• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Saturday, April 18, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

BMKG Perkirakan Puncak Kemarau 2026 Terjadi Agustus, Sejumlah Wilayah Lebih Kering dari Normal

Hidayat Taufik by Hidayat Taufik
March 4, 2026
in Nasional
0
BMKG Perkirakan Puncak Kemarau 2026 Terjadi Agustus, Sejumlah Wilayah Lebih Kering dari Normal

JAKARTA, Cobisnis.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan puncak musim kemarau tahun 2026 akan terjadi pada Agustus dan melanda sebagian besar wilayah Indonesia. Dari 699 zona musim yang dipetakan, sekitar 429 zona atau 61,4 persen diproyeksikan mencapai puncak kekeringan pada bulan tersebut.

Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani menegaskan bahwa prakiraan ini perlu menjadi perhatian berbagai pihak. Sektor pertanian, pengelolaan sumber daya air, kehutanan, hingga penanggulangan bencana diimbau untuk melakukan langkah antisipatif sejak dini.

Selain puncak kemarau, BMKG juga memetakan awal musim kemarau yang diprediksi berlangsung bertahap mulai April 2026. Pada April, sekitar 114 zona musim atau 16,3 persen wilayah diperkirakan mulai memasuki fase kemarau. Jumlah tersebut meningkat pada Mei menjadi 184 zona musim (26,3 persen), lalu bertambah lagi pada Juni dengan 163 zona musim (23,3 persen) yang mulai mengalami kondisi kering.

Secara spasial, kemarau diprakirakan muncul lebih dahulu di wilayah Nusa Tenggara, kemudian meluas ke arah barat hingga menjangkau wilayah lain di Indonesia secara bertahap.

Berdasarkan analisis sifat musim, kemarau 2026 diprediksi cenderung lebih kering dibandingkan rata-rata klimatologis periode 1991–2020. Sebanyak 451 zona musim diperkirakan mencatatkan curah hujan di bawah kondisi normal selama periode kemarau berlangsung.

Jika mengacu pada rerata tiga dekade terakhir, sekitar 325 zona musim atau 46,5 persen wilayah diprediksi mengalami awal kemarau yang lebih cepat dari biasanya. Sementara 173 zona musim atau 23,7 persen wilayah lainnya diperkirakan memulai kemarau sesuai dengan pola normal.

Download WordPress Themes
Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Download Premium WordPress Themes Free
udemy course download free
download xiomi firmware
Free Download WordPress Themes
udemy free download
Tags: AgustusantisipatifBmkgcobisnis.comkekeringanmemperkirakanmusim kemaraupenanggulanganSektor pertanianTeuku Faisal Fathani

Related Posts

Prakiraan Cuaca 18-19 April 2026: Wilayah Sumatera, Jawa, dan Sulawesi Berpotensi Dilanda Hujan Lebat

Prakiraan Cuaca 18-19 April 2026: Wilayah Sumatera, Jawa, dan Sulawesi Berpotensi Dilanda Hujan Lebat

by Hidayat Taufik
April 18, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Warga di sejumlah daerah Indonesia diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang...

Seluruh Korban Helikopter Jatuh di Kalbar Berhasil Dievakuasi

Seluruh Korban Helikopter Jatuh di Kalbar Berhasil Dievakuasi

by Desti Dwi Natasya
April 17, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Basarnas memastikan seluruh jenazah korban helikopter Airbus H130 PK-CFX yang jatuh di Kalimantan Barat telah berhasil dievakuasi. Saat...

Reed Hastings Tak Lagi di Board Netflix, Fokus ke Filantropi

Reed Hastings Tak Lagi di Board Netflix, Fokus ke Filantropi

by Zahra Zahwa
April 17, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pendiri Netflix Reed Hastings tidak akan mencalonkan diri kembali sebagai anggota dewan direksi pada Juni 2026. Perusahaan...

Real Madrid Tersingkir Dramatis, Kesalahan Camavinga Jadi Titik Balik

Real Madrid Tersingkir Dramatis, Kesalahan Camavinga Jadi Titik Balik

by Zahra Zahwa
April 17, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Real Madrid harus mengubur mimpi Eropa setelah kalah dramatis dari Bayern Munich di perempat final Liga Champions....

Gatorade Ubah Arah Jadi Brand Hidrasi, Bukan Sekadar Minuman Olahraga

Gatorade Ubah Arah Jadi Brand Hidrasi, Bukan Sekadar Minuman Olahraga

by Zahra Zahwa
April 17, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Gatorade mulai mengubah strategi untuk menghadapi persaingan ketat di pasar minuman hidrasi. Namun, tren hidrasi kini tidak...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Selat Hormuz Bisa Dibuka Lagi, Iran Ajukan Proposal Bersyarat ke AS

Selat Hormuz Bisa Dibuka Lagi, Iran Ajukan Proposal Bersyarat ke AS

April 17, 2026
Prabowo Panggil Bahlil, Urusan Pasokan Minyak Rusia Muncul Lagi

Prabowo Panggil Bahlil, Urusan Pasokan Minyak Rusia Muncul Lagi

April 17, 2026
Dukungan Finansial Saudi Rp51 Triliun Bantu Pakistan Hadapi Beban Utang

Dukungan Finansial Saudi Rp51 Triliun Bantu Pakistan Hadapi Beban Utang

April 17, 2026
Hari Hemofilia Sedunia 2026, Pentingnya Deteksi Dini Gangguan Perdarahan

Hari Hemofilia Sedunia 2026, Pentingnya Deteksi Dini Gangguan Perdarahan

April 17, 2026
Prakiraan Cuaca 18-19 April 2026: Wilayah Sumatera, Jawa, dan Sulawesi Berpotensi Dilanda Hujan Lebat

Prakiraan Cuaca 18-19 April 2026: Wilayah Sumatera, Jawa, dan Sulawesi Berpotensi Dilanda Hujan Lebat

April 18, 2026
Seluruh Korban Helikopter Jatuh di Kalbar Berhasil Dievakuasi

Seluruh Korban Helikopter Jatuh di Kalbar Berhasil Dievakuasi

April 17, 2026
Harga BBM Nonsubsidi Masih Stabil, Tapi Sinyal Kenaikan Kian Menguat

Harga BBM Nonsubsidi Masih Stabil, Tapi Sinyal Kenaikan Kian Menguat

April 17, 2026
Reed Hastings Tak Lagi di Board Netflix, Fokus ke Filantropi

Reed Hastings Tak Lagi di Board Netflix, Fokus ke Filantropi

April 17, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved