• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Saturday, February 7, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Humaniora

Bottle-To-Throttle: Begini Cara Maskapai Memastikan Pilot Bebas Alkohol Sebelum Terbang

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
January 9, 2026
in Humaniora
0
Bottle-To-Throttle: Begini Cara Maskapai Memastikan Pilot Bebas Alkohol Sebelum Terbang

JAKARTA, Cobisnis.com – Minum alkohol dan mengoperasikan mesin berat jelas tidak bisa disatukan. Alkohol dapat memperlambat refleks, mengganggu konsentrasi, menurunkan kemampuan mengambil keputusan, hingga memicu pusing dan mual risiko yang jauh lebih berbahaya ketika seseorang menerbangkan pesawat.

Meski kasus pilot komersial terbang dalam pengaruh alkohol tergolong sangat jarang, sejumlah insiden dalam beberapa tahun terakhir kembali menyoroti isu ini. Salah satu yang paling disorot adalah Japan Airlines, setelah dua pilotnya kedapatan mengonsumsi alkohol berlebihan sehari sebelum penerbangan pada Desember 2024. Kasus lain terjadi di Amerika Serikat dan Eropa, termasuk pembatalan penerbangan Delta Air Lines akibat hasil tes napas pilot melebihi ambang batas.

Insiden-insiden tersebut memunculkan pertanyaan besar: pengamanan apa saja yang sebenarnya diterapkan maskapai untuk memastikan pilot benar-benar sadar dan layak menerbangkan pesawat?

Jawabannya tidak sederhana, karena tidak ada satu aturan global yang berlaku untuk semua maskapai dan negara. Namun secara umum, industri penerbangan menerapkan sistem berlapis, mulai dari aturan bottle-to-throttle (jarak waktu antara minum alkohol terakhir dan bertugas), batas kadar alkohol dalam darah (BAC), tes acak, tes berbasis kecurigaan, pengawasan medis, sistem pelaporan rekan kerja, hingga program rehabilitasi. Pelanggaran bisa berujung sanksi berat, dari skors lisensi sampai tuntutan pidana.

Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO) memang melarang personel penerbangan bertugas di bawah pengaruh zat psikoaktif, tetapi detail teknis diserahkan ke masing-masing negara dan maskapai. Akibatnya, standar berbeda-beda: ada negara yang membatasi BAC di bawah 0,04%, ada yang 0,02%, bahkan 0,00%. Aturan bottle-to-throttle pun bervariasi, mulai dari delapan jam hingga 24 jam.

Mantan kapten pelatihan Virgin Atlantic, Pete Hutchison, menyebut sebagian besar pilot memilih standar pribadi yang lebih ketat. “Jangan sampai berada di posisi memperdebatkan angka 0,01,” ujarnya. Saat jeda terbang singkat, ia sama sekali tidak menyentuh alkohol.

Di Inggris, batas BAC pilot adalah 0,02% dengan tes acak. Di Amerika Serikat, FAA menetapkan batas 0,04% dan bottle-to-throttle minimal delapan jam, meski banyak maskapai memperpanjangnya menjadi 12 jam atau lebih. Jepang tidak menetapkan angka baku dalam undang-undang, tetapi pasca insiden, Japan Airlines memperketat aturan menjadi bottle-to-throttle 24 jam dan mewajibkan tiga kali tes napas sebelum terbang.

India dikenal paling ketat di dunia. Negara ini menerapkan kebijakan nol toleransi: bottle-to-throttle 12 jam dan BAC 0,00%. Pilot wajib menjalani tes napas sebelum setiap penerbangan, dengan sanksi berat jika melanggar, hingga pencabutan lisensi permanen.

Di Eropa, Badan Keselamatan Penerbangan Uni Eropa (EASA) menetapkan batas 0,02% BAC, sementara beberapa negara seperti Italia menerapkan nol toleransi. Singapura, Hong Kong, dan Uni Emirat Arab juga memiliki batas ketat disertai tes rutin di bandara.

Di luar aturan dan tes, banyak maskapai menyediakan program dukungan dan rehabilitasi bagi pilot yang mengalami masalah, mengingat tekanan pekerjaan dan kelelahan juga menjadi isu besar di industri penerbangan. Studi di Eropa bahkan menemukan tingkat kecemasan, depresi, dan penyalahgunaan alkohol yang signifikan di kalangan pilot.

Meski demikian, data menunjukkan pelanggaran alkohol sangat jarang. Dari lebih dari 64 ribu tes acak yang dilakukan FAA pada 2023, hanya 65 yang melebihi ambang batas. Para ahli menegaskan keselamatan penerbangan terjaga justru karena sistem berlapis ini.

“Keselamatan penerbangan bukan kebetulan,” kata Hutchison. “Ia lahir dari standar ketat, pelatihan berulang, dan pembelajaran dari setiap insiden.”

Download WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
Download Best WordPress Themes Free Download
Free Download WordPress Themes
online free course
download redmi firmware
Download Premium WordPress Themes Free
download udemy paid course for free
Tags: Aviationcobisnis.comKeselamatanUdaraPenerbanganPilot

Related Posts

Tanah Terlantar Bisa Di sita Negara Peraturan Telah Terbit

Tanah Terlantar Bisa Di sita Negara Peraturan Telah Terbit

by Hidayat Taufik
February 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com- Presiden Prabowo Subianto telah menetapkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 48 Tahun 2025 tentang Penertiban Kawasan dan Tanah Telantar....

Astaga ! Pembunuhan Anak Politisi PKS Di Cilegon Ajukan Praperadilan

Astaga ! Pembunuhan Anak Politisi PKS Di Cilegon Ajukan Praperadilan

by Hidayat Taufik
February 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pelaku pembunuhan anak politikus PKS Cilegon, Maman Suherman, mengajukan permohonan praperadilan ke Pengadilan Negeri Serang. Permohonan ini...

Bahlil Dorong Kewenangan Izin Tambang Dikembalikan ke Pemerintah Daerah

Bahlil Dorong Kewenangan Izin Tambang Dikembalikan ke Pemerintah Daerah

by Hidayat Taufik
February 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengusulkan agar kewenangan penerbitan izin usaha pertambangan (IUP)...

Hasil Uji Lab: Keracunan Massal Siswa SMAN 2 Kudus Dipicu Bakteri E. coli pada Soto MBG

Hasil Uji Lab: Keracunan Massal Siswa SMAN 2 Kudus Dipicu Bakteri E. coli pada Soto MBG

by Hidayat Taufik
February 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan bahwa kasus gangguan pencernaan yang menimpa ratusan siswa SMAN 2 Kudus disebabkan...

Kinerja Moncer Sepanjang 2025, BSI Perkuat Posisi sebagai Bank Syariah BUMN Kelas Utama

Kinerja Moncer Sepanjang 2025, BSI Perkuat Posisi sebagai Bank Syariah BUMN Kelas Utama

by Dwi Natasya
February 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) mencatatkan kinerja positif sepanjang tahun 2025 seiring dukungan kondisi ekonomi...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Salah Transfer Rp17 Miliar, Pria Ini Lebih Pilih Penjara Setahun

Salah Transfer Rp17 Miliar, Pria Ini Lebih Pilih Penjara Setahun

February 1, 2026
Wakapolri Perintahkan Kapolres Rajin Turun Ke Lapangan Usai Anak Di NTT Akhiri Hidupnya

Wakapolri Perintahkan Kapolres Rajin Turun Ke Lapangan Usai Anak Di NTT Akhiri Hidupnya

February 6, 2026
3,9 Juta Warga Tak Lagi Terima Bansos, Pemerintah Alihkan ke Program Bantuan Usaha Mandiri

3,9 Juta Warga Tak Lagi Terima Bansos, Pemerintah Alihkan ke Program Bantuan Usaha Mandiri

February 6, 2026
Kinerja Moncer Sepanjang 2025, BSI Perkuat Posisi sebagai Bank Syariah BUMN Kelas Utama

Kinerja Moncer Sepanjang 2025, BSI Perkuat Posisi sebagai Bank Syariah BUMN Kelas Utama

February 6, 2026
BTN Run for Disabilities

BTN Run for Disabilities

February 7, 2026
Tanah Terlantar Bisa Di sita Negara Peraturan Telah Terbit

Tanah Terlantar Bisa Di sita Negara Peraturan Telah Terbit

February 7, 2026
Program Makan Bergizi Gratis Dinilai Positif, Ahli Tekankan Pentingnya Pengawasan dan Profesionalisme

Di Tengah Tekanan Global, MBG Dinilai Penting untuk Investasi Sumber Daya Manusia

February 7, 2026
Astaga ! Pembunuhan Anak Politisi PKS Di Cilegon Ajukan Praperadilan

Astaga ! Pembunuhan Anak Politisi PKS Di Cilegon Ajukan Praperadilan

February 6, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved