• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Saturday, August 29, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Berpendidikan Tinggi tapi Takut ke Dokter, Fenomena Self-Diagnose Anak Muda Indonesia Lampaui Batas WHO

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 14, 2026
in Lifestyle
0
Berpendidikan Tinggi tapi Takut ke Dokter, Fenomena Self-Diagnose Anak Muda Indonesia Lampaui Batas WHO

JAKARTA, Cobisnis.com – Kebiasaan mencari tahu penyakit sendiri lewat internet atau AI kini makin umum di kalangan anak muda urban Indonesia. Bahkan, banyak yang menjadikannya langkah pertama sebelum pergi ke dokter.

Health Collaborative Center (HCC) menemukan 59,8 persen dari 448 responden usia di bawah 39 tahun memilih swadiagnosis saat pertama kali mengalami keluhan kesehatan. Angka itu sudah masuk kategori perhatian kesehatan publik menurut standar WHO.

Ketua Peneliti HCC, Dr. dr. Ray Wagiu Basrowi, MKK, FRSPH, mengatakan enam dari 10 anak muda urban tidak langsung memeriksakan diri ke dokter ketika sakit. Mereka lebih dulu mengandalkan hasil pencarian digital.

Mayoritas responden justru berasal dari kelompok berpendidikan tinggi dan memiliki akses informasi yang baik. Sebagian besar lulusan SMA hingga sarjana, bahkan 25 persen bergelar S2 ke atas.

Dari sisi ekonomi, 61 persen responden berpenghasilan setara atau sedikit di atas UMR, sementara 17 persen memiliki pendapatan lebih dari Rp10 juta per bulan. Menurut Ray, kelompok ini justru lebih rentan mengandalkan diagnosis digital.

Sebanyak 99,5 persen responden mengakses internet lewat ponsel setiap hari, dan 23 persen menghabiskan waktu online lebih dari enam jam per hari. Namun, 45 persen di antaranya memiliki literasi kesehatan digital yang rendah sehingga rawan salah memahami informasi medis.

Ray menegaskan AI tidak bisa menggantikan pemeriksaan langsung oleh dokter karena tidak mampu melakukan tahapan klinis seperti anamnesis dan pemeriksaan fisik. HCC pun mengingatkan bahwa teknologi hanya boleh dijadikan referensi awal, bukan penentu diagnosis akhir.

Tags: Anak Muda IndonesiaCobisnisHCCKesehatan digitalPebisnismudaPublic Health ConcernSelf Diagnose

Related Posts

Purbaya Siapkan Rp20,5 Triliun untuk 490 Daerah yang Tertekan Fiskal

Purbaya Ungkap Alasan Pakai Xpeng X9, Dukung Program Pengurangan BBM

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa kini menggunakan mobil listrik baru untuk menunjang aktivitasnya. Kendaraan tersebut merupakan Xpeng...

11 Bank Tutup hingga Agustus 2026, OJK Jelaskan Penyebabnya

11 Bank Tutup hingga Agustus 2026, OJK Jelaskan Penyebabnya

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Sebanyak 11 bank telah ditutup sepanjang 2026 hingga Agustus. Otoritas Jasa Keuangan atau OJK menilai pencabutan izin...

Prabowo Ungkap RI Tak Lama Lagi Tak Perlu Banyak Impor BBM

Prabowo Ungkap RI Tak Lama Lagi Tak Perlu Banyak Impor BBM

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Presiden Prabowo Subianto mengatakan Indonesia tidak lama lagi akan mencapai swasembada energi. Kondisi tersebut diyakini dapat membuat...

Harga Ayam Naik Tajam hingga Rp100 Ribu, Apa Penyebabnya?

Harga Ayam Naik Tajam hingga Rp100 Ribu, Apa Penyebabnya?

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Harga daging ayam ras di sejumlah daerah mengalami kenaikan hingga mencapai Rp100 ribu per kilogram. Menteri Perdagangan...

165 Orang Tewas dalam Bencana Nepal-Tibet, 1.384 Orang Masih Hilang

165 Orang Tewas dalam Bencana Nepal-Tibet, 1.384 Orang Masih Hilang

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Sebanyak 165 orang tewas dan 1.384 lainnya masih hilang setelah banjir bandang dan longsor menerjang wilayah Nepal...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Purbaya Siapkan Rp20,5 Triliun untuk 490 Daerah yang Tertekan Fiskal

Purbaya Ungkap Alasan Pakai Xpeng X9, Dukung Program Pengurangan BBM

August 28, 2026
BEI Resmi Luncurkan Saham Hijau dan Tiga Emiten Jadi yang Pertama

BEI Resmi Luncurkan Saham Hijau dan Tiga Emiten Jadi yang Pertama

August 28, 2026
Harga Ayam Capai Rp38 Ribu, Cabai Merah Ikut Naik di Jakarta

Harga Ayam Capai Rp38 Ribu, Cabai Merah Ikut Naik di Jakarta

August 28, 2026
FSPPB

FSPPB Soroti Peran PDSI sebagai Pilar Kapabilitas Pengeboran Nasional

August 28, 2026
The Jakmania

Jakmania Protes Tiket Persija, Klub Beri Jawaban

August 29, 2026
Prabowo Pilih TAP MPR untuk Atur PPHN, Kata Muzani

Prabowo Pilih TAP MPR untuk Atur PPHN, Kata Muzani

August 28, 2026
Dua Kematian Akibat Campak di Pennsylvania Picu Perang Pernyataan Politik

Kerajaan Bisnis Dolly Parton Tumbuh dari Appalachia dan Dollywood

August 28, 2026
Dua Kematian Akibat Campak di Pennsylvania Picu Perang Pernyataan Politik

Good Good Kehilangan Kerja Sama Callaway dan PGA Tour Usai Kontroversi Iklan

August 28, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved