JAKARTA, Cobisnis.com – Grup K-pop Big Ocean kembali mencuri perhatian lewat aksi di luar dunia musik dengan mempromosikan wisata inklusif di Korea Selatan. Bersama Korea Tourism Organization (KTO), grup yang seluruh anggotanya merupakan penyandang gangguan pendengaran ini memimpin tur barrier-free yang dapat diikuti penyandang disabilitas maupun masyarakat umum.
Program tersebut digelar sebagai bagian dari kampanye Open Tourism yang bertujuan menghilangkan hambatan fisik maupun komunikasi saat bepergian. Kegiatan berlangsung selama dua hari di Suwon dan Gangneung dengan melibatkan peserta tuli, hard of hearing, pengguna kursi roda, relawan, serta wisatawan lainnya.
Pada hari pertama, peserta mengikuti tur berjalan kaki di kawasan Benteng Hwaseong, Suwon, dengan pendamping bahasa isyarat. Mereka juga mengikuti berbagai aktivitas budaya, seperti memanah tradisional Korea dan menghias keramik di lokasi yang telah dipastikan ramah bagi penyandang disabilitas.
Hari berikutnya, rombongan melanjutkan perjalanan ke Gangneung untuk mengikuti kegiatan plogging di Pantai Yeongok yang telah dilengkapi fasilitas aksesibilitas. Perjalanan ditutup dengan kunjungan ke Arte Museum dan konser mini Big Ocean yang digelar di tepi pantai.
Anggota Big Ocean mengaku banyak peserta menyampaikan bahwa kehadiran penerjemah bahasa isyarat membuat mereka lebih percaya diri mengikuti perjalanan tersebut. Salah satu anggota, PJ, mengatakan ada peserta yang mengaku baru berani ikut wisata karena tersedia dukungan komunikasi yang memadai.
KTO menjelaskan seluruh rute perjalanan, restoran, hingga moda transportasi dipilih dengan mempertimbangkan kebutuhan penyandang disabilitas. Kendaraan khusus juga disediakan selama kegiatan berlangsung agar seluruh peserta dapat menikmati perjalanan dengan nyaman.
Menurut KTO, program ini menjadi bukti bahwa disabilitas tidak seharusnya menjadi penghalang untuk menikmati perjalanan wisata. Organisasi tersebut juga berencana meluncurkan situs wisata inklusif berbahasa Inggris untuk memperluas akses bagi wisatawan mancanegara penyandang disabilitas.
Big Ocean sendiri dikenal sebagai grup K-pop pertama yang seluruh anggotanya merupakan penyandang gangguan pendengaran. Melalui kolaborasi ini, mereka tidak hanya menghibur lewat musik, tetapi juga mengajak masyarakat membangun lingkungan wisata yang lebih inklusif dan dapat dinikmati oleh semua orang.












