• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, March 13, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Belum Ada Metode Standar Untuk Menghitung Mikroplastik

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
June 20, 2022
in Ekonomi Bisnis
0
Belum Ada Metode Standar Untuk Menghitung Mikroplastik

JAKARTA,Cobisnis.com – Sangat sulit untuk membandingkan satu metode dengan metode lain dari berbagai variasi dan metode yang digunakan untuk menghitung mikroplastik. Adanya tingkat kesulitan itu yang menyebabkan belum adanya standar internasional saat ini. Pemegang otoritas apakah itu WHO ataupun pemerintah di banyak negara belum bisa memberikan kepastian berapa standar mikroplastik yang diperbolehkan ada dalam tubuh manusia.

Hal itu disampaikan Inneke Hantoro, Peneliti Mikroplastik yang juga Dosen Teknologi Pangan Fakultas Pertanian Universitas Katolik Soegijapranata Semarang, dalam webinar “Mengenal Mikroplastik dan Dampaknya pada Lingkungan dan Kesehatan” yang diselenggarakan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jakarta, Kamis (16/6). Dia mengatakan uji toksisitas mikroplastik pada sampel hewan dan sel atau kultur manusia yang pernah dilakukan di beberapa negara, itu masih belum merepresentasikan keadaan yang sesungguhnya. Seperti diketahui, pada sampel yang dilakukan terhadap hewan ternyata ada kemungkinan mikroplastik itu berdampak negatif pada pencernaan, liver, saraf, dan reproduksi. Sedangkan yang menggunakan sel atau kultur manusia, diketahui ada indikasi keberadaan mikroplastik itu sitotoksik atau beracun untuk sel, bisa mengganggu sistem imun, bisa menembus sel barier, dan menimbulkan stress oksidatif.

Tetapi, kata Inneke, yang perlu diingat adalah bahwa semua studi mengenai toksisiti yang dilakukan itu selalu konsentrasinya jauh lebih tinggi, dan untuk melakukan kondisi yang sama dengan paparan yang terjadi di lingkungan yang sesungguhnya ini tidak mudah untuk dilakukan. “Sehingga, seringkali yang dihasilkan dari tes toksisitas tadi itu masih belum merepresentasikan keadaan yang sesungguhnya. Karena, untuk kemudian men-set up standar mikroplastik itu harus ada data toksikologinya,” ucapnya.

Dia mengatakan mikro plastik itu ukurannya satu micron sampai 5000 micron. Untuk ukuran 0,5 – 1 milimeter, menurutnya, itu kemungkinan masih bisa dilihat secara visual. Tapi, katanya, kalau sudah misalnya di bawah 100 milimeter, kalau tidak dengan mikroskop itu sudah sulit dilihat. Apalagi misalnya kalau banyak ditemukan di bawah 50 micron. “Nah, itu tidak mungkin kita lakukan berdasarkan sorting visual. Dengan melakukan analisis beberapa alat yang advance seperti FTIR saja itu belum menyelesaikan masalah. Seluruh dunia masih mengalami masalah yang sama untuk itu,” tuturnya.

Karenanya, menurut Inneke, melakukan penelitian mikroplastik itu sebenarnya bukan untuk memberitakan hal yang negatif. “Nah, ini yang harus disadari. Tetapi masih banyak ketidakpastian tentang hal ini, belum tentu berbahaya tetapi kita juga belum tahu ke depan bahaya yang muncul apa,” katanya.

Di acara yang sama, Pakar Polimer Institut Teknologi Bandung (ITB), Ahmad Zainal Abidin menuturkan bahwa dirinya pernah menganalisa mikroplastik yang ada di air, baik dari sumbernya, air yang diproses maupun air produk kemasan. Menurutnya, semuanya itu ada mikroplastiknya meskipun jumlahnya tidak banyak. “Tapi saya sulit untuk menyimpulkan dari mana mikroplastik itu berasal,” tukasnya.

Masih di acara yang sama, Peneliti Kimia LIPI, Andreas, juga mengakui sulitnya melakukan analisis mikroplastik ini. Menurutnya, hal pertama yang harus dilakukan dalam proses pengujian mikroplastik terhadap mahluk hidup itu adalah identifikasi/konfirmasi. “Tahapannya adalah kita melakukan proses pemisahan terlebih dahulu,” ujarnya.

Dalam proses pemisahan ini, menurut Andreas, umumnya dilakukan dua metode, yaitu fisika dan kimia. Setelah didapatkan terduga mikroplastik, tahap selanjutnya adalah proses identifikasi menggunakan metode instrumentasi. “Ini untuk meyakinkan sesuatu yang diduga mikroplastik itu memang betul-betul mikroplastik,” katanya.

Setelah didapatkan terduga mikroplastik, tahap selanjutnya adalah proses identifikasi menggunakan metode instrumentasi. “Ini untuk meyakinkan sesuatu yang diduga mikroplastik itu memang betul-betul mikroplastik,” katanya.

Karenanya dia juga heran dengan kehebohan pemberitaan terkait bahaya mikroplastik ini. “Saya heran terkait mikroplastik yang memang belum diketahui juga bahayanya dan juga belum tahu ke depannya bagaimana, tapi sudah heboh terlebih dahulu pemberitaanya,” tukasnya.

Dia mengatakan banyak infrastruktur yang harus dipakai kalau mau membuat standarisasi mikroplastik ini. “Pada dasarnya bisa-bisa saja, tapi harus disesuaikan dengan kemampuan yang kita miliki. Kita nanti yang akan kesulitan juga karena ada standar metode yang belum bisa kita kejar,” katanya.

Download WordPress Themes Free
Download Premium WordPress Themes Free
Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes
free download udemy paid course
download redmi firmware
Premium WordPress Themes Download
udemy paid course free download
Tags: cobisnis.comMikroplastikWHO

Related Posts

Ucapan Bahlil Kaitkan Lailatul Qadar dengan Kursi Golkar Picu Perhatian, Cholil Nafis Angkat Bicara

Ucapan Bahlil Kaitkan Lailatul Qadar dengan Kursi Golkar Picu Perhatian, Cholil Nafis Angkat Bicara

by Hidayat Taufik
March 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, menyampaikan seloroh saat menghadiri peringatan Nuzulul Quran di Masjid Syajaratun Thayyibah...

Kondisi Terkini Nicolás Maduro di Penjara AS: Isolasi Ketat dan Keluhan Perlakuan Buruk

Kondisi Terkini Nicolás Maduro di Penjara AS: Isolasi Ketat dan Keluhan Perlakuan Buruk

by Hidayat Taufik
March 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kondisi mantan Presiden Venezuela, Nicolás Maduro, dilaporkan semakin memprihatinkan setelah penangkapannya oleh otoritas Amerika Serikat pada awal...

DPR Pertanyakan Tarif Tiket Pesawat Domestik yang Lebih Mahal dari Rute Luar Negeri

DPR Pertanyakan Tarif Tiket Pesawat Domestik yang Lebih Mahal dari Rute Luar Negeri

by Hidayat Taufik
March 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, menyoroti tingginya harga tiket pesawat untuk rute domestik di Indonesia, terutama...

Petronas

Petronas Temukan Cadangan Hidrokarbon di Sumur Barokah-1 Jawa Timur

by Iwan Supriyatna
March 12, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PETRONAS, melalui anak perusahaannya, PETRONAS orth Ketapang Sdn. Bhd., menemukan cadangan hidrokarbon pertamanya di sumur eksplorasi Barokah‑1...

Bank Jakarta

Bank Jakarta Salurkan Santunan Bagi 8.500 Yatim dan Duafa

by Iwan Supriyatna
March 12, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Bank Jakarta kembali menyalurkan santunan senilai Rp1,7 miliar untuk disalurkan kepada 8.500 anak yatim dan duafa. Kegiatan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

September 18, 2025
Pemerintah Gelontorkan Rp2 Triliun Sebulan Jalankan Program MBG

Pemerintah Gelontorkan Rp2 Triliun Sebulan Jalankan Program MBG

March 3, 2025
Safari Ramadan 2026 BNI Digelar di Berbagai Kota, Pererat Silaturahmi dan Berbagi dengan Anak Yatim

Safari Ramadan 2026 BNI Digelar di Berbagai Kota, Pererat Silaturahmi dan Berbagi dengan Anak Yatim

March 12, 2026
ISKI

ISKI Rumuskan Komunikasi Perdamaian Global, Komdigi Siap Dukung

March 12, 2026
Ucapan Bahlil Kaitkan Lailatul Qadar dengan Kursi Golkar Picu Perhatian, Cholil Nafis Angkat Bicara

Ucapan Bahlil Kaitkan Lailatul Qadar dengan Kursi Golkar Picu Perhatian, Cholil Nafis Angkat Bicara

March 13, 2026
Kondisi Terkini Nicolás Maduro di Penjara AS: Isolasi Ketat dan Keluhan Perlakuan Buruk

Kondisi Terkini Nicolás Maduro di Penjara AS: Isolasi Ketat dan Keluhan Perlakuan Buruk

March 13, 2026
DPR Pertanyakan Tarif Tiket Pesawat Domestik yang Lebih Mahal dari Rute Luar Negeri

DPR Pertanyakan Tarif Tiket Pesawat Domestik yang Lebih Mahal dari Rute Luar Negeri

March 13, 2026
Petronas

Petronas Temukan Cadangan Hidrokarbon di Sumur Barokah-1 Jawa Timur

March 12, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved