• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, October 28, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

BEI Ganti Cara Klasifikasi Perusahaan Tercatat, Dari JASICA Menjadi IDX Industrial Classification

Ahmad Kurniawan by Ahmad Kurniawan
January 20, 2021
in Ekonomi Bisnis
0
BEI Ganti Cara Klasifikasi Perusahaan Tercatat, Dari JASICA Menjadi IDX Industrial Classification

Cobisnis.com – Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan transformasi dalam klasifikasi perusahaan tercatat, dari yang sebelumnya disebut Jakarta Stock Industrial Classification (JASICA) menjadi IDX Industrial Classification (IDX-IC). Jika JASICA menggunakan prinsip klasifikasi bidang usaha atas perusahaan tercatat berdasarkan aktivitas ekonomi, maka IDX-IC menggunakan prinsip klasifikasi menggunakan eksposur pasar.

JASICA dan IDC-IX memiliki banyak perbedaan mulai dari prinsip klasifikasi, struktur pengkodean, sumber informasi, evaluasi rutin, perubahan klasifikasi, hingga indeks.

“IDX-IC merupakan solusi atas keterbatasan JASICA,” kata Direktur Pengembangan BEI Hasan Fawzi dalam Edukasi Wartawan Pasar Modal Terkait IDX-IC yang digelar secara virtual, Rabu (20 Januari 2021).

JASICA telah digunakan oleh BEI sejak 1996, di mana struktur pengelompokannya terdiri dari 9 sektor dan 56 subsektor. JASICA mengacu kepada Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLUI) yang
dikeluarkan BPS berdasarkan aktivitas ekonomi.

IDX-IC menjawab kebutuhan perkembangan sektor-sektor perekonomian dan jenis perusahaan tercatat baru. Sebut saja perusahaan teknologi dan kesehatan, sehingga BEI perlu menyelaraskan klasifikasi yang common practice digunakan di Bursa Efek lain di dunia.

IDX-IC juga dimaksudkan agar stakeholder mampu membuat perbandingan perusahaan yang konsisten secara global berdasarkan sektor dan industri. IDX-IC juga menyempurnakan penilaian risiko yang lebih baik bagi portofolio investasi sehingga memberikan peluang untuk penciptaan produk baru seperti indeks, Reksa Dana, dan Exchange Traded Funds (ETF) berbasis sektor dan investor.

“Nah, bagi investor IDX-IC ini akan memberikan banyak opsi, membandingkan performa perusahaan tercatat dan sebagainya,” kata Fawzi.

Kepala Divisi Pengembangan Bisnis BEI, Ignatius Denny Wicaksono, mengatakan perkembangan ekonomi global menimbulkan sektor-sektor terlalu luas dan tidak homogen serta tidak
terdefinisi secara spesifik.

Terdapat berbagai jenis usaha baru yang saat ini berkembang namun belum terdapat klasifikasi spesifik di JASICA seperti: Perusahaan Energi Alternatif, Produsen Barang Hobi, Penyedia Jasa Olahraga, Holding/Konglomerasi Keuangan, Perusahaan Perfilman, Perusahaan Teknologi Informasi.

“Ada klub Bola Bali United atau perusahaan film MD Pictures, itu kan enggak ada klasifikasinya di JASICA,” kata Denny.

Kemudian sektor Aneka Industri (Miscellanous Industry) yang berisi subsektor Mesin & Alat Berat, Otomotif & Komponen, Tekstil & Garmen, Alas Kaki, Kabel, Elektronik. Sektor Perdagangan, Jasa dan Investasi yang mencakup perdagangan, media, kesehatan, perusahaan TI, dan perusahaan investasi.

Ada juga subsektor Others untuk mengakomodir perusahaan yang tidak
dapat dikelompokkan di sub-sektor manapun. Prinsip klasifikasi
berdasarkan aktivitas tidak common practice di Bursa Efek lain di Dunia.

“Sekarang kan ada investasi fasilitas listrik untuk kendaraan listrik. Nah, perusahaan ini tidak masuk ke oil dan gas, tapi masuk ke klasifikasi material konstruksi. Kemudian Gojek masuk di aplikasi dan perangkat lunak. Meskipun core bisnisnya transportasi, tetapi income terbesarnya dari transaksi Gopay. Jadi nanti semuanya jelas di IDX-IC ini,” kata Kepala Unit Pengembangan Produk I, Kautsar Primadi Nurahmad.

Premium WordPress Themes Download
Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
lynda course free download
download micromax firmware
Free Download WordPress Themes
udemy course download free
Tags: BEIBursaIDC-IXJASICA

Related Posts

IHSG Ditutup Ambruk 11,57% Hari Ini ke Level 5.185, 812 Saham Berguguran

BEI Siapkan Perubahan Struktur Kepemilikan Lewat Demutualisasi

by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pemegang saham Bursa Efek Indonesia (BEI) menyetujui perubahan Anggaran Dasar (AD) perusahaan sebagai bagian dari proses demutualisasi...

BEI Bawa Kabar Gembira! Indonesia Terhindar dari Watchlist FTSE Russell

BEI Bawa Kabar Gembira! Indonesia Terhindar dari Watchlist FTSE Russell

by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pasar modal Indonesia mendapat kabar positif dari FTSE Russell. Indonesia tetap berada dalam kategori Secondary Emerging Market...

BEI Revisi Batas ARB Saham, Kebijakan Baru Berlaku hingga 31 Desember 2026

BEI Ubah Perhitungan IHSG, Saham HSC Resmi Tak Lagi Masuk Indeks

by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 21, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) disebut menyiapkan perubahan dalam perhitungan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di tengah tekanan...

BEI Revisi Batas ARB Saham, Kebijakan Baru Berlaku hingga 31 Desember 2026

BEI Revisi Batas ARB Saham, Kebijakan Baru Berlaku hingga 31 Desember 2026

by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) mengubah ketentuan batas Auto Rejection Bawah (ARB) untuk saham dengan rentang harga Rp11...

Terancam Turun Kasta Jadi Standalone Market, Ini Hasil Pertemuan BEI dan MSCI

Terancam Turun Kasta Jadi Standalone Market, Ini Hasil Pertemuan BEI dan MSCI

by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 19, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) menggelar pertemuan daring dengan penyedia indeks global MSCI pada Senin (19/10/2026). Pertemuan tersebut...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
AstyFarm mencatat pertumbuhan nilai transaksi 52% di Tokopedia dan TikTok Shop, menjangkau 42 kota, serta memperluas lahan produksi menjadi 12 hektare.

AstyFarm Catat Transaksi Naik 52% di Tokopedia dan TikTok Shop

October 27, 2026
OJK Perketat Pemberantasan Pinjol Ilegal, Dana Rp825,2 Miliar Berhasil Diblokir

OJK Perketat Pemberantasan Pinjol Ilegal, Dana Rp825,2 Miliar Berhasil Diblokir

October 27, 2026
Antisipasi Macet Libur Akhir Tahun, Kemenhub Usulkan WFA 3 Hari

Antisipasi Macet Libur Akhir Tahun, Kemenhub Usulkan WFA 3 Hari

October 27, 2026
BUKA Group kembali menghadirkan PUJAAN Vol. 5 untuk memperkuat literasi keuangan, keamanan digital, dan akses permodalan bagi pelaku UMKM.

BUKA Group Perkuat Literasi Keuangan UMKM Lewat PUJAAN

October 27, 2026
Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei

Mojtaba Khamenei Tegaskan Syarat Teheran Harus dipenuhi untuk Akhiri Perang

October 28, 2026
Apple memperluas dukungan Siri AI dengan lima bahasa baru lewat OS 27.2. Simak daftar bahasa yang tersedia dan apakah bahasa Indonesia termasuk.

Siri AI Tambah 5 Bahasa, Indonesia Belum Masuk

October 28, 2026
Demo Mahasiswa Hari Ini, Publik Berharap Aksi Berlangsung Aman dan Tertib

Demo Mahasiswa Hari Ini, Publik Berharap Aksi Berlangsung Aman dan Tertib

October 28, 2026
PLN Indonesia Power

Olah Eceng Gondok Jadi Peluang Ekonomi Masyarakat, PLN Indonesia Power Raih ESG Now Awards 2026

October 28, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved