapkan batas 0,04% dan bottle-to-throttle minimal delapan jam, meski banyak maskapai memperpanjangnya menjadi 12 jam atau lebih. Jepang tidak menetapkan angka baku dalam undang-undang, tetapi pasca insiden, Japan Airlines memperketat aturan menjadi bottle-to-throttle 24 jam dan mewajibkan tiga kali tes napas sebelum terbang.

India dikenal paling ketat di dunia. Negara ini menerapkan kebijakan nol toleransi: bottle-to-throttle 12 jam dan BAC 0,00%. Pilot wajib menjalani tes napas sebelum setiap penerbangan, dengan sanksi berat jika melanggar, hingga pencabutan lisensi permanen.

Di Eropa, Badan Keselamatan Penerbangan Uni Eropa (EASA) menetapkan batas 0,02% BAC, sementara beberapa negara seperti Italia menerapkan nol toleransi. Singapura, Hong Kong, dan Uni Emirat Arab juga memiliki batas ketat disertai tes rutin di bandara.

Di luar aturan dan tes, banyak maskapai menyediakan program dukungan dan rehabilitasi bagi pilot yang mengalami masalah, mengingat tekanan pekerjaan dan kelelahan juga menjadi isu besar di industri penerbangan. Studi di Eropa bahkan menemukan tingkat kecemasan, depresi, dan penyalahgunaan alkohol yang signifikan di kalangan pilot.

Meski demikian, data menunjukkan pelanggaran alkohol sangat jarang. Dari lebih dari 64 ribu tes acak yang dilakukan FAA pada 2023, hanya 65 yang melebihi ambang batas. Para ahli menegaskan keselamatan penerbangan terjaga justru karena sistem berlapis ini.

“Keselamatan penerbangan bukan kebetulan,” kata Hutchison. “Ia lahir dari standar ketat, pelatihan berulang, dan pembelajaran dari setiap insiden.”

Free Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
free download udemy course
download coolpad firmware
Download WordPress Themes Free
free download udemy paid course
Tags: Aviationcobisnis.comKeselamatanUdaraPenerbanganPilot

Related Posts

Sidang Chromebook Ungkap Fakta Harga Sesuai Pasar dan Jutaan Perangkat Masih Aktif

Sidang Chromebook Ungkap Fakta Harga Sesuai Pasar dan Jutaan Perangkat Masih Aktif

by Dwi Natasya
March 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Persidangan lanjutan perkara pengadaan laptop Chromebook kembali mengungkap sejumlah fakta baru terkait isu harga dan dugaan kerugian...

PGN Siagakan Satgas RAFI 2026, Jaga Keandalan Layanan Gas Bumi Selama Ramadhan dan Idul Fitri

PGN Siagakan Satgas RAFI 2026, Jaga Keandalan Layanan Gas Bumi Selama Ramadhan dan Idul Fitri

by Iwan Supriyatna
March 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis – PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN), Subholding Gas Pertamina, menyiagakan Satuan Tugas Ramadhan dan Idul Fitri...

Iran Ingatkan Eropa: Ikut Campur Konflik, Kota-kota Anda Jadi Target

Iran Ingatkan Eropa: Ikut Campur Konflik, Kota-kota Anda Jadi Target

by Hidayat Taufik
March 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah Iran menyampaikan peringatan tegas kepada negara-negara di Eropa agar tidak ikut terlibat dalam konflik yang sedang...

Rp 183 Miliar Nyaris Melayang! 3 Ton Sisik Trenggiling Disita di Pelabuhan Tanjung Priok

Rp 183 Miliar Nyaris Melayang! 3 Ton Sisik Trenggiling Disita di Pelabuhan Tanjung Priok

by Hidayat Taufik
March 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Aparat Bea Cukai Tanjung Priok membongkar upaya penyelundupan 3.053 kilogram sisik trenggiling yang rencananya dikirim ke Kamboja....

BMKG Perkirakan Puncak Kemarau 2026 Terjadi Agustus, Sejumlah Wilayah Lebih Kering dari Normal

BMKG Perkirakan Puncak Kemarau 2026 Terjadi Agustus, Sejumlah Wilayah Lebih Kering dari Normal

by Hidayat Taufik
March 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan puncak musim kemarau tahun 2026 akan terjadi pada Agustus dan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

September 18, 2025
Usai Khamenei Tewas, Bendera Merah Berkibar di Qom, Simbol Apa?

Deretan Anak Try Sutrisno, dari Jenderal TNI hingga Perwira Tinggi Polri

March 2, 2026
Pemerintah Gelontorkan Rp2 Triliun Sebulan Jalankan Program MBG

Pemerintah Gelontorkan Rp2 Triliun Sebulan Jalankan Program MBG

March 3, 2025
Tiga BUMN Transportasi Terima PMN Rp4,77 Triliun untuk Tingkatkan Layanan Publik

Tiga BUMN Transportasi Terima PMN Rp4,77 Triliun untuk Tingkatkan Layanan Publik

September 16, 2025
Sidang Chromebook Ungkap Fakta Harga Sesuai Pasar dan Jutaan Perangkat Masih Aktif

Sidang Chromebook Ungkap Fakta Harga Sesuai Pasar dan Jutaan Perangkat Masih Aktif

March 4, 2026
PGN Siagakan Satgas RAFI 2026, Jaga Keandalan Layanan Gas Bumi Selama Ramadhan dan Idul Fitri

PGN Siagakan Satgas RAFI 2026, Jaga Keandalan Layanan Gas Bumi Selama Ramadhan dan Idul Fitri

March 4, 2026
Iran Ingatkan Eropa: Ikut Campur Konflik, Kota-kota Anda Jadi Target

Iran Ingatkan Eropa: Ikut Campur Konflik, Kota-kota Anda Jadi Target

March 4, 2026
Rp 183 Miliar Nyaris Melayang! 3 Ton Sisik Trenggiling Disita di Pelabuhan Tanjung Priok

Rp 183 Miliar Nyaris Melayang! 3 Ton Sisik Trenggiling Disita di Pelabuhan Tanjung Priok

March 4, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved