• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, April 3, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Banjir 1931 China, Tragedi Alam yang Paling Mematikan dalam Sejarah

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
December 3, 2025
in News
0
Banjir 1931 China, Tragedi Alam yang Paling Mematikan dalam Sejarah

JAKARTA, Cobisnis.com – Banjir besar yang melanda China pada tahun 1931 masih tercatat sebagai bencana alam paling mematikan dalam sejarah dunia. Skala kerusakannya sangat luas, mulai dari runtuhnya sistem irigasi hingga tenggelamnya kota-kota besar di sepanjang Sungai Yangtze dan Huang He.

Fenomena ini terjadi akibat curah hujan ekstrem yang berlangsung berbulan-bulan, diperparah oleh mencairnya salju di wilayah utara. Kondisi tersebut membuat volume air sungai meningkat drastis hingga tak mampu ditampung oleh tanggul pengaman yang sudah rapuh.

Pada masa itu, China tengah menghadapi persoalan lingkungan serius, termasuk kerusakan daerah aliran sungai akibat deforestasi dan pengelolaan lahan yang buruk. Akibatnya, air tidak terserap dengan baik dan langsung mengalir ke sungai dalam jumlah besar, mempercepat proses luapan.

Dampak ekonominya sangat besar karena sebagian besar wilayah yang terkena banjir merupakan pusat produksi pangan. Sawah, gudang beras, serta jalur logistik lumpuh total. Krisis pangan kemudian menyebar, memicu angka kematian yang kian meningkat.

Di luar kerusakan fisik, banjir ini juga menyebabkan wabah penyakit seperti kolera dan disentri. Minimnya fasilitas kesehatan dan sanitasi membuat penularan penyakit meluas cepat di kamp-kamp pengungsian yang penuh sesak.

Pemerintah saat itu menghadapi tantangan besar untuk mengkoordinasikan bantuan karena akses transportasi terputus. Banyak wilayah yang terisolasi berminggu-minggu, membuat bantuan logistik dan tenaga medis sulit menjangkau korban.

Laporan internasional pada masa itu memperkirakan korban meninggal mencapai angka yang sangat tinggi. Beberapa arsip menyebutkan jumlahnya bisa menembus jutaan jiwa, menjadikannya tragedi paling kelam dalam catatan bencana global.

Peristiwa 1931 kemudian menjadi titik balik bagi China dalam memperkuat sistem pengendalian banjir. Pemerintah menata ulang manajemen sungai, membangun bendungan besar, serta memperbaiki tata ruang di wilayah rawan.

Tragedi tersebut juga menarik perhatian dunia internasional. Banyak negara mulai mempelajari faktor-faktor yang memperparah dampak banjir sebagai dasar perumusan kebijakan mitigasi risiko jangka panjang.

Hingga kini, banjir 1931 menjadi pengingat bahwa perubahan iklim, kerusakan lingkungan, dan salah kelola sumber daya alam dapat memperburuk bencana alam. Peristiwa ini tetap relevan sebagai pelajaran menghadapi ancaman serupa di masa depan.

Download Premium WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
udemy paid course free download
download xiomi firmware
Download Nulled WordPress Themes
udemy course download free
Tags: Banjir ChinaBencana GlobalCobisnisPebisnismudaSejarah duniaSungai YangtzeTragedi 1931

Related Posts

Pesawat Singapore Airlines Alami Turbulensi Parah hingga Satu Orang Penumpang Tewas

Avtur Naik Hingga 70%, Tiket Pesawat Ikut Melambung dan Bebani Penumpang

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Harga tiket pesawat domestik di Indonesia mengalami kenaikan signifikan pada April 2026. Lonjakan ini dipicu oleh naiknya...

Harga Plastik Melonjak hingga 70%, Pedagang Surabaya Kelimpungan Stok Menipis

Harga Plastik Melonjak hingga 70%, Pedagang Surabaya Kelimpungan Stok Menipis

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Harga plastik di Surabaya melonjak tajam sejak pertengahan Maret 2026. Kenaikan berlangsung cepat hingga membuat pelaku usaha...

Harga Emas Mendekati US$ 5.000, Perdamaian Timur Tengah Bisa Ubah Arah Pasar

Harga Emas Mendekati US$ 5.000, Perdamaian Timur Tengah Bisa Ubah Arah Pasar

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Harga emas melanjutkan penguatan selama empat hari berturut-turut, didorong pelemahan dolar AS dan meredanya ketegangan di Timur...

Fakta Mengejutkan, Sarjana Kini Kesulitan Cari Kerja untuk Pertama Kalinya dalam 45 Tahun

Fakta Mengejutkan, Sarjana Kini Kesulitan Cari Kerja untuk Pertama Kalinya dalam 45 Tahun

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Tingkat pengangguran lulusan sarjana di Amerika Serikat kini melampaui rata-rata nasional, sebuah kondisi yang baru terjadi dalam...

Sidang PBB Memanas, Israel Lempar Tanggung Jawab Kematian TNI ke Hizbullah

Sidang PBB Memanas, Israel Lempar Tanggung Jawab Kematian TNI ke Hizbullah

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Israel membantah keterlibatan dalam insiden yang menewaskan tiga prajurit TNI di Lebanon Selatan dan menyalahkan Hizbullah sebagai...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Furab Jadi Tren di Media Sosial, Ini Arti dan Asal-usulnya

Furab Jadi Tren di Media Sosial, Ini Arti dan Asal-usulnya

March 31, 2026
Campak Meningkat di Indonesia, Peringkat Kedua Dunia: Gejala, Bahaya, dan Solusinya

Campak Meningkat di Indonesia, Peringkat Kedua Dunia: Gejala, Bahaya, dan Solusinya

April 2, 2026
Koleksi Jam Vintage Jadi Tren Baru Gen Z di Tengah Era Digital

Koleksi Jam Vintage Jadi Tren Baru Gen Z di Tengah Era Digital

April 2, 2026
MBG Kini 5 Hari di 2026, Pemerintah Pastikan Gaji Pegawai Tetap

MBG Kini 5 Hari di 2026, Pemerintah Pastikan Gaji Pegawai Tetap

April 2, 2026
Cepat Tanggap, Bank Mandiri Salurkan Bantuan ke Masyarakat Terdampak Gempa di Sulawesi Utara dan Maluku Utara

Cepat Tanggap, Bank Mandiri Salurkan Bantuan ke Masyarakat Terdampak Gempa di Sulawesi Utara dan Maluku Utara

April 2, 2026
Trump Ancam Iran Kembali ke “Zaman Batu”, Teheran Siap Serangan Balasan 2026

Trump Ancam Iran Kembali ke “Zaman Batu”, Teheran Siap Serangan Balasan 2026

April 2, 2026
MBG Kini 5 Hari di 2026, Pemerintah Pastikan Gaji Pegawai Tetap

MBG Kini 5 Hari di 2026, Pemerintah Pastikan Gaji Pegawai Tetap

April 2, 2026
Koleksi Jam Vintage Jadi Tren Baru Gen Z di Tengah Era Digital

Koleksi Jam Vintage Jadi Tren Baru Gen Z di Tengah Era Digital

April 2, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved