• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, September 22, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Bisa Disalahartikan, 5 Kebiasaan Kontak Mata yang Perlu Dihindari

Hidayat Taufik by Hidayat Taufik
August 15, 2026
in Lifestyle
0
Bisa Disalahartikan, 5 Kebiasaan Kontak Mata yang Perlu Dihindari

JAKARTA, Cobisnis.com – Kontak mata menjadi salah satu unsur penting dalam membangun komunikasi yang baik. Tatapan mata dapat menjadi tanda bahwa seseorang memperhatikan dan mengikuti pembicaraan.

Meski demikian, kontak mata perlu dilakukan secara wajar. Tatapan yang terlalu lama atau kebiasaan terus menghindari pandangan dapat menimbulkan kesan tertentu bagi orang lain.

Dikutip dari Verywell Mind, kemampuan melakukan kontak mata termasuk bagian dari keterampilan sosial. Kontak mata yang tepat dapat membantu membangun kepercayaan serta menciptakan hubungan yang lebih baik dalam berkomunikasi.

Sebaliknya, cara menatap yang kurang tepat dapat membuat lawan bicara merasa kurang nyaman. Beberapa kebiasaan bahkan dapat disalahartikan sebagai tanda gugup, tidak tertarik, atau tidak menghargai percakapan.

Berikut lima kebiasaan kontak mata yang sebaiknya diperhatikan:

1. Selalu menghindari tatapan lawan bicara

Tidak melakukan kontak mata sama sekali ketika berbicara dapat menimbulkan kesalahpahaman. Sikap tersebut bisa muncul karena seseorang merasa malu, gugup, atau tidak percaya diri.

“Baik karena malu, gugup, atau sekadar merasa canggung, menghindari kontak mata secara tidak sengaja dapat menandakan ketidakminatan, rasa tidak aman, atau bahkan ketidakjujuran,” catat terapis April Crowe, LCSW, dikutip dari Verywell Mind, Sabtu (15/8/2026).

Bagi sebagian orang yang mengalami kecemasan sosial, menatap mata lawan bicara memang dapat terasa sulit. Namun, terlalu sering mengalihkan pandangan dapat membuat orang lain mengira dirinya tidak tertarik dengan pembicaraan.

2. Menatap lawan bicara tanpa jeda

Kontak mata yang dilakukan terlalu lama juga bukan berarti menunjukkan perhatian yang lebih besar. Sebaliknya, tatapan yang terus-menerus dapat membuat lawan bicara merasa tertekan.

Psikolog sosial dan terapis kesehatan mental Sophia Spencer mengatakan bahwa seseorang secara alami membutuhkan jeda ketika melakukan kontak mata.

Tatapan yang terlalu intens juga dapat memberikan kesan mengintimidasi, terlebih jika disertai ekspresi wajah yang serius atau tegang.

Oleh karena itu, tidak perlu mempertahankan kontak mata sepanjang percakapan. Mengalihkan pandangan sesekali dapat membuat komunikasi terasa lebih santai dan natural.

3. Terus-menerus mengalihkan pandangan

Kebiasaan melihat ke berbagai arah secara berulang saat berbicara juga dapat mengganggu komunikasi.

Lawan bicara mungkin merasa bahwa dirinya tidak mendapatkan perhatian. Karena itu, kontak mata sebaiknya dilakukan secara seimbang dengan sesekali mengalihkan pandangan.

4. Mengabaikan peserta lain dalam percakapan

Ketika berbicara dalam kelompok, fokus pada satu orang saja dapat membuat peserta lainnya merasa tidak dilibatkan.

Agar komunikasi berjalan lebih baik, arah pandangan dapat diberikan secara bergantian kepada orang-orang yang ikut dalam percakapan. Cara ini menunjukkan bahwa setiap orang mendapatkan perhatian yang sama.

5. Menatap dengan wajah terlalu serius

Cara seseorang menatap juga dipengaruhi oleh ekspresi wajah. Tatapan yang disertai wajah kaku atau terlalu serius dapat memberikan kesan kurang bersahabat.

Dalam situasi tertentu, ekspresi yang tegang bahkan bisa membuat lawan bicara merasa sedang diintimidasi. Sebaliknya, ekspresi yang lebih santai dapat membantu menciptakan suasana komunikasi yang nyaman.

Pada akhirnya, kontak mata yang efektif bukan berarti harus terus menatap mata lawan bicara. Komunikasi yang nyaman membutuhkan keseimbangan antara memberikan tatapan, mengalihkan pandangan, serta menyesuaikan ekspresi dengan situasi.

Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
Free Download WordPress Themes
lynda course free download
download mobile firmware
Premium WordPress Themes Download
free download udemy paid course

Related Posts

Minyak Dunia Tembus US$104, Mendag Khawatir Surplus Dagang Tergerus

Minyak Dunia Tembus US$104, Mendag Khawatir Surplus Dagang Tergerus

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kenaikan harga minyak dunia menjadi perhatian Menteri Perdagangan Budi Santoso karena dapat meningkatkan tekanan terhadap neraca perdagangan...

: Park Shin Hye dan Choi Tae Joon

Park Shin Hye Melahirkan Anak Kedua

by Desti Dwi Natasya
September 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pasangan aktor Park Shin Hye dan Choi Tae Joon tengah berbahagia setelah menyambut kelahiran anak kedua mereka....

Tim renang Indonesia lolos final nomor 4x100m medley relay Asian Games 2026. Erick Thohir meminta perenang tampil maksimal dan membidik emas.

Tim Renang Indonesia Tembus Final Asian Games

by Desti Dwi Natasya
September 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Tim renang Indonesia berhasil melaju ke final nomor men’s 4x100m medley relay Asian Games 2026 yang berlangsung...

Tokopedia dan TikTok Shop menjadi platform digital pertama yang menampilkan produk lokal kurasi Kemendag melalui kolaborasi #BeliLokal.

Produk Lokal Kurasi Kemendag Hadir di Platform Digital

by Rizki Meirino
September 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Tokopedia dan TikTok Shop menjadi platform digital pertama yang menampilkan Pilihan BuSan, produk lokal yang dikurasi langsung...

Sarapan Oatmeal - pexels/https://kaboompics.com/

Selain Nasi, 5 Karbohidrat yang Baik dikonsumsi untuk Mendapatkan Lebih Banyak Energi

by Chodijah Febriani
September 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Karbohidrat sering dianggap sebagai nutrisi yang harus dibatasi. Biasanya, karbohidrat adalah kelompok makanan pertama yang dihilangkan atau...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Jantung Sehat hingga Tingkat Seluler, Mengapa Mitokondria Penting?

Jantung Sehat hingga Tingkat Seluler, Mengapa Mitokondria Penting?

September 22, 2026
Gibran Dorong Pandji Pragiwaksono Tetap Berkarya dan Menyampaikan Kritik Konstruktif

Waduh, Syarat Pendidikan Gibran Dipersoalkan, Status Wapres Dipertanyakan

September 22, 2026
IFG Life Bayarkan Klaim Rp9,4 Triliun

IFG Life Bayarkan Klaim Rp9,4 Triliun

September 21, 2026
Kasihan, Manajer Kopdes Masih Nganggur Kena PHP

Kasihan, Manajer Kopdes Masih Nganggur Kena PHP

September 22, 2026
Minyak Dunia Tembus US$104, Mendag Khawatir Surplus Dagang Tergerus

Minyak Dunia Tembus US$104, Mendag Khawatir Surplus Dagang Tergerus

September 22, 2026
: Park Shin Hye dan Choi Tae Joon

Park Shin Hye Melahirkan Anak Kedua

September 22, 2026
Tim renang Indonesia lolos final nomor 4x100m medley relay Asian Games 2026. Erick Thohir meminta perenang tampil maksimal dan membidik emas.

Tim Renang Indonesia Tembus Final Asian Games

September 22, 2026
Tokopedia dan TikTok Shop menjadi platform digital pertama yang menampilkan produk lokal kurasi Kemendag melalui kolaborasi #BeliLokal.

Produk Lokal Kurasi Kemendag Hadir di Platform Digital

September 22, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved