• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, February 19, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Bank DBS Indonesia Optimistis Ada Peluang Bisnis dan Investasi

H. Fuad by H. Fuad
June 25, 2021
in Ekonomi Bisnis
0
DBS Indonesia: Pelaku Bisnis RI Peringkat 7 Kesiapan Digital se-Asia Pasifik

JAKARTA, Cobisnis.com – Memasuki kuartal kedua di 2021, Bank DBS Indonesia kembali memberikan pandangan terkini mengenai pasar keuangan dan peluang bisnis dan investasi bagi Nasabah melalui DBS eTalk Series bertajuk DBS Macro Economic Insight: Factoring Vaccination Distribution Into Economic Growth and Investment Mapping.

“DBS Macro Economic Insight ini merupakan salah satu wujud komitmen Bank DBS Indonesia sebagai mitra manajemen kekayaan terpercaya menuju future of banking, di mana kami secara proaktif terus memperkaya strategi manajemen kekayaan nasabah dengan peluang bisnis dan investasi, berdasarkan analisa tajam atas faktor-faktor makro ekonomi yang mempengaruhi pergerakan dunia finansial,” ujar Rudy Tandjung, Consumer Banking Director, PT Bank DBS Indonesia.

Chief Economist Bank DBS, Taimur Baig, menyampaikan terdapat siklus bisnis sejak 2020 yang dapat dibagi menjadi lima fase – dalam mencapai pemulihan ekonomi pasca pandemi, yaitu pandemi, vaksinasi, di mana setelahnya bank sentral akan mempertimbangkan inflasi, pasar lowongan kerja (jobs market), dan penyusunan kebijakan baru (policy direction). Saat ini negara ASEAN, termasuk Indonesia, masih pada tahap pandemi dan vaksinasi, sedangkan negara maju sudah pada tahap inflasi dan jobs market. Jumlah kasus positif Covid-19 di Indonesia yang sempat menurun beberapa waktu silam, melonjak naik menjadi 15.308 kasus per tanggal 23 Juni 2021.

Di dua sentra ekonomi terbesar dunia saat ini, 53% populasi Amerika Serikat (AS) sudah divaksinasi, sementara China masih diperkirakan sekitar 40%. “Inflasi di AS saat ini masih di bawah target rata-rata The Fed, sehingga The Fed diperkirakan masih akan meneruskan kebijakan fiskal yang akomodatif. Namun di sisi lain AS juga melihat adanya arah pemulihan tingkat konsumsi yang akan berpengaruh pada kenaikan tingkat inflasi di masa mendatang yang tentunya akan berpengaruh pada kebijakan suku bunga The Fed. Sementara itu China menunjukkan kenaikan nilai ekspor 29% di 2021 dibandingkan tahun 2019, didukung oleh tren kenaikan nilai ekspor di seluruh Asia. Nilai investasi asing yang masuk ke China masih menunjukkan tingkat positif dengan total lebih dari USD 950 miliar sejak 2015, namun cadangan devisa cenderung tak bergerak karena diimbangi dengan investasi keluar dari China,” ujar Chief Economist Bank DBS, Taimur Baig.

Di Indonesia sendiri, pemulihan ekonomi Indonesia relatif membaik walaupun ada tantangan dengan kenaikan kasus Covid-19 belakangan ini. Diharapkan upaya pemerintah untuk mendorong vaksinasi akan membawa sentimen positif dan membantu percepatan pemulihan ekonomi.

Di kesempatan yang sama, Senior Economist DBS Group Research, Radhika Rao, menjelaskan, “Pembatasan defisit negara untuk sementara dilonggarkan selama 2020-2022, guna memberikan fleksibilitas yang lebih leluasa dalam menanggapi krisis kesehatan. Dengan demikian, target defisit 2021 dipatok pada 5,7 persen dari PDB dan kemungkinan akan membaik ke tingkat positif 4,5 hingga 4,8 persen di tahun 2022.”

Mengenai investasi, Radhika juga menjelaskan ukuran pasar obligasi di mata uang domestik mencapai Rp4,799 triliun, naik 36 persen di tahun tersebut. Dari angka tersebut, obligasi pemerintah merupakan yang terbesar, yaitu 89 persen dari total, lalu diikuti oleh penerbitan obligasi korporasi sebesar sembilan persen, dan sisanya adalah bank sentral. Ukuran pasar obligasi pemerintah domestik hampir dua kali lipat menjadi 28 persen dari PDB dalam satu dekade terakhir. Dalam kebijakan moneter, Radhika mengatakan bahwa Bank Indonesia berusaha akomodatif tetapi tetap menjaga stabilitas pasar keuangan. “Dari segi mata uang Rupiah, fundamental Indonesia lebih baik dari tahun 2013 pada saat Taper Tantrum atau melonjaknya yield pada obligasi AS. Hal ini menunjukan bahwa meski ada beberapa dampak dari aset EM yang diakibatkan oleh penurunan (taper), ini tidak lantas menjadi signifikan setelah adanya volatilitas,” jelasnya.

“Vaksinasi jelas memegang peran penting dalam upaya pemulihan ekonomi dan pemetaan investasi di masa mendatang. Keuangan publik Indonesia telah mengalami peningkatan yang cukup signifikan selama dua dekade terakhir. Pemotongan suku bunga tidak akan terjadi, akan tetapi stabilitas pasar keuangan akan menjadi prioritas. Oleh karena itu, fokus utama saat ini adalah mempercepat penyebaran vaksinasi dan membantu Indonesia keluar dari krisis pandemi,” tutup Radhika.

Free Download WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
free download udemy course
download micromax firmware
Download Premium WordPress Themes Free
free online course

Related Posts

6 Tempat Wisata Alam di Jakarta yang Cocok untuk Melepas Penat di Akhir Pekan

Zakat Fitrah 2026 Ditetapkan Rp 50.000 per Jiwa, Simak Syarat dan Niatnya

by Desti Dwi Natasya
February 19, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia resmi menetapkan besaran zakat fitrah untuk Ramadan 2026 sebesar Rp50.000...

KAI Logistik

Layanan KA Kontainer Naik 44 Persen, Terdongkrak Momen Keagamaan

by Iwan Supriyatna
February 19, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - KAI Logistik terus memperkuat dan optimalkan moda KA sebagai moda alternatif andalan bagi pelaku usaha, salah satunya...

6 Tempat Wisata Alam di Jakarta yang Cocok untuk Melepas Penat di Akhir Pekan

Prabowo Hadiri Penandatanganan 11 MoU RI–AS Bernilai USD 38,4 Miliar di Washington DC

by Desti Dwi Natasya
February 19, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Prabowo Subianto menyaksikan penandatanganan 11 nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara pelaku usaha Indonesia dan Amerika Serikat...

6 Tempat Wisata Alam di Jakarta yang Cocok untuk Melepas Penat di Akhir Pekan

AKBP Didik Hadapi Sidang Etik KKEP Terkait Kasus Narkotika

by Desti Dwi Natasya
February 19, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Mantan Kapolres Bima Kota, Didik Putra Kuncoro, menjalani sidang etik di hadapan Majelis Komisi Kode Etik Polri...

6 Tempat Wisata Alam di Jakarta yang Cocok untuk Melepas Penat di Akhir Pekan

Polda Banten Terapkan Rekayasa Lalin di Tiga Pelabuhan saat Mudik Lebaran 2026

by Desti Dwi Natasya
February 19, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kepolisian Daerah Banten (Polda Banten) akan memberlakukan rekayasa lalu lintas selama periode arus mudik dan arus balik...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Mulai 2027, Biaya Parkir Akan Digabung STNK dan Dibayar Sekali Setahun

Mulai 2027, Biaya Parkir Akan Digabung STNK dan Dibayar Sekali Setahun

February 16, 2026
Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

September 18, 2025
Satgas PKH Ambil Alih 1.583 Hektare Lahan PT Sukses Jaya Wood di Sumatera Barat

Satgas PKH Ambil Alih 1.583 Hektare Lahan PT Sukses Jaya Wood di Sumatera Barat

February 18, 2026
Tiga BUMN Transportasi Terima PMN Rp4,77 Triliun untuk Tingkatkan Layanan Publik

Tiga BUMN Transportasi Terima PMN Rp4,77 Triliun untuk Tingkatkan Layanan Publik

September 16, 2025
6 Tempat Wisata Alam di Jakarta yang Cocok untuk Melepas Penat di Akhir Pekan

Zakat Fitrah 2026 Ditetapkan Rp 50.000 per Jiwa, Simak Syarat dan Niatnya

February 19, 2026
KAI Logistik

Layanan KA Kontainer Naik 44 Persen, Terdongkrak Momen Keagamaan

February 19, 2026
6 Tempat Wisata Alam di Jakarta yang Cocok untuk Melepas Penat di Akhir Pekan

Prabowo Hadiri Penandatanganan 11 MoU RI–AS Bernilai USD 38,4 Miliar di Washington DC

February 19, 2026
6 Tempat Wisata Alam di Jakarta yang Cocok untuk Melepas Penat di Akhir Pekan

AKBP Didik Hadapi Sidang Etik KKEP Terkait Kasus Narkotika

February 19, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved