• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, June 7, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Berpendidikan Tinggi tapi Takut ke Dokter, Fenomena Self-Diagnose Anak Muda Indonesia Lampaui Batas WHO

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 14, 2026
in Lifestyle
0
Berpendidikan Tinggi tapi Takut ke Dokter, Fenomena Self-Diagnose Anak Muda Indonesia Lampaui Batas WHO

JAKARTA, Cobisnis.com – Kebiasaan mencari tahu penyakit sendiri lewat internet atau AI kini makin umum di kalangan anak muda urban Indonesia. Bahkan, banyak yang menjadikannya langkah pertama sebelum pergi ke dokter.

Health Collaborative Center (HCC) menemukan 59,8 persen dari 448 responden usia di bawah 39 tahun memilih swadiagnosis saat pertama kali mengalami keluhan kesehatan. Angka itu sudah masuk kategori perhatian kesehatan publik menurut standar WHO.

Ketua Peneliti HCC, Dr. dr. Ray Wagiu Basrowi, MKK, FRSPH, mengatakan enam dari 10 anak muda urban tidak langsung memeriksakan diri ke dokter ketika sakit. Mereka lebih dulu mengandalkan hasil pencarian digital.

Mayoritas responden justru berasal dari kelompok berpendidikan tinggi dan memiliki akses informasi yang baik. Sebagian besar lulusan SMA hingga sarjana, bahkan 25 persen bergelar S2 ke atas.

Dari sisi ekonomi, 61 persen responden berpenghasilan setara atau sedikit di atas UMR, sementara 17 persen memiliki pendapatan lebih dari Rp10 juta per bulan. Menurut Ray, kelompok ini justru lebih rentan mengandalkan diagnosis digital.

Sebanyak 99,5 persen responden mengakses internet lewat ponsel setiap hari, dan 23 persen menghabiskan waktu online lebih dari enam jam per hari. Namun, 45 persen di antaranya memiliki literasi kesehatan digital yang rendah sehingga rawan salah memahami informasi medis.

Ray menegaskan AI tidak bisa menggantikan pemeriksaan langsung oleh dokter karena tidak mampu melakukan tahapan klinis seperti anamnesis dan pemeriksaan fisik. HCC pun mengingatkan bahwa teknologi hanya boleh dijadikan referensi awal, bukan penentu diagnosis akhir.

Tags: Anak Muda IndonesiaCobisnisHCCKesehatan digitalPebisnismudaPublic Health ConcernSelf Diagnose

Related Posts

Selamat Ulang Tahun Bung Karno, Ini Momen-Momen Penting Lain yang Jatuh di 6 Juni

Selamat Ulang Tahun Bung Karno, Ini Momen-Momen Penting Lain yang Jatuh di 6 Juni

by M.Dhayfan Al-ghiffari
June 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Tanggal 6 Juni 2026 yang jatuh pada hari Sabtu menyimpan sejumlah peringatan penting. Mulai dari sejarah nasional...

Dampak Dolar Menguat, Harga Produk Ritel Ikut Disesuaikan oleh Emiten

Dampak Dolar Menguat, Harga Produk Ritel Ikut Disesuaikan oleh Emiten

by M.Dhayfan Al-ghiffari
June 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat mulai memberi tekanan langsung ke industri ritel nasional. Sejumlah...

Purbaya Buka Kartu, 10 Perusahaan Sawit Terbesar RI Diduga Manipulasi Harga Ekspor

APBN Mulai Ngebut, Belanja Pemerintah Naik Tajam dan Tembus Rp1.059 Triliun

by M.Dhayfan Al-ghiffari
June 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Belanja pemerintah pusat melesat tajam pada lima bulan pertama 2026. Hingga akhir Mei, realisasinya mencapai Rp1.059,3 triliun...

Elon Musk Bawa SpaceX IPO dengan Valuasi Rp 2.800 Triliun, tapi S&P 500 Tetap Bilang Tidak

Elon Musk Bawa SpaceX IPO dengan Valuasi Rp 2.800 Triliun, tapi S&P 500 Tetap Bilang Tidak

by M.Dhayfan Al-ghiffari
June 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Rencana IPO raksasa SpaceX tidak otomatis membuat perusahaan milik Elon Musk itu mendapat perlakuan khusus di Wall...

Overcharge Musuh Utama Baterai Motor Listrik, Begini Cara Hindarinya Menurut Ahlinya

Overcharge Musuh Utama Baterai Motor Listrik, Begini Cara Hindarinya Menurut Ahlinya

by M.Dhayfan Al-ghiffari
June 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Popularitas motor listrik di Indonesia terus meningkat seiring bertambahnya pilihan model yang tersedia di pasaran. Meski terlihat...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dampak Dolar Menguat, Harga Produk Ritel Ikut Disesuaikan oleh Emiten

Dampak Dolar Menguat, Harga Produk Ritel Ikut Disesuaikan oleh Emiten

June 5, 2026
Rumor Persija Bidik Shin Tae-yong sebagai Pelatih Baru Musim Depan

Rumor Persija Bidik Shin Tae-yong sebagai Pelatih Baru Musim Depan

June 6, 2026
Jelajahi 3 Pulau Menawan di Ujung Kulon yang Cocok untuk Liburan Bahari

Jelajahi 3 Pulau Menawan di Ujung Kulon yang Cocok untuk Liburan Bahari

June 6, 2026
Bahlil Pastikan Harga BBM dan LPG Subsidi Tetap Aman hingga Akhir 2026

Bahlil Pastikan Harga BBM dan LPG Subsidi Tetap Aman hingga Akhir 2026

June 6, 2026
Polemik Jabatan Polisi Belum Usai, Pigai Dorong Sipil Masuk Struktur Polri

Polemik Jabatan Polisi Belum Usai, Pigai Dorong Sipil Masuk Struktur Polri

June 7, 2026
Cara Sederhana Meredakan Kesemutan pada Tangan dan Kaki Secara Alami

Cara Sederhana Meredakan Kesemutan pada Tangan dan Kaki Secara Alami

June 7, 2026
Imigrasi Bongkar Dugaan Jaringan Love Scamming Internasional di Semarang

Imigrasi Bongkar Dugaan Jaringan Love Scamming Internasional di Semarang

June 7, 2026
Adaptasi Jadi Kunci, Tim Peserta Piala Dunia 2026 Hadapi Cuaca Panas dan Ketinggian

Adaptasi Jadi Kunci, Tim Peserta Piala Dunia 2026 Hadapi Cuaca Panas dan Ketinggian

June 7, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved