• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, November 8, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Bos Harvest Capital Serok 27 Juta Lembar Saham DIGI di Harga Bawah

Weldon Darmawan by Weldon Darmawan
October 28, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Ilustrasi saham ANTM

Ilustrasi Direktur Komersial PT Aneka Tambang Tbk, Handi Sutanto beli saham ANTM.

JAKARTA, Cobisnis.com – Direktur Utama PT Harvest Capital International, Stephen Kurniawan Sulistyo, menambah porsi kepemilikannya di emiten media digital, PT Arkadia Digital Media Tbk (DIGI).

Berdasarkan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) Selasa (28/10/2025) Stephen Kurniawan Sulistyo memborong 27.280.800 lembar saham DIGI pada periode 20 hingga 24 Oktober 2025.

Transaksi pembelian dilakukan di kisaran harga Rp34 hingga Rp35 per saham. Dengan aksi akumulasi tersebut, total kepemilikan Stephen Kurniawan Sulistyo di DIGI kini mencapai 527.364.800 lembar saham.

Adapun kondisi saham DIGI tengah berada di papan pemantauan khusus akibat ekuitas negatif dan kinerja keuangan yang masih mencatatkan rugi.

Hingga perdagangan terakhir, saham DIGI diperdagangkan di kisaran Rp 34 per lembar, mendekati batas bawah harga minimum di bursa.

Menilik kondisi keuangan PT Arkadia Digital Media Tbk (DIGI), emiten media digital ini tengah menghadapi tekanan berat dari berbagai sisi mulai dari penurunan pendapatan, utang, tunggakan BPJS, hingga ancaman dikeluarkan dari bursa efek akibat ekuitas negatif.

Dikutip dari keterbukaan informasi, Selasa (28/10/2025) manajemen Arkadia Digital Media atau DIGI menyebutkan bahwa kesulitan yang dialami bersumber dari faktor eksternal seperti perubahan algoritma platform global dan perlambatan ekonomi nasional.

Piutang Menumpuk, Arus Kas Tersendat

Hingga 30 September 2025, rata-rata waktu penagihan piutang Arkadia Digital Media atau DIGI mencapai 96 hari. DIGI mengaku banyak klien menunda pembayaran akibat kondisi ekonomi yang tidak menentu. Perusahaan hanya mencadangkan potensi kerugian piutang sebesar 2–4%, padahal arus kas operasi sudah negatif.

Arkadia Digital Media menyebut sumber dana utama untuk membayar kewajiban adalah dari realisasi piutang dan hasil operasi, namun tanpa perbaikan arus kas, strategi ini tampak seperti tambal sulam jangka pendek.

Tunggakan BPJS dan Pajak

Masalah likuiditas Arkadia Digital Media (DIGI) juga tercermin dari tunggakan terhadap BPJS Ketenagakerjaan dan pajak penghasilan (PPh 21). Perusahaan mengakui adanya tunggakan iuran BPJS dan berupaya melunasinya melalui skema pembayaran bertahap.

Selama tunggakan berlangsung, status keikutsertaan karyawan tetap aktif, sebuah tanda bahwa BPJS memberi toleransi, bukan karena perusahaan mampu membayar tepat waktu.

Lebih jauh, DIGI juga memiliki kewajiban pajak yang belum dilunasi dan harus melakukan negosiasi dengan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) untuk menjadwalkan ulang pembayaran.

Utang ke Investor Asing dan Efisiensi Tenaga Kerja

Selain kewajiban kepada negara, Arkadia Digital Media atau DIGI juga memiliki utang jangka pendek kepada Emerging Media Opportunity Fund, dengan cicilan sekitar USD 21.797 per bulan hingga Juli 2027. Pembayaran dilakukan bertahap karena arus kas yang terbatas.

Untuk menekan biaya, perusahaan mengurangi jumlah karyawan dari 182 orang menjadi 165 orang per September 2025 dan menunda kenaikan upah.

Pendapatan Anjlok, Bergantung pada Iklan

DIGI mengakui pendapatan dari jasa penyedia konten dan portal web menurun tajam, disebabkan berkurangnya belanja iklan pemerintah dan perubahan perilaku pembaca digital.

Dari total pendapatan sekitar Rp20,57 miliar hingga September 2025, sebagian besar masih disumbang oleh jasa iklan.

Defisit Membengkak dan Ancaman Delisting

Hingga 30 September 2025, DIGI mencatat saldo rugi Rp54,53 miliar dan defisiensi modal Rp8,66 miliar. Akibatnya, saham perusahaan kini ditempatkan di papan pemantauan khusus Bursa Efek Indonesia (BEI).

Jika kondisi ini tidak membaik hingga Juni 2026, DIGI terancam suspensi perdagangan saham, dan jika berlanjut selama 24 bulan berturut-turut, perusahaan berpotensi delisting atau dikeluarkan dari bursa.

Free Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
download udemy paid course for free
download xiomi firmware
Download Nulled WordPress Themes
free download udemy paid course
Tags: Arkadia Digital MediaBEIBursa Efek Indonesiacobisnis.comdelistingDIGIHarvest Capitalketerbukaan informasisaham DIGIStephen Kurniawan Sulistyo

Related Posts

Diduga Skenario Pemakzulan Prabowo Sudah Disiapkan, Penggantinya Terungkap?

Diduga Skenario Pemakzulan Prabowo Sudah Disiapkan, Penggantinya Terungkap?

by Hidayat Taufik
November 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Dugaan keberadaan kabinet bayangan Merah Putih mencuat setelah seorang narasumber mengungkap adanya dua sosok yang disebut telah...

Trump Dapat Tekanan untuk Serang Iran Sebelum Kongres Baru Bertugas

Trump Dapat Tekanan untuk Serang Iran Sebelum Kongres Baru Bertugas

by Hidayat Taufik
November 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Sejumlah penasihat Presiden Amerika Serikat Donald Trump dikabarkan mendorong agar Washington segera melancarkan operasi militer berskala besar...

Menhan Sjafrie Tekankan Pentingnya Kewaspadaan di Tengah Perkembangan Situasi

Menhan Sjafrie Tekankan Pentingnya Kewaspadaan di Tengah Perkembangan Situasi

by Hidayat Taufik
November 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin meminta para jenderal di lingkungan Kementerian Pertahanan (Kemhan) meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai perkembangan...

Kasus Penyadapan Mencuat, Hasto Sebut Desakan Pemakzulan Gibran Menguat

Kasus Penyadapan Mencuat, Hasto Sebut Desakan Pemakzulan Gibran Menguat

by Hidayat Taufik
November 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto mengklaim dorongan pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka semakin menguat....

Rusia, AS, dan Ukraina Dijadwalkan Lanjutkan Perundingan di Abu Dhabi

Rusia, AS, dan Ukraina Dijadwalkan Lanjutkan Perundingan di Abu Dhabi

by Hidayat Taufik
November 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Presiden Rusia Vladimir Putin mengungkapkan bahwa pembicaraan lanjutan yang melibatkan Rusia, Amerika Serikat (AS), dan Ukraina akan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Bayi Baru Lahir - pexels/Bruno Curly

Angka Kelahiran di Jepang Meningkat Pertama Kalinya Dalam 11 Tahun

November 7, 2026
Makan Sehat Tak Harus Mahal, Ini Tips Dokter Mengatur Menu Harian

Makan Sehat Tak Harus Mahal, Ini Tips Dokter Mengatur Menu Harian

November 7, 2026
Tingkatkan Kunjungan Wisman ASEAN dan Korea, Kemenpar Gelar AK-RT 2026

Tingkatkan Kunjungan Wisman ASEAN dan Korea, Kemenpar Gelar AK-RT 2026

November 7, 2026
5 Geopark Indonesia Raih Green Card dari UNESCO

5 Geopark Indonesia Raih Green Card dari UNESCO

November 7, 2026
Ilustrasi Seseorang Ingin Memasak - pexels/RDNE Stock project

Tanda-tanda Wajan Memasak sudah Waktunya diganti

November 8, 2026
Diduga Skenario Pemakzulan Prabowo Sudah Disiapkan, Penggantinya Terungkap?

Diduga Skenario Pemakzulan Prabowo Sudah Disiapkan, Penggantinya Terungkap?

November 8, 2026
Trump Dapat Tekanan untuk Serang Iran Sebelum Kongres Baru Bertugas

Trump Dapat Tekanan untuk Serang Iran Sebelum Kongres Baru Bertugas

November 8, 2026
Menhan Sjafrie Tekankan Pentingnya Kewaspadaan di Tengah Perkembangan Situasi

Menhan Sjafrie Tekankan Pentingnya Kewaspadaan di Tengah Perkembangan Situasi

November 8, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved